Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

8 menit waktu bacaan

Perbedaan Kutus-Kutus Asli dan Palsu beserta Segudang Khasiatnya

by Nadhillah Kusindriani on 23 Januari, 2020

Mungkin banyak diantara kalian yang sudah tahu tentang minyak kutus-kutus. Ya, minyak yang satu ini memang sangat terkenal akan khasiatnya. Namun, banyak juga oknum yang tidak bertanggung jawab membuat minyak kutus-kutus versi palsu dengan harga yang lebih murah. Maka dari itu, kamu perlu mengetahui perbedaan kutus-kutus asli dan palsu.

Pada dasarnya, minyak kutus-kutus merupakan salah satu produk kesehatan yang dibuat oleh Servasius Bambang Pranoto pada tahun 2012. Minyak yang sedang populer ini terbuat dari bahan dasar minyak kelapa.

Tidak hanya berbahan dasar minyak kelapa, namun minyak kutus-kutus juga memiliki campuran dari berbagai tanaman herbal, seperti daun ashitaba, gaharu, daun neem, purwoceng, jintan hitam, serai dan sebagainya.

Semua jenis tanaman herbal yang terkandung di dalam minyak kutus-kutus tersebut memiliki segudang khasiat yang dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Namun, khasiat-khasiat tersebut bisa kamu dapatkan hanya pada minyak kutus-kutus asli.

Maka dari itu, pada kesempatan kali ini, CekAja.com akan membahas perbedaan kutus-kutus asli dan palsu beserta segudang khasiatnya. Yuk, simak!

(Baca Juga: 4 Cara Memutihkan Badan Dan Kulit Secara Alami)
Perbedaan Kutus-Kutus Asli dan Palsu

Populernya minyak kutus-kutus membuat produk kesehatan ini banyak yang membuat versi palsunya. Terlebih, harga beli yang ditawarkan lebih murah dari harga aslinya. Hal tersebut dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk menarik perhatian konsumen.

Apabila kamu ingin membeli minyak kutus-kutus, ada baiknya jika kamu mengetahui terlebih dahulu apa saja perbedaan kutus-kutus asli dan palsu. Dengan mengetahui perbedaannya, kamu bisa memastikan apakah minyak kutus-kutus yang kamu dapatkan asli atau palsu. Di bawah ini perbedaan kutus-kutus asli dan palsu yang sudah CekAja.com rangkum untuk kamu.

Jenis Asli Palsu
Kondisi Minyak Keruh berampas Bening
Aroma Segar aromaterapi, lembut dan menenangkan Aroma terlalu menyengat atau tawar tidak memberikan aroma khas
Khasiat Menyembuhkan penyakit dan nyaman digunakan Tidak memiliki khasiat apapun, cenderung berbahaya dan berisiko
Agen Jelas, berani menyebutkan nama dan menunjukkan KTP Tidak diketahui
Kemasan Kemasan baik dan rapi, berkualitas Kemasan tidak rapi dan asal-asalan
Tekstur Meresap ke dalam pori-pori, tidak lengket dan terasa hangat dikulit saat digunakan Tekstur minyak terlalu kasar, sangat berminyak dan lengket di kulit, terasa panas di kulit, tidak meresap ke dalam pori-pori
Tempat Jual Personal, toko pribadi dan website berbayar Marketplace dan apotek abal
Spirit Menyembuhkan dan menyejahterakan Mengambil keuntungan pribadi, plagiat dan pemalsuan
Harga Rp 230.000,-/botol Harga tidak jelas, biasanya di bawah Rp 200.000,-

Nah, perbedaan kutus-kutus asli dan palsu sudah dipaparkan di atas. Pastikan kamu memahaminya ya, agar perbedaan kutus-kutus asli dan palsu dapat kamu ketahui dengan mudah. Namun tidak hanya itu, kamu juga perlu mengetahui apa saja bahan yang digunakan pada minyak kutus-kutus beserta khasiatnya.

Jenis Tanaman Herbal pada Minyak Kutus-Kutus dan Khasiatnya

Sebelumnya kamu sudah mengetahui perbedaan kutus-kutus asli dan palsu, kini saatnya kamu mengetahui apa saja khasiatnya. Sejatinya, banyak sekali khasiat minyak kutus-kutus yang terdapat pada campuran berbagai macam tanaman herbal yang digunakan.

