Perbedaan Harga Tes Corona di Indonesia, Mana yang Paling Terjangkau dan Akurat?

Kini ada banyak jenis dan alat tes Corona yang sekaligus mempengaruhi perbedaan harga tes Corona di Indonesia. Tapi mana yang paling akurat?

Tes Corona saat ini menjadi salah satu hal wajib yang harus diikuti sebagai persyaratan berbagai hal. Mulai dari perjalanan keluar kota, perjalanan dinas, usai perjalanan dinas, dan beragam keperluan lain. Ada banyak tes saat ini, dan tentu saja ada perbedaan harga tes Corona di Indonesia.

Sejak adanya kasus pertama Corona di Indonesia pada Maret tahun lalu, sampai saat ini sudah ada satu juta lebih kasus Corona yang terjadi. Untuk melakukan tracing sampai saat ini sudah banyak jenis tes yang berkembang.

Selain untuk keperluan tracing atau penelusuran kontak pasien positif, tes Corona juga bisa dipakai sebagai syarat untuk menaiki transportasi umum bagi masyarakat. Adanya macam-macam tes Corona di Indonesia ternyata harganya juga berbeda untuk masing-masing jenis tes.

Perbedaan harga tes Corona ini tergantung serumit apa tes itu dilakukan. Ada yang bisa terjangkau oleh masyarakat luas tapi ada juga yang harganya lumayan berat.

(Baca Juga: Tes Corona Menggunakan GeNose, Bagaimana Cara Kerjanya?)

Nah yuk kita simak dulu perbedaan harga tes Corona yang ada di Indonesia baik itu di layanan transportasi umum maupun rumah sakit atau klinik kesehatan.

Perbedaan Harga Tes Corona

Perbedaan harga tes Corona sebenarnya memudahkan masyarakat ketika akan melakukan tes Corona. Sampai saat ini di Indonesia ada 4 macam tes Corona yang umum dilakukan yaitu rapid antibody, rapid antigen, GeNose dan PCR.

Perbedaan harga tes Corona tersebut akan dijelaskan di bawah ini.

1. GeNose C19

GeNose C19 adalah tes Corona yang dibuat oleh anak negeri yang sudah mulai digunakan di stasiun-stasiun di kota besar di Indonesia dan beberapa bandara.

Tarif tes GeNose ini pada awalnya hanya Rp 20.000 saja tapi mulai Maret naik menjadi Rp 30.000 saja. Masih sangat terjangkau oleh masyarakat luas. Hasil tes Corona GeNose ini bisa dipakai untuk syarat menaiki transportasi umum kereta api jarak jauh.

Tes GeNose ini mengharuskan calon penumpang KA jarak jauh untuk memiliki tiket atau kode booking yang sudah dilunasi. Sebelum melakukan tes GeNose calon penumpang tidak boleh makan, merokok, minum (kecuali air putih) 30 menit baru melakukan tes GeNose.

Tes ini cara mengambil sampelnya berbeda dengan tes yang lain yaitu melalui hembusan nafas yang ditampung di kantong plastik dan hasilnya juga cepat yaitu hanya 3 menit saja. Perbedaan harga tes Corona ini mungkin dikarenakan cara mengambil sampel yang mudah juga tes yang sederhana tapi memiliki sensitivitas 92%.

Dan menjadi pilihan banyak orang, karena pengambilan sampelnya dirasa tidak menyakitkan.

2. Rapid Antibody

Harga tes Corona dengan rapid antibodi sedikit lebih mahal dari GeNose C19. Di bandara Soetta tes Corona rapid antibody ini dihargai Rp 85.000. Perbedaan harga tes Corona ini bisa disebabkan karena tes rapid antibodi diambil sampelnya dari darah sehingga sedikit rumit.

Dulu tes rapid antibody ini sempat dipakai sebagai acuan tapi kini kalah dengan tes lainnya. Tes rapid antibody ini juga dianggap kurang akurat.

3. Rapid Antigen

Selanjutnya ada tes rapid antigen yang harganya lebih mahal dibanding rapid antibody dan GeNose. Harga tes rapid antigen ini sekitar Rp 100.000 – Rp 200.000 per orang.

