5 Perbedaan Self-Love dan Selfish yang Penting Diketahui, Yuk Simak!

7 min. membaca Oleh Nadhillah Kusindriani on

Meski istilah self-love belakangan ini sedang banyak digaungkan, namun nyatanya masih banyak sekali orang yang belum bisa mengetahui perbedaan self-love dan selfish. Pasalnya, perbedaan antara dua hal tersebut sangat tipis.

Banyak orang menganggap, kalau salah satu bentuk self-love adalah mengambil keputusan, dan melakukan beberapa hal yang membawa kebaikan untuknya. Ini tentu bukan suatu kesalahan.

Tetapi yang salah adalah ketika ada beberapa orang, menganggap kalau semua hal yang baik untuk dirinya, atau dalam kata lain menguntungkan adalah bentuk self-love.

Padahal, arti self-love yang sebenarnya itu. Justru sebaliknya, jika semua yang dilakukan hanya hal-hal yang membawa kebaikan dan keuntungan saja, maka itu adalah selfish.

Jadi, sebelum melakukan hal-hal yang disebut “self-love”, ada baiknya ketahui terlebih dahulu definisi serta perbedaan selflove dan selfish dengan benar.

Dan jika ingin tahu definisi, serta apa saja perbedaan selflove dan selfish, pada kesempatan kali ini CekAja.com akan mengulasnya secara lengkap, khusus untuk kamu. Simak bersama-sama, yuk!

Sekilas tentang SelfLove dan Selfish

Sebelum mengetahui lebih jauh tentang perbedaan selflove dan selfish, ada baiknya kamu ketahui terlebih dahulu definisi dari keduanya.

Selflove merupakan salah satu bentuk mencintai diri sendiri, dengan melibatkan aspek menyadari diri sendiri, menghargai diri sendiri, peduli dengan diri sendiri, serta percaya diri.

Sehingga, selflove tidak hanya seputar bagaimana kamu merawat diri, menggunakan pakaian terbaik, maupun mengutamakan kepentingan diri sendiri dibandingkan orang lain.

Karena jika hal itu yang kamu lakukan, maka bukan selflove yang kamu terapkan di hidupmu, melainkan kamu menjunjung tinggi selfish.

Ya, selfish merupakan salah satu karakter buruk yang bersifat destruktif. Di mana, orang yang memiliki sifat selfish (egois), akan lebih memperhatikan dirinya secara berlebihan, mengutamakan kebaikan, kenyamanan serta keuntungan pribadi tanpa memikirkan orang lain.

Nah, dari definisinya saja sudah dapat dilihat bukan, kalau perbedaan selflove dan selfish sangat jelas.

Sehingga, sudah seharusnya orang-orang bisa membedakan bagaimana cara mencintai diri sendiri yang benar dan tidak.

(Baca Juga: Kumpulan Kata-kata Motivasi Hidup)

Perbedaan SelfLove dan Selfish

Setelah mengetahui definisi selflove dan selfish, selanjutnya kamu akan mengetahui perbedaan selflove dan selfish secara lengkap.

Hal itu berguna, agar kamu bisa bersikap yang sesuai dengan kebutuhannya. Jangan sampai kamu menjunjung tinggi selflove, namun ternyata hal yang kamu lakukan adalah bentuk dari egois dirimu sendiri (selfish).

Jadi, untuk tahu apa saja perbedaan selflove dan selfish, di bawah ini CekAja.com telah merangkum beberapa hal di antaranya sebagai berikut.

1. Cara mengontrol emosi

Perbedaan selflove dan selfish yang pertama, yaitu bisa dilihat dari cara mengontrol emosi. Orang yang memiliki kadar selflove tinggi, biasanya lebih mampu mengontrol emosi.

Sebab, orang tersebut sudah sangat kenal dan paham dengan dirinya. Sehingga, akan lebih mudah dalam mengontrol emosi negatif yang dirasakan.

Dibanding menghabiskan energi untuk marah-marah, orang yang memiliki selflove tinggi akan lebih memilih diam dan menenangkan diri sejenak.

Hal tersebut dilakukan, karena mereka tahu bahwa emosi yang dirasakan tersebut adalah emosi sesaat.

