Inilah Perbandingan Ketinggian Jeddah Tower Dan Gedung Lain

7 min. membaca Oleh Maria Nofianti on

Kemajuan sebuah kota, bahkan negara, saat ini dapat diperlihatkan dari banyaknya jumlah gedung pencakar langit yang menghiasi. Semakin banyak, maka terlihat semakin maju, modern, dan tangguh. Mungkin hal seperti inilah yang mendorong banyak negara untuk membangun gedung gedung bertingkat dan menara menara indah dan megah.

Perbandingan Ketinggian Jeddah Tower

Ya, setiap negara memiliki ciri khas, ada Indonesia dengan monas nya, Malaysia dengan twin tower mereka, Paris dengan Eiffel nya yang indah, dll. Mungkin hal itu juga yang mendorong pengusaha pengusaha besar dunia membangun gedung gedung pencakar langit super tinggi, selain untuk menunjukkan eksistensi, juga menunjukkan kemampuan mereka yang bisa melebihi yang lainnya.

Pembangunan menara paling tinggi di dunia saat ini sudah hampir pada tahap penyelesaiannya. Ya, pembangunan Jeddah Tower sudah hampir selesai. Fakta ini tentu saja akan menyingkirkan Burj Khalifa di kota Dubai yang selama ini kita tahu sebagai gedung paling tinggi di dunia. Manusia memang selalu ingin menciptakan sesuatu yang baru dan selalu melebihi apa yang sudah ada.

Kini ada sosok Al-Waleed bin Talal yang membangun gedung atau menara paling tinggi di dunia bernama Jeddah Tower yang menjulang setinggi 1 km dan akan mengalahkan menara-menara tinggi sebelumnya seperti Burj Khalifa, Menara Shanghai dan gedung tinggi lainnya.

Wah, tak terbayangkan bagaimana ada bangunan setinggi 1 KM sebelumnya, namun ini akan segera terealisasi.

Fakta Mengenai Jeddah Tower

Sebelum kita membahas perbandingan ketinggian Jeddah Tower dan gedung lain di dunia ada baiknya kamu mengetahui fakta menarik tentang Jeddah Tower. Berikut ini ada beberapa fakta tentang Jeddah Tower yang harus kamu tahu.

  • Jeddah Tower awalnya dicetuskan oleh pengusaha yang juga anggota keluarga kerajaan Arab bernama Al-Waleed bin Talal. Dialah yang mencetuskan akan membuat gedung super tinggi menantang langit dunia. Al-Waleed bin Talal adalah seorang investor kaya yang memiliki perusahaan Kingdom Holding Company. Perusahaannya bergerak di bidang pendanaan investasi dan para konglomerat. Ada banyak perusahaan besar yang mendapatkan suntikan dana dari perusahaan ini seperti Lyft, Hotel George V dan Four Seasons and Resorts Canada. Dia dipercaya mempunyai kekayaan yang mencapai US$ 18,7 miliar atau jika dirupiahkan setara dengan Rp 264 triliun.
  • Ini adalah gedung pertama yang yang mencapai 1 km ke atas tanah. Jika gedung ini selesai pembangunannya nanti yang direncanakan tahun 2022 maka ini akan menjadi gedung pertama yang memiliki ketinggian 1 km atau 1000 meter di atas tanah. Gedung ini memiliki luas bangunan mencapai 5,3 juta meter persegi yang nantinya akan digunakan untuk perumahan, perkantoran, tempat wisata hingga hotel. Sepertinya gedung Jeddah Tower ini akan menarik banyak turis asing ke Arab.
  • Untuk melakukan pembangunan gedung setinggi 1 km ini ternyata telah menghabiskan uang sebesar US$ 1,4 miliar atau Rp 19 triliun. Sungguh nilai yang fantastis. Namun karena pembangunannya yang masih dalam proses penyelesaian maka bukan tidak mungkin ini akan membengkak juga, bahkan mungkin akan mengalahkan biaya pembangunan Burj Khalifa sebesar US$ 1,5 miliar. Ya, ada kompensasi yang harus dibayar memang untuk memperoleh kepuasan yang setimpal.

