12 Penyakit yang Diwariskan Orang Tua ke Anak, Waspadai Risikonya!

Penyakit yang diwariskan orang tua ke anak perlu diketahui agar pencegahan bisa dilakukan lebih dini. Berikut daftar penyakit warisan yang wajib kamu waspadai!

Pariwara

Memiliki tubuh yang sehat adalah harapan semua orang. Dengan tubuh yang sehat, maka kita bisa bebas beraktifitas, mampu melakukan semua kegiatan yang kita sukai.

Maka dari itu, penerapan pola hidup yang sehat sebaiknya sudah menjadi gaya hidup yang dilakukan dengan disiplin.

Yakni dengan makan makanan sehat, rajin berolahraga, menjaga kebersihan, dan mengusahakan agar selalu berada dalam suasana hati yang bagus alias berbahagia.

Sayangnya, usaha itu tetap saja tidak menutup kemungkinan seseorang menderita penyakit serius. Beberapa penyakit yang diwariskan orang tua ke anak lah yang menjadi penyebabnya.

Seseorang dengan orang tua yang memiliki riwayat penyakit tertentu berarti memiliki risiko menderita penyakit sama dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki riwayat penyakit di keluarganya.

Maka dari itu, ketahui daftar penyakit yang diwariskan orang tua ke anak agar kamu bisa segera mengantisipasi risiko lebih dini dan dengan cara yang lebih baik.

Bagaimana Penyakit Bisa Diwariskan?

Sebagian dari kamu mungkin bertanya-tanya bagaimana sih sebuah penyakit bisa diwariskan orang tua ke anak?

Jawabannya adalah dari kelainan gen yang diturunkan orang tua di dalam kromosomnya. Penurunan genetik ini juga dipengaruhi oleh kesamaan jenis kelamin orang tua dan anak.

Misalnya jika sang Ibu memiliki penyakit jantung bawaan, maka anak perempuannya memiliki risiko yang lebih besar dalam mewarisi penyakit tersebut.

Apabila seseorang yang memiliki risiko terkena penyakit dari orang tuanya, kemudian tidak menerapkan gaya hidup sehat, maka risiko tersebut akan semakin besar terjadi.

(Baca Juga: 5 Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan 2, Ketahui Agar Paham Cara Mengobatinya!)

Daftar Penyakit yang Diwariskan Orang Tua ke Anak

Berikut ini beberapa penyakit yang diwariskan orang tua ke anak yang harus kamu waspadai:

1. Diabetes

Penyakit yang diwariskan orang tua ke anak yang pertama adalah diabetes. Rasanya, hampir semua orang saat ini tahu bahwa diabetes adalah penyakit yang bisa diturunkan.

Diabetes tipe 1 yang disebabkan kondisi autoimun lebih besar diwariskan oleh ayah daripada ibu.

Pemeriksaaan kesehatan sistem imun dan kadar gua darah sebaiknya dilakukan sejak anak masih kecil, agar dapat mengambil langkah pengobatan sedini mungkin.

2. Kelainan Jantung

Kondisi kelainan jantung yang diderita bayi baru lahir juga menjadi penyakit yang diwariskan orang tua ke anak.

Penyakit ini dapat membuat fungsi jantung menjadi kurang maksimal. Deteksi paling cepat masalah kelainan jantung bawaan bisa dilakukan sejak bayi berusia 13 minggu.

3. Kolesterol

Kadar kolesterol jahat di dalam tubuh juga tidak hanya disebabkan karena pola makan yang tidak sehat. Tetapi juga karena ini salah satu penyakit yang diwariskan orang tua ke anak.

Kolesetrol jahat yang jumlahnya banyak dapat menimbulkan berbagai penyakit berbahaya. Seperti penyakit jantung koroner, stroke, darah tinggi, penyakit arteri perifer, dan lain-lain.

Untuk menjaga kadar kolesterol normal, jauhi makanan cepat saji, jeroan dan kulit hewan, es krim, telur, seafood, keju, susu, dan daging bebek.

4. Darah Tinggi atau Hipertensi

Kondisi tekanan darah tinggi atau hipertensi juga wajib kamu waspadai. Sebab ini adalah penyakit yang diwariskan orang tua ke anak.

Jika kamu belum merasakannya tetapi orang tua memiliki riwayat penyakit ini, maka risikomu juga akan besar terkena di masa depan.

Gejala hipertensi antara lain pusing, sakit kepala, sesak napas, mimisan, dakit dada, gangguan penglihatan, dan yang terburuk munculnya darah dalam urine.

Jika keluhan kesehatan itu sering kamu rasakan, segera periksakan diri untuk dilakukan pengecekan tekanan darah.

5. Kanker Payudara

Kanker payudara adalah salah satu jenis kanker yang paling mematikan di dunia. Di Indonesia sendiri, kanker payudara merupakan penyakit mematikan nomor satu pada perempuan.

Rupanya, penyakit yang diwariskan orang tua ke anak khususnya dari ibu ke anak perempuannya.

Selain menerapkan gaya hidup sehat, kamu juga harus melakukan pemeriksaan payudara sendiri atau yang dikenal dengan sebutan Sadari.

Sadari dilakukan dengan mengamati bentuk payudara di depan cermin dengan gerakan-gerakan tertentu.