Berbeda dengan orang yang selfish, ketika merasakan emosi negatif, mereka cenderung akan lebih terbawa emosi tersebut dan kehilangan kendali atas dirinya.

2. Mengetahui kemampuan dan keterbatasan diri

Mengetahui kemampuan dan keterbatasan diri, juga menjadi salah satu perbedaan self-love dan selfish.

Pasalnya, orang yang memiliki selflove tinggi, lebih mengetahui kemampuan dan keterbatasannya.

Dalam arti, orang yang memiliki selflove akan tahu dan menghentikan apa yang sedang dikerjakannya, apabila dirinya merasa sudah sangat lelah dan membutuhkan istirahat.

Nah, keputusan yang diambil orang tersebut sudah sangat tepat, karena dia tahu apa yang dibutuhkan, dan itu adalah bentuk dia mencintainya dirinya sendiri.

Namun, hal yang akan dilakukan oleh orang selfish tentu berbeda. Biasanya, orang tersebut tidak akan pernah mau mengakui kalau dirinya sudah tidak mampu, dan tetap memaksa bekerja meskipun dirinya sudah lelah.

Bahayanya, orang yang selfish tidak hanya memaksakan kehendak untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk orang lain yang nantinya akan memberikan dampak, berupa rusaknya hubungan pekerjaan dan pertemanan, serta pekerjaan pun akhirnya tidak selesai maksimal.

3. Cara mendengarkan pendapat orang lain

Selain dua hal di atas, kamu juga bisa melihat perbedaan selflove dan selfish dari bagaimana cara seseorang mendengarkan pendapat orang lain.

Maksudnya begini, orang yang sudah menerapkan selflove dalam dirinya, akan lebih bisa mendengarkan dan menerima pendapat orang lain dengan baik.

Karena seperti yang diketahui, setiap orang pasti memiliki pandangan dan pendapatnya masing-masing, terhadap suatu hal. Sehingga, perdebatan pun tak bisa dihindari.

Meski begitu, namun kamu tidak bisa menolak pendapat orang lain mentah-mentah, hanya demi memenuhi kehendakmu. Sebab itu adalah sifat orang yang selfish.

Sebaiknya, jika kamu memang ingin menerapkan selflove dalam diri, dengarkan terlebih dahulu pendapat orang lain, cerna dengan baik maksud dari pendapat yang disampaikan, lalu boleh berkomentar atau mungkin menyetujuinya.

4. Manfaat yang didapat dan diberikan kepada orang lain

Di urutan keempat ada manfaat yang didapat dan diberikan kepada orang lain. Dalam hal ini, perbedaan selflove dan selfish sangat terlihat.

Bagaimana tidak, orang yang selflove umumnya akan mendapat banyak manfaat baik untuk dirinya, serta memberikan manfaat tersebut kepada orang lain.

Atau mudahnya, orang yang sudah menerapkan selflove dalam dirinya, ia akan tahu dengan sangat baik dirinya seperti apa, kebutuhannya, kemampuannya serta keterbatasannya.

Sehingga, apa yang dilakukannya pasti membawa kebaikan untuk dirinya. Jika seseorang sudah nyaman dengan dirinya sendiri, maka secara tidak langsung aura positif terpancar dari dalam dirinya.

Dan tidak hanya itu saja, orang yang selflove-nya tinggi pun, akan merasa lebih senang dan ringan dalam membantu orang-orang sekitar yang memiliki masalah, dan membutuhkan bantuannya.

5. Membuat diri menjadi lebih tenang

Perbedaan selflove dan selfish yang terakhir, yaitu dari bagaimana cara seseorang membuat dirinya menjadi lebih tenang.

Sebenarnya, orang yang sudah menerapkan selflove, akan memiliki kehidupan yang lebih tenang dibandingkan orang-orang lainnya.

Hal itu dikarenakan, mereka sudah sangat mahir mengontrol emosi. Dengan begitu, mereka jadi lebih tau kapan waktu yang tepat untuk sedih, senang, istirahat, serta menikmati waktu sendirian.

Bagi orang egois, kemampuan mengontrol emosi tersebut, mungkin belum bisa dimiliki dan diterapkan secara maksimal.

