Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Penyakit Musim Kemarau pada Anak-anak: Diare Sampai Sakit Mata

by Teti Purwanti on 5 Juli, 2019

Jangan kira hanya musim hujan yang menyebabkan banyak penyakit. Sama dengan musim penghujan, musim kemarau juga bisa menyebabkan berbagai penyakit, apalagi terhadap anak-anak.

penyakit musim kemarau

Apalagi kalau si kecil sedang aktif-aktifnya dan hobi bermain di luar rumah, serta terkena sinar matahari langsung. Berikut tiga penyakit yang harus diwaspadai agar tidak menyerang buah hati tercinta.

Diare dan dehidrasi

Masalah pencernaan ini sering kali disepelekan. Padahal, pada orang tua saja penyakit ini bisa menyebabkan kematian, apalagi pada anak kecil yang seringnya belum bisa mengeluhkan rasa sakit.

Oleh karena itu, harus lebih siaga dan perhatian terhadap si kecil kala musim kemarau. Penyakit ini ditandai dengan seringnya buang air besar, konsistensi tinja yang berair, lesu, mual, dan muntah yang biasanya disertai demam, sakit perut, serta kondisi mulut dan kulit yang lebih kering dari biasanya.

Agar tidak terserang diare, yang biasanya disebabkan oleh bakteri atau virus, jangan biarkan si kecil makan sembarangan dan biasakan untuk mencuci tangan sebelum makan, serta sesudah bermain di luar rumah. Kebiasaan ini sangat baik tapi sering kali dilupakan.

Usahakan juga untuk banyak minum air putih agar tidak dehidrasi serta makan-makanan dengan gizi seimbang. Selain itu, ibu juga wajib menyiapkan oralit sebagai pertolongan pertama kalau frekuensi buang air si kecil makin sering dan makin cair.

(Baca juga: Apa Itu Kanker Prostat, Penyakit yang Serang Arswendo Atmowiloto?)
Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA)

Udara yang panas akan membuat orang cenderung berkeringat, ditambah lagi si kecil sedang senang bermain lari-larian yang makin meningkatkan keringatnya.

Selain itu, saat kemarau lingkungan cenderung tidak sehat, debu dan asap akan merangsang terjadinya iritasi saluran pernapasan atas dan berlanjut menjadi Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA).

Di sisi lain, udara yang panas membuat orang cenderung mengonsumsi air dingin atau es. Termasuk si kecil yang acap kali meminta es krim saat matahari sedang panas-panasnya. Kondisi ini juga merangsang iritasi yang terjadi pada saluran pernapasan atas dan menyebabkan terjadinya infeksi saluran pernapasan.

Namun tenang bu, ada beberapa hal yang dapat dilakukan agar si kecil terhindar dari infeksi saluran napas atas. Upayakan agar si kecil tidak terpapar udara dan sinar matahari langsung, apalagi di jam 12 siang hingga jam 3 sore. Selain itu, usahakan si kecil banyak meminum air putih dan menghindari minum es sehingga saluran pernapasan atas tidak kering dan tidak iritasi.

(Baca juga: Penyakit Asma Serang Wali Kota Surabaya Risma, Kenali Gejalanya!)
Sakit mata

Udara yang kering dan tidak sehat, debu dan asap yang beterbangan juga membuat orang lebih mudah mengalami sakit mata di musim kemarau. Menggunakan kacamata bisa menjadi salah satu cara pencegahan sakit mata, bagi orang dewasa. Namun, tidak begitu pada anak-anak.

Mereka akan merasa terganggu kalau harus menggunakan kacamata, apalagi saat sedang asyik bermain. Pilihan lain ibu adalah mengajaknya mengompres mata di malam hari dengan air bersih ataupun dengan timun sebagai langkah pencegahan. Selain si kecil, ibu juga bisa mengajak seluruh keluarga melakukan ini. Mengompres mata dengan timun dipercaya dapat mengurangi kelelahan pada mata sekaligus membersihkannya dari debu-debu pada siang hari.

Adapun pengobatan bagi si kecil yang sudah terserang sakit mata, baik karena kuman atau pun bakteri, pengobatannya akan bergantung pada seberapa parah infeksinya telah menyerang. Perawatan yang diberikan biasanya meliputi kompres, obat tetes mata, salep atau antibiotik.

Demi kesehatan matanya, buatkan jus wortel dengan tomat. Selain baik untuk kesehatan mata si kecil, jus ini juga akan sangat nikmat dan segar dinikmati di siang hari.

Usahakan hidup sehat dan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, serta kalau dibutuhkan jangan lupa untuk mengonsumsi multivitamin. Meskipun saat ini banyak obat-obatan yang mumpuni, akan tetapi mencegah tentu lebih baik bukan?

Selain itu, usahakan berolah raga rutin, termasuk juga bersama si kecil, serta minum banyak air putih. Meminum minuman berwarna dan berasa tentu sangat menyegarkan, tapi tidak akan menggantikan kesehatan yang bisa diberikan air putih.

Itulah penyakit musim kemarau yang harus diwaspadai pada anak-anak. Lindungi keluarga dengan asuransi kesehatan terbaik! Cek pilihannya di CekAja.com!

Tentang Penulis

Ibu penuh waktu. Penulis setengah waktu. Jurnalis di sisa waktu.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami