Palang Merah dan McDonalds

2 min. membaca Oleh CekAja on

Hari ini (8/5) masyarakat dunia memperingati Hari Palang Merah Internasional. Momentum tersebut bertepatan dengan hari lahirnya Bapak Palang Merah Sedunia, Jean Henri Dunant. Palang Merah Internasional merupakan Organisasi kemanusiaan terbesar di dunia yang berpusat di Swiss. Namun ternyata, ada hubungan antara Palang Merah Internasional dengan McDonalds.

Melansir laman McDonalds, Ray Kroc, pendiri waralaba restoran cepat saji terbesar di dunia itu ternyata pernah bergabung dengan Palang Merah Internasional.

Ya, siapa sangka jika pada tahun 1917 lalu, Kroc bahkan sampai berbohong tentang usianya agar dia bisa menjadi supir ambulance.

Kala itu usia Kroc baru menginjak 15 tahun dan Perang Dunia 1 masih berlangsung. Namun tidak lama berselang, perang berakhir dan Kroc muda bahkan belum menyelesaikan masa trainingnya di Palang Merah.

(Baca juga: Yuk Mendulang Untung Lewat Waralaba!)

Dari salesman hingga pebisnis

Jalan hidup tidak ada yang bisa menduga, itu pula yang dialami oleh Kroc. Setelah perang usai, dia akhirnya banting setir menjadi penjual piano, gelas kertas dan multimixer untuk membuat milkshake. Hingga akhirnya pada tahun 1954 nasib baik mulai menghampiri.

Ada sebuah restoran di San Bernardino, California yang memesan beberapa multimixer jualannya.

Restoran itu dikelola oleh dua bersaudara, Dick dan Mac McDonald. Kroc terkesima dengan efektivitas operasional restoran kecil nan ramai tersebut yang hanya fokus menjual burger, kentang goreng dan minuman.

1 tahun berselang, peluang sukses menghampirinya. Ya, dua bersaudara McDonalds itu tengah mencari agen waralaba dan Kroc langsung menyambarnya.

Dia kemudian mendirikan McDonalds System Inc., cikal bakal dari McDonalds Corporation.

Berkat kerja keras dan juga semangat, perjalanan seorang Kroc yang dulu berprofesi sebagai supir ambulan di Palang Merah mulai berubah.

6 tahun berselang, dia kemudian membeli hak eksklusif untuk nama dan sistem operasinya.

Hingga tahun 1958, McDonalds sudah berhasil menjual 100 juta burgernya dan terus mendulang kesuksesan hingga diklaim menjadi restoran waralaba terbesar di dunia.

Palang Merah Internasional

Perjalanan organisasi besar memang tidak bisa dilepaskan dari perjuangan.

Begitu pula dengan Palang Merah Indonesia, organisasi yang lambangnya kebalikan dari bendera negara Swiss itu dimulai ketika perang antara Pasukan Franco-Sardinia dan Austria di 1859 silam.

Kala itu, Dunant yang merupakan pengusaha melihat perang berdarah yang didukung dengan sedikit sekali tenaga medis.

Tidak kurang sekitar 40 ribu tentara tewas dalam peristiwa tersebut. Akhirnya Dunant membuat buku yang berjudul A Memory of Salferino. Buku itulah yang akhirnya menjadi cikal bakal berdirinya organisasi kemanusiaan Palang Merah Internasional.

Secara resmi, Red Cross International diakui pada 22 Agustus 1964 melalui Perjanjian Jenewa. Kesepakatan yang melibatkan 12 negara itu membahas tentang penanganan orang terluka dan sakit di medan perang.

Namun tonggak berdirinya organisasi tersebut baru dilakukan pada tahun 1863. Atau sekitar 157 tahun silam dari periode sekarang.

(Baca juga: 4 Bisnis Waralaba Ini Tawarkan Keuntungan di Era Online)

Palang Merah dan McDonalds

Palang Merah dan McDonalds

Dua organisasi besar di dunia itu memiliki fungsi yang sama, yakni sama sama berupaya meredakan penderitaan.

Palang Merah berupaya meredakan penderitaan Angkatan perang, sementara McDonalds berupaya meredakan kelaparan konsumennya.

Dua-duanya dimulai dari keinginan dan kerja keras. Hingga akhirnya bisa menjelma seperti sekarang. Nah buat kamu yang juga memiliki mimpi besar, kamu juga bisa menggapainya.

Terpenting adalah terus berusahana dan tak kenal menyerah dalam mewujudkannya. Kamu yang saat ini sedang dalam proses menggapai mimpi, menjadi seorang pengusaha misalnya, tekuni hal tersebut.

Untuk menjadi seorang pengusaha, kamu harus menempa mental menjadi lebih kuat. Jangan mudah menyerah dan temukan model bisnis yang selama ini kamu cari.

Jangan terpaku dengan modal. Ada banyak lembaga keuangan yang bisa membantumu mewujudkan mimpi tersebut. Salah satunya adalah fasilitas Kredit Tanpa Agunan (KTA) dari Bank Permata yang bisa diakses lewat CekAja.com

Fasilitas keuangan tersebut bisa dijadikan opsi untuk memulai bisnis kamu saat kamu sedang dilanda kekeringan finansial.

Terpenting adalah, buat konsep bisnis yang jelas dan matang. Lalu tinggal masalah waktu usahamu akan bersinar terang.

Tentang kami

CekAja

CekAja