Sebab, mereka saja belum bisa mengenal dan memahami dirinya sendiri dengan sangat baik. Dengan demikian, apabila terjadi sesuatu hal di luar kehendaknya, maka orang itu akan lebih cepat marah, emosinya meluap dan hidup pun menjadi tidak tenang.

Penerapan SelfLove dalam Kehidupan Sehari-hari

Apabila kamu sudah mengetahui perbedaan self-love dan selfish dengan baik di pembahasan sebelumnya, maka sudah seharusnya kamu mulai menerapkan self-love di kehidupan sehari-hari.

Dan untuk bisa menerapkan self-love, pada dasarnya ada banyak sekali hal yang bisa dilakukan, di antaranya yaitu:

  • Berhenti membandingkan diri sendiri dengan orang lain, karena setiap individu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing
  • Rayakan setiap kemenangan kecil maupun besar, sebagai bentuk penghargaan terhadap diri sendiri
  • Lakukan semua aktivitas yang disukai, selama itu baik untuk kesehatan tubuh dan mental
  • Biasakan untuk memulai hari dengan mengatakan hal-hal positif untuk dirimu sendiri
  • Perbanyak konsumsi makanan dan minuman lezat namun menyehatkan
  • Kelilingi dirimu dengan orang-orang yang memiliki aura positif, baik, tulus menyayangimu dan mendukungmu untuk menjadi pribadi yang lebih maju
  • Putuskan semua hubungan toxic yang dimiliki, baik itu dengan pasangan, teman maupun rekan kerja
  • Biasakan untuk selalu memperlakukan orang lain dengan perasaan tulus, penuh cinta dan rasa menghargai
  • Tantang dirimu untuk sesekali keluar dari zona nyaman dan mencoba hal-hal baru
  • Cintai kekurangan yang kamu miliki, dan hal-hal yang membuatmu berbeda dari orang lain, serta menerima semua kekurangan tersebut
  • Luangkan sedikit waktu setiap harinya untuk menenangkan diri
  • Mulailah belajar untuk memaafkan diri sendiri dari kesalahan masa lalu yang pernah dilakukan
  • Belajar untuk berkata tidak, untuk hal-hal yang sekiranya di luar kemampuanmu, atau tidak sesuai dengan prinsip hidup
  • Dan lain sebagainya.

(Baca Juga: 10 Tips Percaya Diri)

Itulah beberapa informasi terkait perbedaan self-love dan selfish, yang sudah kamu ketahui secara lengkap di pembahasan sebelumnya

Dan tidak hanya itu saja, kamu pun sudah mengetahui apa saja penerapan self-love yang bisa dilakukan di kehidupan sehari-hari.

Semua hal tersebut, tentunya perlu kamu pahami dengan baik, dan beberapa contoh penerapannya pun bisa kamu jadikan contoh untuk dilakukan setiap hari.

Apabila kamu sudah memiliki selflove yang kuat, maka tubuh dan mental pun akan lebih sehat.

Tetapi, jika kamu ingin mendapatkan perlindungan lebih untuk kesehatan, maka kamu bisa melindungi diri dengan asuransi kesehatan.

Sebab, asuransi kesehatan akan menjamin semua biaya pengobatan dan perawatan selama kamu sakit.

Sehingga, apabila nantinya terjadi sesuatu pada kesehatanmu, maka kamu bisa langsung memeriksanya ke dokter terkait, tanpa perlu khawatir dengan besarnya biaya yang harus dibayarkan, karena sudah ditanggung oleh asuransi kesehatan.

Maka dari itu, buat kamu yang belum melindungi diri dengan asuransi kesehatan, bisa segera mengajukannya secara online melalui CekAja.com.

Di sana, tersedia banyak produk asuransi kesehatan dari perusahaan ternama dan terpercaya, yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.

Tidak hanya itu, proses pengajuannya pun sangat mudah, cepat dan aman, karena CekAja.com sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Jadi, kalau begitu tunggu apalagi? Yuk, ajukan asuransi kesehatan terbaikmu sekarang juga, dan dapatkan perlindungan kesehatan yang optimal!

Tentang kami

Nadhillah Kusindriani

Nadhillah Kusindriani