Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Penghasilan Sampai Gaya Hidup, Alasan Milenial Belum Punya Rumah

by Miftahul Khoer on 5 Desember, 2019

Bagi sebagian kalangan milenial, memiliki rumah sendiri merupakan impian karena masih menjadi simbol kemapanan. Dalam hal ini, generasi milenial memiliki pandangan yang berbeda. Rumah tidak lagi menjadi prioritas. Tidak hanya rumah, pergeseran pandangan ini juga terjadi dalam hal-hal lain seperti kendaraan.

rumah milenial

Sebagian generasi milenial juga tidak memprioritaskan untuk memiliki mobil sendiri karena berbagai alasan seperti tersedianya transportasi online, semakin mudahnya transportasi publik, sampai maraknya sistem berbagi tumpangan. Dalam hal memiliki rumah sendiri, berikut ini beberapa alasan milenial belum berani membeli rumah. Kuy cek!

1. Penghasilan pas-pasan

-5ee8bebb63583--5ee8bebb63585Penghasilan pas-pasan - Penghasilan Sampai Gaya Hidup, Alasan Milenial Belum Punya Rumah.png

Tak sedikit generasi milenial yang sudah bekerja tetapi belum mapan dalam hal finansial. Selama itu, mereka belum sempat untuk menabung. Bagaimana mau menabung kalau penghasilan saja pas-pasan? Penghasilan bulanan mungkin hanya cukup digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan primer bulanan. Karena alasan ini, milenial belum terpikir untuk membeli rumah sendiri.

(Baca juga: 10 Tanaman Hias Paling Populer untuk Melengkapi Dekoran Rumah)
2. Harga rumah yang tinggi

Harga rumah yang tinggi - Penghasilan Sampai Gaya Hidup, Alasan Milenial Belum Punya Rumah.jpg

Tidak bisa dipungkiri, harga rumah memang terus meningkat dari tahun ke tahun. Pemerintah sudah menyiasati hal ini dengan menyediakan perumahan murah bersubsidi, akan tetapi, bagi milenial, harganya masih terlampau tinggi sehingga terasa berat. Saking tingginya harga rumah, banyak milenial bahkan sudah mengubur impian untuk memiliki rumah dan lebih memilih untuk mengalokasikan dananya untuk kebutuhan lain.

3. Pindah-pindah tempat kerja

Pindah-pindah tempat kerja - Penghasilan Sampai Gaya Hidup, Alasan Milenial Belum Punya Rumah.jpg

Alasan lain milenial belum berani beli rumah adalah karena terus berpindah-pindah tempat kerja. Generasi milenial memang berbeda dengan generasi pendahulunya. Mereka suka mengeksplor kemampuan diri dan mencoba hal-hal baru. Tidak heran kalau generasi milenial sering berpindah pekerjaan dengan mudah dengan berbagai alasan seperti mengejar passion dan memperbanyak pengalaman.

Hal ini juga didukung dengan kemudahan teknologi sehingga generasi milenial banyak yang bekerja secara remote. Mereka bisa mengerjakan pekerjaan dari mana saja yang mereka suka. Oleh karena itu, bagi generasi ini, memiliki rumah tidak lagi penting karena mereka akan sering berpindah-pindah tempat.

4. Biaya kepemilikan rumah

Biaya kepemilikan rumah - Penghasilan Sampai Gaya Hidup, Alasan Milenial Belum Punya Rumah (1).jpg

Memiliki rumah berarti bersedia mengeluarkan biaya untuk biaya perawatan dan hal-hal lain yang berkaitan dengan rumah seperti melengkapi furnitur, tagihan listrik dan air, biaya perawatan, asuransi, dan lain sebagainya. Belum lagi biaya tak terduga kalau tiba-tiba terjadi kerusakan. Bagi milenial, hal-hal ini terlalu ribet dan tentu saja menelan banyak biaya.

5. Gaya hidup

Gaya hidup - Penghasilan Sampai Gaya Hidup, Alasan Milenial Belum Punya Rumah.jpg

Alasan lain milenial belum berani membeli rumah adalah faktor gaya hidup. Bagi milenial, pengalaman jauh lebih penting daripada kemapanan. Oleh karena itu, jika memiliki uang lebih, mereka lebih suka menggunakannya untuk memperkaya pengalaman seperti travelling dan mencoba hal-hal baru.

Ada juga yang menghabiskan uangnya untuk belanja barang-barang seperti baju, gadget terbaru, mencoba makanan baru, dan nongkrong di kedai kopi bertarif mahal. Semua hal itu berpengaruh pada kondisi finansial yang membuat milenial tidak terpikir atau belum berani beli rumah.

Tips Bagi Milenial yang Ingin Memiliki Rumah

Meski demikian, tidak semua milenial tidak mau memiliki rumah. Mereka bukannya tidak mau, hanya belum berani atau belum terpikir saja. Atau ada juga yang sebenarnya sudah ingin membeli rumah, tapi belum berani. Kalau kamu termasuk kelompok ini, berikut ini beberapa tips agar kamu bisa beli rumah:

1. Sadari rumah sebagai investasi

Bagimu, mungkin memiliki rumah tidak terlalu penting karena sekarang kamu bisa dengan mudah menyewa rumah, apartemen, atau kos. Kamu juga mungkin berpikir tidak ada gunanya memiliki rumah kalau kamu nantinya akan sering bepergian atau bekerja berpindah-pindah. Namun ada baiknya kalau kamu mulai memandang rumah sebagai bentuk investasi. Harga rumah yang terus naik akan menjadi tabungan bagimu. Selain itu, kamu juga bisa menyewakan rumahmu saat tidak kamu tinggali.

2. Kurangi biaya gaya hidup

Kalau kamu serius ingin memiliki rumah, kamu bisa mengurangi biaya gaya hidup. Kamu tidak harus terus menerus mengejar perkembangan teknologi dengan cara selalu membeli gadget terbaru. Kamu juga tidak harus ngopi di kedai kopi setiap hari. Kalau kamu mengurangi pengeluaran di bidang ini, kamu bisa menyisihkan uang untuk ditabung dan menggunakannya untuk membeli rumah.

3. Ikuti program KPR

Sudah nabung, tapi harga rumah yang terus naik rasanya semakin tak terkejar? Mungkin kamu bisa mempertimbangkan untuk mengikuti program KPR. Dana yang besar yang perlu kamu siapkan hanyalah uang DP cicilan rumah tersebut. Meski masih cukup banyak, tapi masih lebih ringan dan bisa diusahakan.

Demikianlah beberapa alasan milenial belum berani beli rumah dan tips bagi kamu yang ingin memiliki rumah sendiri. keputusan untuk memiliki rumah sendiri atau tidak memang preferensi pribadi masing-masing orang. Beberapa orang mungkin tidak berniat untuk membeli rumah selama masih bisa membayar sewa tempat tinggal yang layak, dan itu tentu saja bukan masalah.

Tentang Penulis

Miftahul Khoer

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.