Di bawah ini adalah 10 jenis tanaman herbal yang digunakan minyak kutus-kutus beserta khasiatnya yang perlu kamu ketahui.

1. Minyak Kelapa

Bahan dasar utama yang digunakan pada minyak kutus-kutus adalah Minyak Kelapa. Bagi sebagian orang, minyak kelapa sering digunakan untuk kebutuhan memasak ataupun diolah menjadi makanan. Tidak hanya itu, minyak kelapa juga menjadi salah satu indikator yang digunakan dalam melihat perbedaan kutus-kutus asli dan palsu.

Sejatinya, minyak kelapa sendiri memiliki kandungan asam lemak, yang diantaranya yaitu asam laurat, asam linoleat, asam kaprat dan asam oleat yang berguna sebagai efek antibakteri, antivirus dan antijamur.

Minyak kelapa memiliki segudang manfaat yang baik untuk kesehatan. Terlebih, minyak ini kaya akan nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh. Tidak hanya itu, minyak kelapa sangat bermanfaat untuk mengurangi peradangan karena kandungan antioksidan yang tinggi.

Khasiat lainnya yang dimiliki minyak kelapa yaitu membantu mencegah karies gigi dan penyakit gigi, membakar lemak di perut, menstabilkan gula darah, hingga dapat memelihara kesehatan kulit dan rambut. Maka dari itu, minyak kelapa lebih mudah diserap kulit dibanding minyak-minyak lainnya.

2. Daun Ashitaba

Tanaman herbal kedua yang digunakan dalam minyak kutus-kutus adalah Daun Ashitaba. Dimana, daun yang memiliki nama ilmiah Angelica Keiskei ini memiliki efek antiradang, antioksidan, antitumor dan antidiabetes.

Khasiat lain yang dimiliki daun ashitaba yaitu dapat menyehatkan organ hati, mengatasi mulas karena gangguan pencernaan seperti GERD, menghambat sekresi asam lambung dan sebagainya.

Semua bagian pada tanaman herbal ini ternyata memiliki banyak manfaat yang dapat digunakan sebagai obat, mulai dari akar, daun hingga batang. Dan dalam minyak kutus-kutus, ekstrak daun ashitaba berfungsi untuk mengatasi tekanan darah tinggi, asam urat, kolesterol tinggi, sembelit dan demam.

Tidak hanya itu, ekstrak daun ashitaba pada minyak kutus-kutus ini juga digunakan untuk mengatasi cacar, pembekuan darah, retensi cairan, hingga keracunan makanan. Maka dari itu, tanaman herbal yang banyak ditemukan di negara Jepang ini sudah lama dikonsumsi di Jepang dan Korea sebagai teh dan ramuan obat herbal.

3. Purwoceng

Tanaman herbal yang ketiga adalah Purwoceng. Tanaman yang berasa dari dataran tinggi Dieng, Jawa Tengah ini sudah sangat dikenal dalam pengobatan tradisional sebagai afrodisiak atau pembangkit gairah seksual.

Purwoceng dapat meningkatkan hormon Luteinizing Hormone (LH) dan testosterone. Tidak hanya itu, tanaman ini juga dapat meningkatkan vitalitas. Kemudian, senyawa flavonoid dan fenolik yang terkandung juga memiliki sifat antibakteri dan antioksidan.

Tanaman purwoceng juga diklaim sebagai tanaman herbal yang dapat digunakan untuk mengatasi saluran pernapasan atas, melancarkan sirkulasi darah, batu ginjal, infeksi saluran kencing, meredakan nyeri, demam, gangguan pencernaan, hingga retensi cairan (edema)

4. Kayu Gaharu

Sebagai tanaman herbal dengan nilai jual tinggi, kayu gaharu menawarkan banyak sekali manfaat, mulai dari batang, daun, hingga ekstrak minyak. Dan salah satu manfaat gaharu yaitu sering digunakan sebagai aromatik atau pewangi untuk pembuatan dupa.

Tanaman dengan nama ilmiah Aquilaria spp. Ini sejak dahulu banyak dipakai dalam pengobatan tradisional Asia. Hal tersebut karena tanaman ini memiliki khasiat sebagai antiradang, antinyeri, antialergi, antibakteri, antikanker, antioksidan, obat pencahar dan pengusir nyamuk.

