Penyebab Darah Tinggi Pada Ibu Hamil Beserta Bahayanya

3 min. membaca Oleh Estrin Vanadianti Lestari on

Keluhan ibu hamil, mungkin tidak jauh dari rasa mual, pusing, sakit kepala, pandangan kabur, hingga jarang buang air kecil. Namun, Anda juga harus berhati-hati, bisa jadi ciri-ciri di atas menandakan bahwa Anda mengalami darah tinggi. Pasalnya, hal tersebut tidak boleh dianggap sepele, dan wajar. Maka dari itu, ketahui juga penyebab darah tinggi pada ibu hamil beserta bahayanya, jika dibiarkan.

penyebab darah tinggi pada ibu hamil beserta bahayanya

Apa Itu Darah Tinggi? 

Tekanan darah tinggi atau biasa disebut hipertensi merupakan kondisi dimana tekanan darah menunjukkan pada nilai 130/80 mmHg. Mengapa hal tersebut berbahaya? 

Pasalnya, dalam kondisi tekanan darah yang tinggi, jantung dipaksa untuk memompa lebih keras ke seluruh tubuh, dan hal tersebut bisa menimbulkan berbagai penyakit. Mulai dari gagal ginjal stroke, hingga gagal jantung. 

(Baca Juga: Cara Cek Kadar Asam Urat Beserta Gejala, Penyebab dan Obatnya)

Tingkatan Tekanan Darah

Untuk mengetahui berapa tingkatan tekanan darah, kamu perlu tahu dulu bahwa tekanan darah dibagi menjadi dua, yakni tekanan darah sistolik (atas) dan diastolik (bawah). 

Tekanan darah sistolik merupakan tekanan saat jantung memompa darah ke seluruh tubuh, sedangkan diastolik tekanan saat otot jantung relaksasi, sebelum akhirnya kembali memompa darah. 

Dilansir dari laman alodokter.com berikut klasifikasi tingkatan tekanan darah, menurut dokter jantung di Amerika Serikat, AHA, pada tahun 2017:

  • Rendah: Berada di bawah 90/60 mmHg
  • Normal: berada di bawah 120/80 mmHg.
  • Meningkat: berkisar antara 120-129 untuk tekanan sistolik dan >80 mmHg untuk tekanan diastolik.
  • Hipertensi tingkat 1: 130/80 mmHg hingga 139/89 mmHg.
  • Hipertensi tingkat 2: 140/90 atau lebih tinggi.

Nah, untuk tekanan darah normal pada ibu hamil, umumnya sama dengan tekanan darah pada kondisi normal lainnya, yakni berkisar antara 110/70–120/80 mmHg. Sehingga, jika tekanan darah di atas itu, besar kemungkinan Anda mengalami tekanan darah tinggi. 

Kok bisa kena darah tinggi? Padahal Anda merasa tidak habis makan daging merah, makanan berlemak, garam yang berlebihan, hingga minuman beralkohol.  

Penyebab Darah Tinggi pada Ibu Hamil

Penyebab Darah Tinggi pada Ibu Hamil

Penyebab darah tinggi pada ibu hamil ini, umumnya memang tidak terjadi karena habis mengonsumsi makanan yang disebutkan di atas. Pasalnya, kondisi darah tinggi pada ibu hamil, memang sering terjadi selama masa kehamilan saja. 

Setelah melahirkan, kondisi darah tinggi akan menghilang. Meski belum diketahui secara pasti, mengenai penyebab darah tinggi pada ibu hamil, namun hal-hal berikut ini bisa meningkatkan risiko darah tinggi pada ibu hamil.

  1. Memang memiliki riwayat darah tinggi sebelum hamil
  2. Pernah mengalami tekanan darah tinggi, di kehamilan sebelumnya
  3. Sedang mengidap penyakit ginjal atau diabetes
  4. Ibu hamil berusia kurang dari 20 tahun atau lebih dari 40 tahun
  5. Sedang hamil anak kembar
  6. Memiliki berat badan yang berlebihan
  7. Sedang mengalami gangguan sistem imunitas 

Meski tak setiap ibu hamil bisa mengalami tekanan darah tinggi, apakah hal tersebut bisa berbahaya bagi ibu hamil? 

Bahaya Tekanan Darah Tinggi pada Ibu Hamil

Penyakit tekanan darah tinggi cukup berbahaya karena bisa menyebabkan risiko penyakit lainnya, apalagi ketika dialami oleh ibu hamil. Karena tekanan darah tinggi bisa membahayakan ibu hamil dan janinnya. 

Berikut beberapa bahaya jika tekanan darah tinggi dialami pada ibu hamil:

  • Menimbulkan risiko Keguguran
  • Menghambat aliran darah ke plasenta
  • Abrupsio plasenta (kondisi plasenta terlepas dari dinding rahim, sebelum proses persalinan berlangsung)
  • Menimbulkan risiko kerusakan organ-organ penting dalam tubuh seperti, jantung, ginjal, hati, paru-paru, hingga otak.

Ketika bahayanya sudah sangat mengerikan, itu artinya Anda juga harus cepat menindak penyakit ini. Nah, berikut ini adalah cara menurunkan tekanan darah tinggi pada ibu hamil:

  • Kurangi Garam
  • Mengkonsumsi Makanan Tinggi Kalium
  • Jaga Pola Hidup Sehat
  • Kurangi Stres
  • Lebih Banyak Bergerak atau Olahraga
  • Perhatikan Kondisi Berat Badan

(Baca Juga: 10 Makanan untuk Penderita Darah Tinggi)

Nah, sudah tahu bukan, apa saja penyebab darah tinggi pada ibu hamil, beserta bahayanya yang sangat mengerikan. Jika Anda mengalami darah tinggi pada masa kehamilan, cobalah untuk segera pergi ke rumah sakit, dan melakukan pemeriksaan. 

Jika tidak langsung ditindak, ditakutkan akan terjadi risiko bahaya akibat darah tinggi, yang tidak diinginkan. Karena darah tinggi pelayanannya harus sigap, pastikan Anda datang ke rumah sakit yang lengkap, bukan ke bidan.

Pasalnya, di rumah sakit terdapat berbagai macam peralatan medis dan dokter yang lengkap. Sehingga, jika Anda butuh pemeriksaan yang mendalam, rumah sakit siap melayani.

Maka dari itu, penting bagi Anda untuk memiliki asuransi kesehatan, agar Anda bisa mendapatkan fasilitas hingga memilih rumah sakit yang diinginkan secara bebas. 

Sehingga, Anda tidak perlu pusing, kemana Anda harus memeriksakan diri, cari bantuan dana pengobatan, hingga dilempar sana-sini karena rujukan dari fasilitas kesehatan sebelumnya. Sangat merepotkan bukan?

Jadi, jika ingin pilih yang pasti, segera ajukan sekarang juga asuransi kesehatan terbaik pilihanmu, hanya di CekAja.com. 

Selain itu, beberapa asuransi kesehatan, juga menyediakan jaminan persalinan. Sehingga dalam satu produk asuransi, bisa digunakan untuk beberapa keperluan.

Yuk, kunjungi situs CekAja.com sekarang, dan temukan produk asuransi kesehatan yang tepat!