Deteksi dini ini terbukti bermanfaat meningkatkan jumlah wanita yang selamat dari kanker payudara.

6. Kanker Serviks

Selain kanker payudara, kanker leher rahim atau kanker serviks juga menjadi penyakit yang diwariskan orang tua ke anak dari ibu.

Meskipun penyakit ini disebabkan infeksi virus HPV, namun risiko terkena penyakit akan lebih besar jika kamu memiliki ibu yang mengidap penyakit yang sama.

Tidak ada salahnya untuk melakukan deteksi dini dengan pemeriksaan pap smear atau tes IVA di laboratorium.

7. Alergi

Alergi adalah sebuah respon tubuh terhadap benda-benda, makanan, atau kondisi lingkungan tertentu. Bentuk alergi beragam, mulai dari batuk, pilek, infeksi telinga, mata gatal, hingga ruam dan eksim kulit.

Orang tua yang memiliki alergi kemungkinan besar mewariskan penyakitnya ke anak. Meskipun begitu, belum tentu mengidap alergi yang sama persis dengan orang tuanya.

Alergi yang umum biasanya tidak berbahaya asalkan menjauhi pemicunya.

Namun jika sudah menimbulkan gejala alergi yang sangat berat dan mengganggu, kamu bisa menjalani pengobatan khusus dengan dokter.

8. Iritasi Usus

Anak yang terlahir dari orang tua yang memiliki riwayat penyakit iritasi usus berisiko lebih besar mengidap penyakit yang sama.

Temuan kasus iritasi usus sering berujung pada radang usus yang berbahaya. Maka dari itu, sebaiknya anak segera memeriksakan diri jika merasakan gejala tertentu.

Misalnya kram perut, atau sering sembelit atau diare.

Untuk mengatasi iritasi usus, hindari makanan pemicu, dan konsumsi minuman prebiotik dengan bakteri baik di dalamnya.

(Baca Juga: 6 Penyakit dengan Biaya Pengobatan Termahal)

9. Migrain

Migrain atau sakit kepala sebelah tidak bisa dianggap enteng, sebab terkadang menimbulkan rasa sakit yang teramat sangat.

Salah satu dari penyakit yang diwariskan orang tua ke anak ini bisa dirasakan sejak anak memasuki usia sekolah, dan biasanya kambuh saat merasa kelelahan.

Segera periksakan kondisi tubuh ke dokter jika migrain sudah disertai dengan keluhan rasa lemas berlebihan, mual, maupun muntah.

10. Hemophilia A

Penyakit yang diwariskan orang tua ke anak ini lebih besar diturunkan oleh ibu. Hemophilia A adalah sebuah kondisi dimana produksi faktor pembekuan darah terganggu.

Sehingga saat pengidapnya mengalami luka luar, maka luka itu sulit sembuh. Mereka pun akan mudah memar, berisiko mengalami pendarahan tanpa sebab, dan keluarnya darah dari luka yang sulit berhenti.

11. Gangguan Penglihatan

Masalah penglihatan yang maksimal juga ternyata adalah penyakit yang diwariskan orang tua ke anak.

Buta warna (kondisi mata yang sulit membedakan aneka warna), mata buram (rabun jauh atau rabun dekat), dan mata malas bisa diturunkan ke generasi penerusmu.

Untuk meminimalisir risiko keturunan ini, pastikan kamu menjaga kesehatan mata dengan tidak tidak menatap layar pada jarak yang sangat dekat dan dalam waktu yang lama.

Serta jangan lupa untuk konsumsi makanan yang tinggi vitamin A.

12. Kebotakan

Penyakit yang diwariskan orang tua ke anak yang terakhir adalah masalah kebotakan. Ibu maupun ayah yang mengalami kebotakan akan menurunkan kondisi yang sama pada anaknya.

Untuk meminimalisir risiko ini, kamu bisa menjaga kesehatan rambut dan kulit kepala dengan penggunaan produk perawatan yang tepat untuk menguatkan akar rambut.

Jika kondisi kebotakan sudah sangat parah dan terjadi lebih dini, pencangkokan rambut bisa menjadi pilihan penanganan terbaik.

Penyakit keturunan memang tak bisa dihindari risikonya. Jangan sampai hilang harapan, sebab kamu bisa mengantisipasinya dengan gaya hidup sehat dan tetap optimis.

Jalani hidup lebih tenang dengan memiliki asuransi yang menjamin layanan kesehatan dari segala risiko di masa depan.

Rekomendasi asuransi terbaik yang sesuai dengan kebutuhan bisa kamu dapatkan lewat sistem perbandingan yang ada di CekAja.com.

CekAja.com adalah media pembanding produk finansial terbaik dengan melibatkan teknologi canggih yang aman.

Pengajuan asuransi kesehatan juga bisa dilakukan di situs ini. Kamu cukup mengisi formulir pengajuan, melengkapi dokumen, dan membayar premi bulan pertama.

Petugas kami akan membantu proses pengajuan asuransi, sehingga kamu enggak perlu lagi mendatangi kantor penyedia asuransi secara langsung.

Semua transaksi di CekAja.com aman karena berada dalam pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Yuk, segera miliki asuransi kesehatan untukmu sekarang juga!

Pariwara