Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

3 menit waktu bacaan

Perbandingan Tarif LRT, MRT, KRL, Metro Mini dan Angkot

by Surtan Siahaan on 20 Februari, 2016

Kondisi transportasi di Jakarta sepertinya akan makin membaik dalam beberapa tahun ke depan. Penyebabnya adalah beberapa proyek angkutan masal yang sedang digarap oleh pemerintah. Selain ada LRT atau Light Rail Transit, penduduk Jakarta juga akan dimudahkan dengan Mass Rapid Transit (MRT).

Selain jadi solusi kemacetan, kendaraan-kendaraan ini kabarnya juga akan membuat penggunanya berhemat banyak. Lantas berapa sih biaya yang nantinya dipatok untuk menggunakan ankutan masal tersebut. Bagaimana perbandingannya dengan yang sudah ada. Yuk kita lihat perbandingan tarifnya di bawah ini:

LRT

Angkutan masal ini sudah bisa kita nikmati pada tahun 2018 nanti. Light Rail Transit (LRT) adalah kereta api ringan yang akan menghubungkan Jakarta dengan kota satelit seperti Bogor dan Bekasi.

Nantinya rel LRT akan dibangun di atas jalan tol dan non tol. Proyek ini membutuhkan dana hingga Rp 23 triliun lebih. Rencanannya, tarif LRT akan berkisar di Rp 10 ribu-Rp 15 ribu. Kendaraan satu ini sangat berguna mengatasi kemacetan karena dapat mengangkut 24 ribu penumpang perjam setiap harinya.

(Baca juga: Ini Perbandingan Tarif Metro Mini dan Bis-bis di Kota-Kota Lainnya di Asia Tenggara)

MRT

Jika LRT berfungsi menjadi angkutan penghubung antara Jakarta dan kota satelit, Mass Rapid Transit (MRT) lebih mirip seperti Trans Jakarta yang memiliki jaringan di jantung kota. Proyek ini juga ditargetkan selesai pada 2018. Khusus untuk tarif, harganya sedikit lebih mahal dibandingkan KRL yakni Rp 1.000 per kilometer.

KRL

KRL adalah solusi kemacetan di Jakarta. Bayangkan saja, jika sebuah mobil bisa mengangkut penumpang dua kali lipat dibandingkan motor dan bus dapat mengangkut penumpang setara 30 penumpang mobil, maka KRL dapat menampung penumpang setara 12 bus.

Selain itu, waktu tempuh KRL juga jauh lebih singkat dibandingkan transportasi darat lainnya. Selain cepat, KRL juga moda transportasi yang murah. Tarif yang dikeluarkan untuk angkutan massal ini hanya Rp 2.000 untuk 1 hingga 25 kilometer (km). Sementara untuk kelipatan 1-10 km berikutnya dikenaik Rp 1.000.

Trans Jakarta

Sejak layanan Trans Jakarta diluncurkan, minat pengguna angkutan massal di Jakarta kian bertambah. Sebab, angkutan yang dikelola pemerintah DKI Jakarta ini menawarkan kenyamanan dan waktu tempuh yang lebih cepat dibandingkan kendaraan pribadi.

Halte Trans Jakarta juga berada di banyak area dan kawasan penting di Jakarta. Selain itu, Trans Jakarta juga sangat murah. Tarifnya hanya Rp 3.500 untuk seluruh koridor sejauh tidak keluar masuk halte.

(Baca juga: Perbandingan Kereta Cepat Jakarta-Bandung dengan Kereta Cepat di Asia)

Kopaja/ metro mini/ angkot

Meski banyak diprotes oleh pengguna karena kualitas pelayanan yang tidak memuaskan, kopaja, metro mini dan angkot toh masih dijadikan sebagai pilihan. Maklum, sekian angkutan masal seperti KRL dan Trans Jakarta belum bisa mengcover seluruh wilayah di Jakarta.

Biasanya, pengguna KRL pun harus menggunakan angkutan pendukung seperti kopaja dan angkot untuk mencapai tempat beraktivitas. Meski tarifnya Rp 4.000, nilai tersebut dianggap mahal karena tidak sebanding dengan pelayanan yang diberikan.

Tentang Penulis