Setiap tempat yang melakukan tes rapid antigen memiliki harga yang berbeda-beda. Sampel untuk rapid antigen ini diambil dari lendir di bagian dalam hidung dan tenggorokan.

Hasil dari rapid antigen ini bisa dikeluarkan paling cepat 15 menit. Harga paling tinggi untuk tes rapid antigen di pulau Jawa ditetapkan sebesar Rp 250.000.

Perbedaan harga tes Corona lagi-lagi dikarenakan perbedaan alat tesnya juga cara pengambilan sampel yang rumit atau sederhana. Tes rapid antigen ini juga dianggap lebih akurat dibanding rapid antibodi. Rapid antigen dipakai untuk mendeteksi virus lebih cepat.

4. PCR

Tes Corona lainnya yang dianggap paling akurat adalah tes swab PCR. Tes Corona swab PCR ini memakai peralatan yang canggih dan bahan kimia khusus untuk bisa mencari keberadaan virus Corona pada sampel.

Tes ini akan menemukan materi genetic virus di sampel yang akan diperiksa.  Tarif tes swab PCR ini paling mahal diantara tes Corona yang ada di Indonesia mulai dari Rp 875.000 sampai Rp 2,5 juta.

Perbedaan harga tes Corona ini tergantung dari rumah sakit/kliniknya. Hasil tes swab PCR ini bisa diketahui maksimal dalam waktu 24 jam. Sampai sekarang akhirnya Kemenkes mambuat batas tarif tertinggi untuk tes swab PCR yaitu Rp 900.000. 

Nah itu dia perbedaan harga tes Corona yang ada di Indonesia yang mungkin bisa menjadi rekomendasi kita. Tes PCR memiliki harga yang paling mahal dibandingkan tes Corona lainnya.

Perbedaan harga tes Corona dikarenakan tes PCR memakai alat canggih di laboratorium dan reagen yang bagus agar hasil yang diberikan akurat. Sedangkan untuk tes yang paling murah adalah tes GeNose C19 yaitu hanya dengan Rp 30 ribu saja.

Meski murah, hasilnya cukup akurat untuk dipakai sebagai syarat bepergian naik kereta api. 

Perbedaan harga tes Corona di Indonesia mengakibatkan banyak orang yang bingung akan melakukan tes yang mana yang hasilnya akurat tapi harganya terjangkau.

Dari semua jenis tes Corona yang disebutkan di atas tes GeNose dianggap sebagai tes yang paling terjangkau dan hasilnya paling akurat.  Jadi kalau kita ingin bepergian naik kereta api sudah tak usah khawatir dengan harga tes Corona kan?

(Baca Juga: GeNose Sudah Tersedia di Stasiun dan Bandara)

Memang hingga saat ini virus Corona masih berkeliaran, dan kewajiban kita untuk tetap menjaga protokol kesehatan dimana pun kita berada sangatlah penting. Karena jika terjangkit virus, pastilah nyawa taruhannya.

Ditambah lagi dengan pelayanan rumah sakit yang antri mengatasi masalah pasien Corona ini. Bahkan banyak yang tak bisa ditangani rumah sakit karena alasan kamar isolasi yang penuh.

Oleh karena itu, sangat penting kita untuk memiliki asuransi kesehatan. Karena dengan memiliki asuransi kesehatan, kita akan lebih mudah mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit.

Bagi yang belum memiliki asuransi kesehatan, saat ini banyak asuransi yang ditawarkan secara online. Pengajuannya pun sederhana dengan premi yang terjangkau.

Jika kamu ingin mendaftar asuransi secara online, bisa juga melalui CekAja.com. Melalui CekAja.com kamu bisa mendaftarkan dirimu dan keluarga untuk memperoleh asuransi terbaik.

Dan pastinya ada banyak pilihan asuransi yang terbaik dan telah bekerjasama dengan rumah sakit terbaik di kotamu.

Jadi, apa yang kalian tunggu? Miliki asuransi terbaik untuk kamu dan keluarga melalui CekAja.com.