Ketika sudah diolah menjadi minyak kutus-kutus, batang tanaman yang digunakan ini memiliki khasiat yang dipercaya dapat membantu mengatasi penyakit batu ginjal, gagal ginjal, kebotakan, asma, gangguan pencernaan, pembengkakan dan merileksasikan pikiran.

(Baca Juga: Jenis Minuman Pereda Stress Alami yang Terbukti Ampuh dan Perlu Kamu Ketahui)
5. Jintan Hitam

Tanaman herbal yang digunakan berikutnya adalah jintan hitam. Dimana, tanaman yang lebih dikenal dengan habbatussauda ini mengklaim dirinya mampu mengatasi diabetes, asma, hipertensi, kanker dan kolesterol tinggi.

Jika dilihat dari penelitian di laboratorium atau studi klinis berskala kecil, jintan hitam juga memiliki efek antibakteri, anti radang, anti nyeri, diuretic, memperkuat daya tahan tubuh hingga baik untuk ginjal dan kesehatan saluran pencernaan.

6. Daun Neem

Dilansir dari alodokter.com, penelitian menunjukkan bahwa daun neem memiliki sifat antibakteri, anti radang, antioksidan dan mampu mencegah pertumbuhan kanker. Tidak hanya itu, daun neem juga memiliki manfaat sebagai antijamur, khususnya jamur penyebab keputihan, kutu air dan kurap.

Tanaman yang berasal dari India ini juga dapat digunakan untuk mengatasi gangguan penglihatan, cacingan, mimisan, gangguan pencernaan, penyakit kardiovaskuler, hingga meningkatkan sistem daya tahan tubuh.

7. Temulawak

Tanaman herbal ketujuh adalah temulawak. Tanaman yang terbukti khasiatnya dalam pengobatan tradisional Cina ini sering digunakan untuk mengatasi gangguan pencernaan, osteoarthritis, obat untuk menyembuhkan luka hingga membantu pengobatan kanker.

Temulawak mengklaim dirinya mampu meningkatkan nafsu makan, mengatasi gangguan kandung empedu, hati dan gangguan pencernaan. Tidak hanya itu, khasiat dari temulawak sendiri yaitu sebagai antiradang, antihipertensi, antidiuretik, antibakteri, antijamur dan antioksidan.

8. Serai

Sebagai tanaman herbal yang digunakan dalam ramuan minyak kutus-kutus, serai memiliki sifat anti peradangan dan antijamur. Dalam pengobatan tradisional, serai sering digunakan sebagai jamu, baik diminum atau dioleskan ke kulit sebagai lulur.

Tidak hanya itu, serai juga terbukti dapat menenangkan dan meredakan kecemasan. Hal tersebut bisa kamu rasakan apabila kamu menggunakan serai sebagai aromaterapi dan menghirupnya.

9. Pule

Pule atau tanaman herbal yang mungkin dikenal dengan nama pulai, kayu gabus, lamo, jelutung dan sebagainya sering digunakan untuk mengatasi penyakit anemia, malaria, arthritis, stimulan hingga tekanan darah tinggi.

10. Bunga Lawang

Tanaman herbal terakhir yang digunakan dalam kandungan minyak kutus-kutus adalah bunga lawang atau kembang lawang. Bagi sebagian masyarakat, bunga ini sering digunakan sebagai bahan masakan.

Bunga lawang memiliki khasiat sebagai obat untuk infeksi bakteri dan jamur. Tidak hanya itu, antioksidan yang terkandung dalam bunga lawang juga berfungsi untuk mengurangi pertumbuhan sel kanker dan mencegah penuaan dini.

Bagaimana, sangat banyak bukan khasiat yang diberikan minyak kutus-kutus? Terlebih untuk dunia kesehatan, kamu bisa menggunakan produk ini sebagai salah satu pilihan untuk mencegah dan mengobati luka ataupun penyakit yang menyerang daya tahan tubuhmu.

Tidak hanya itu, kamu juga harus selektif ketika ingin membeli minyak kutus-kutus karena sudah mengetahui perbedaan kutus-kutus asli dan palsu. Jangan sampai tergiur hanya kerena harga yang ditawarkan murah.

Namun, alangkah lebih baik jika kamu juga melindungi kesehatanmu dengan asuransi kesehatan. Dimana, kamu bisa melakukan perbandingan dan mengajukannya dengan mudah dan cepat hanya di CekAja.com. Ajukan sekarang, yuk!

Tentang Penulis