(Baca Juga: Samsung Galaxy A71 dan A51, Pemuas Hasrat Vloger dan Gamer Indonesia)

  • Arsitek gedung Jeddah Tower ini adalah arsitek kondang bernama Adrian Smith yang berasal dari Chicago, Amerika Serikat. Arsitek ini terkenal karena telah banyak mendesain gedung lain seperti Trump Tower, Jin Mao Tower di China dan Burj Khalifa di Dubai. Jika hasil desainnya saja sudah sangat bagus seperti di gedung sebelumnya maka bisa dibayangkan betapa fantastisnya nanti Jeddah Tower ini. Merangkul arsitek yang sama dengan Burj Khalifa, menunjukkan bahwa Adrian Smith memang salah satu arsitek dunia yang piawai dalam desain bangunan tinggi. Tentu saja arsitek ini memiliki kompetensi yang sangat baik di bidangnya.
  • Pembangunan gedung ini telah dimulai dari tahun 2013 lalu dan direncanakan akan selesai di 2022. Tapi bisa saja selesai lebih cepat di 2021 nanti. Gedung ini nantinya akan memiliki 257 lantai yang 167 diantaranya dapat dimanfaatkan sebagai tempat tinggal. Ada juga helipad di lantai 157 untuk tamu VIP. Kelengkapan super mewah ini memang diberikan oleh Jeddah Tower untuk mempermudah kehidupan manusia yang memiliki finansial cukup.

Perbandingannya Dengan Gedung Lain

Gedung Jeddah Tower ini memiliki ketinggian yang diperkirakan puncaknya akan bisa menembus awan di langit Arab. Sangat fantastis, dan menuntut beragam ketelitian dalam pembangunannya, agar tak terjadi satupun hal yang tak diinginkan. Untuk itu dalam membangunnya diperlukan pondasi yang sangat kuat hingga sedalam 70 meter masuk ke dalam tanah. Ini sangat penting, karena pondasi yang sangat kuat ini akan membuat gedung lebih kokoh, terlebih gedung ini sangat tinggi, tentu saja angin dan badai akan menerjang di atas sana. Dan dengan ketinggian 1 km ini tentu saja akan membuat gedung gedung tinggi lainnya terlihat mungil. Begini perbandingan ketinggian Jeddah Tower dan gedung lain di dunia yang pernah dianggap sebagai gedung tertinggi sebelumnya.

  1.       Jeddah Tower, Arab : 1000m
  2.       Burj Khalifa, Dubai : 828m
  3.       Ping An Finance Center, Shenzhen : 660m
  4.       Seoul Light DMC Tower : 640m
  5.       Signature Tower, Jakarta : 638m
  6.       Shanghai Tower, Shanghai : 632m

Perbandingan Jeddah Tower dengan kelima gedung tinggi lainnya di dunia ini terlihat jarak yang lumayan jauh untuk Jeddah Tower. Ini menandakan Jeddah Tower seperti tak bisa dikalahkan. Keinginan Arab membangun gedung paling tinggi di dunia sebenarnya tidak terlepas dari solusi karena lahan yang terbatas, kepadatan penduduk dan kekurangan ruang usaha dalam satu bangunan. Dengan adanya fakta-fakta tersebut apabila dibandingkan dengan gedung lain tentu akan sangat berbeda. Kali ini kita akan bahas beberapa gedung tinggi lainnya sebagai perbandingan ketinggian Jeddah Tower dan gedung lain di dunia.

Burj Khalifa

Burj Khalifa - Inilah Perbandingan Ketinggian Jeddah Tower Dan Gedung Lain

Burj Khalifa adalah gedung tertinggi di dunia sebelum Saudi Arab membangun Jeddah Tower. Gedung ini memiliki ketinggian 828 m di atas permukaan tanah  yang terletak di Dubai, Uni Emirat Arab. Nama Burj Khalifa diberikan untuk menghormati seorang penguasa Abu Dhabi yang pernah menyelamatkan Dubai dari krisis dan kebangkrutan di 2009 yang lalu yang bernama Sheik Khalifa bin Zayed Al Nahyan. Pada awalnya gedung tinggi ini bernama Burj Dubai.

Diresmikan pada 4 Januari 2010 lalu gedung ini langsung mendapatkan perhatian masyarakat dunia. Ada banyak rekor dan award yang diberikan  kepada Burj Khalifa ini seperti lantai tertinggi di dunia yang bisa dihuni manusia, bangunan berstruktur tanpa penyangga tertinggi di dunia, lift berjarak paling jauh di dunia dan dek observasi outdoor tertinggi di dunia. Konstruksi dari bangunan ini untuk jumlah baja sebanding dengan baja di 5 pesawat Airbus A380 dan berat betonnya setara dengan berat 100 ekor gajah. Gedung ini didesain oleh Adrian Smith seorang arsitek terkenal Amerika dan menghabiskan biaya sebesar USD 1,5 miliar atau jika dirupiahkan senilai dengan Rp 20,5 triliun.

