Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Pentingnya Asuransi Kesehatan Buat Anda yang Doyan Makan

by JTO on 2 Februari, 2015

Kita semua tahu, tak ada orang yang bebas dari risiko. Dengan kata lain, sebaiknya lindungi diri Anda dari berbagai risiko yang mungkin akan berdampak pada kehidupan keluarga atau Anda sendiri jika risiko itu terjadi.

Salah satu risiko yang sehari-hari kita hadapi adalah kesehatan. Hampir semua orang pernah sakit, dan hampir semua orang pernah bermasalah dengan berat badan terutama perut gendut atau obesitas.

Berdasarkan survey dari BPS (British Population Survey) di tahun 2014, bahwa jumlah pria gemuk enam kali lebih banyak daripada 10 tahun lalu. Sementara untuk kaum hawa yaitu 3,5 kalinya jika dikomparasi dengan tahun 2004 atau 10 tahun lalu.

Riset banyak buktikan obesitas berbahaya

Jika berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013 angka obesitas dan masalah berat badan meningkat dibandingkan tahun 2010, yaitu pria pada 2010 sekitar 15 persen dan di tahun 2014 menjadi 20 persen, sedangkan pada wanita prosentasenya dari 26 persen menjadi 35 persen. Satu-satunya pemicu masalah berat badan ini adalah adalah pola makan, gaya hidup, dan kurangnya olah raga.

Karena itu, penting bagi kita untuk memiliki asuransi kesehatan agar semua risiko kesehatan kita ada yang menanggung.

(Baca: 3 Cara Mudah Memilih Asuransi Kesehatan yang Tepat)

Apalagi, bagi Anda yang punya profil tubuh tidak sehat, entah karena obesitas, atau penyakit turunan, asuransi merupakah perlindungan penting untuk dimiliki. Pasalnya, banyak riset yang telah membuktikan, seseorang yang obesitas karena doyan makan, rentan akan penyakit kronis seperti jantung, diabetes, yang nantinya akan merembet ke gagal ginjal ataupun hati.

Tak hanya penyakit kronis, orang yang doyan melahap makanan lezat biasanya juga punya peluang besar untuk sering mengalami sakit ringan. Makanan lezat pasti mengandung banyak zat berbahaya seperti lemak, karbohidrat berlebih, dan kolesterol yang membuat kita bisa secara tiba-tiba mengalami sakit pencernaan, kolesterol tinggi, atau tipes.

Saatnya mengubah gaya hidup

Sebelum hal itu terjadi, segeralah mengubah gaya hidup Anda menjadi lebih sehat. Namun, untuk berjaga-jaga, daripada serem membayangkan biaya pengobatan akan semua penyakit dan Anda pun tenang, tidak salah bila Anda memiliki sebuah asuransi kesehatan.

Asuransi pada dasarnya merupakan upaya memindahkan risiko seseorang di masa mendatang untuk dipikul atau ditanggung oleh pihak lain sebagai bagian usaha dari pihak lain tersebut.

Asuransi Kesehatan


Tentu saja, jumlah biaya yang ditanggung asuransi tergantung pada besar premi (iuran) yang harus Anda bayarkan perbulan kepada pihak asuransi.

Dengan memiliki perlindungan asuransi, Anda setidaknya memiliki dua manfaat, pertama perlindungan kesehatan kemudian jaminan dana kesehatan. Perlindungan akan kesehatan lebih kepada membuat perasaan Anda lebih nyaman karena telah dilindungi risiko penyakitnya.

Hati yang nyaman bisa membuat penyakit jauh dari tubuh Anda. Namun, kalaupun nasib sial menghampiri, dan Anda sakit, maka jangan khawatir juga karena Anda juga sudah punya jaminan dana kesehatan.

(Baca: Sakit Dulu, Asuransi Dulu : 2 Alasan Besar Anda Masih Malas Ikut Asuransi Kesehatan)

Ini yang paling penting karena kebanyakan orang tidak sadar jika pundi-pundi keuangannya bisa terancam karena biaya kesehatan yang besarnya tidak kecil.

Tak banyak, harta yang sudah susah payah dikumpulkan untuk keluarga, harus ludes terjual untuk membiayai kita ke rumah sakit. Dengan keuntungan di atas maka tak salah apabila banyak masyarakat yang merespon positif jenis asuransi ini. Buat Anda yang belum punya asuransi kesehatan, jangan tunggu lebih lama, segera cari asuransi yang pas buat Anda.

Jangan sampai sakit mendahului.

Tentang Penulis

JTO

Penulis dan jurnalis yang menetap di tanjung laut Batavia.