Perusahaan konstruksi yang menangani pembangunan Burj Khalifa adalah perusahaan Korea Selatan Samsung Engineering and Construction. Kamu bisa melihat puncak gedung Burj Khalifa dari 95 km jauhnya. Tentu sangat menakjubkan bukan gedung Burj Khalifa ini.

Ping An Insurance

Ping An Insurance - Inilah Perbandingan Ketinggian Jeddah Tower Dan Gedung Lain

Gedung tertinggi ketiga adalah Ping An Insurance yang berada di tengah kota Shenzhen, Guangdong, China. Gedung setinggi 660m ini digunakan sebagai perkantoran, hotel berbintang, pusat perbelanjaan kelas atas dan tempat pertemuan. Gedung ini didesain oleh firma arsitektur Kohn Pedersen Fox Associates. Gedung yang selesai dibangun di tahun 2017 ini menjadi bangunan tertinggi di Tiongkok.

Gedung Ping An memiliki luas lantai sebesar 378.600 meter persegi. Gedung ini memiliki lift yang mempunyai kecepatan hingga 10 meter/detiknya. Wah, bagaimana sensasi menaiki lift cepat ini, tentu akan terasa seperti meluncur secepat angin, atau bahkan membuatmu mual setelah keluar dari lift.

Seoul Light DMC Tower

Seoul Light DMC Tower - Inilah Perbandingan Ketinggian Jeddah Tower Dan Gedung Lain

Gedung tinggi Seoul Light DMC Tower menjadi gedung tertinggi keempat setelah dibangunnya Jeddah Tower. Bila dibandingkan dengan Jeddah Tower gedung ini terlihat mungil dengan tingginya yang hanya 640m saja. Seoul Light DMC Tower dibangun oleh perusahaan konstruksi Digital Media City, Seoul.

Rencananya gedung ini akan dibangun pada tahun 2009 dan selesai pada April 2015. Akan digunakan untuk perkantoran, hotel berbintang, pusat perbelanjaan, observatory, akuarium raksasa dan restoran. Namun sayangnya, proses pembangunan gedung ini harus terhenti karena masalah biaya. 

Menara Shanghai

Menara Shanghai - Inilah Perbandingan Ketinggian Jeddah Tower Dan Gedung Lain

Selain identik dengan film dramanya, kota Shanghai yang eksotik dan vintage ini juga memiliki menara yang tinggi, dan sempat menjadi menara tertinggi pada masanya. Ya, ada Menara Shanghai mempunyai ketinggian 632m di atas permukaan tanah dan menjadi gedung kebanggaan warga Shanghai. Gedung ini diresmikan dan dibuka untuk umum pada tahun 2016 lalu.

Menara Shanghai didesain oleh perusahaan Amerika Gensler yang juga membangun bandara John F. Kennedy dan Houston Ballet Center for Dance. Pembangunan gedung ini menghabiskan USD 2,4 miliar atau Rp 35 triliun rupiah. Gedung ini dimanfaatkan sebagai pusat perbelanjaan mewah, taman dan kafe.

Nah itu dia perbandingan ketinggian Jeddah Tower dan gedung lain di dunia yang bisa kami infokan untuk kamu. Dan sepertinya bisa dipastikan jika di masa datang akan ada lagi gedung-gedung tinggi yang menjulang melebihi gedung tinggi yang ada sekarang.

Karena kita tahu bahwa keinginan manusia seolah tak ada habisnya dan tak ada hentinya, selalu ada lagi dan lagi. Terlebih lagi saat ini, jumlah penduduk meningkat terus menerus, namun lahan untuk hidup tak ada pertambahan, jadi apa boleh buat, manusia pun membangun rumah atau tempat tinggal ke atas, bukan lagi melebar ke kiri dan kanan.

Tapi, semoga semuanya saja bisa berjalan dengan lancar, dan tak bisa dibayangkan juga bagaimana pekerja yang membangun gedung gedung itu. Dan, apakah kamu berminat mengunjungi gedung-gedung tinggi ini?

Untuk asuransi perjalanan yang aman dan terpercaya, segera ajukan hanya di CekAja!

Tentang kami

Maria Nofianti

Maria Nofianti