Perbedaan Spooring dan Balancing Pada Mobil yang Butuh Perawatan

5 min. membaca Oleh Vera Khairifah on

Perbedaan spooring dan balancing pada mobil harus kamu ketahui sebelum membawa kendaraanmu ke bengkel untuk perawatan. Pahami proses servis keduanya, agar kamu bisa menyesuaikan dengan kebutuhan.

Mobil adalah salah satu jenis kendaraan yang banyak dimiliki masyarakat.

Selain mampu menampung penumpang dan barang dalam jumlah yang banyak, mobil juga memiliki fasilitas yang menjaga kenyamanan saat berkendara.

Dengan berkendara menggunakan mobil, kamu akan terlindung dari sengatan sinar matahari dan risiko kehujanan. Supir dan penumpang juga duduk di bangku yang nyaman dan posisinya bisa disesuaikan.

Waktu Servis Mobil yang Tepat

Sama seperti halnya setiap kendaraan, mobil perlu melakukan perawatan alias servis ke bengkel secara berkala.

Sebaiknya, pemilik mobil rutin melakukan pengecekan dan perawatan semua komponen mobil setiap 6 bulan sekali atau setiap mobil menempuh 10.000 kilometer.

Tetapi, untuk beberapa bagian mobil seperti bagian kaki-kaki mobil yang berhadapan langsung dengan medan jalan, sebaiknya diservis setiap 3 bulan sekali.

Servis mobil bisa dilakukan di banyak bengkel, namun lebih baik dilakukan di bengkel resmi sesuai merek mobil yang kamu miliki.

Atau juga di bengkel yang memang memiliki tenaga ahli dan suku cadang resmi yang lengkap dari berbagai merek mobil.

Mengenal Spooring dan Balancing

Setiap treatment atau layanan servis bagi masing-masing bagian mobil memiliki istilah khusus. Salah satunya adalah spooring dan balancing yang merupakan istilah untuk servis kaki-kaki mobil.

Keluhan penurunan peforma pada kaki-kaki mobil yang juga berpengaruh pada koordinasi antara setir dan ban sangat sering ditemukan. Hampir setiap pemilik mobil merasakannya.

Saat setir mobil berubah menjadi tidak stabil, maka pada saat mobil dikendarai di medan jalan yang lurus, setir mobil malah terlihat berbelok.

Hal inilah yang menandakan bahwa kaki-kaki mobil tidak seimbang, sehingga dibutuhkan perawatan spooring dan balancing.

(Baca Juga: 5 Bahaya Modifikasi Mobil Ceper dan Tips Meminimalisir Risiko)

Perawatan spooring dan balancing juga dibutuhkan bagi mobil yang mengalami tanda-tanda berikut ini:

Setir bergetar

Saat berjalan lurus, umumnya mobil melaju pada kecepatan sedang hingga tinggi. Namun pada kecepatan tertentu, setir mobil kerap bergetar dan membuat pengemudi tidak nyaman.

Setir tidak lurus dan tidak kembali ke posisi semula

Kedua, ciri-ciri mobil yang harus mendapatkan perawtaan spooring dan balancing adalah mobil dengan setir yang tidak lurus.

Setir pada kondisi ini juga tidak bisa atau sulit dikembalikan ke posisi lurus. Ketidakselarasan antara posisi setir dan ban bisa saja membuat pengendara bingung mempertahankan laju kendaraan pada posisi lurus.

Ban miring

Jika setir yang memiliki kontrol terhadap posisi ban saja sudah rusak dan tidak lurus, maka ban juga tentu ikut miring.

Untuk memastikan posisi ban, kamu bisa memarkirkan mobil, lalu atur posisi setir dalam keadaan lurus. Kemudian, lihat posisi ban apakah miring atau tidak.

Ban yang miring meskipun sudah diluruskan sesuai posisi setir akan membahayakan jika dipakai berkendara.

Mobil berjalan miring

Karena posisi setir dan ban tidak selaras, maka keseimbangan mobil pun akan ikut terpengaruh. Akibatnya, mobil akan berjalan miring.

Jika kamu menemukan tanda ini, segeralah bawa mobil ke bengkel untuk diservis.

Ban botak di satu sisi

Saat posisi ban selalu miring, maka secara otomatis hanya satu sisi saja yang terus dipakai untuk menghadapi jalanan.

Akibatnya, ban akan botak pada satu sisi saja alias tidak rata.

Kaki-kaki mobil rusak

Pada mobil yang memiliki berbagai tanda-tanda di atas yang berkaitan dengan rusaknya setir dan ban juga biasanya memiliki kondisi kaki-kaki yang buruk.

Dibutuhkan pengecekan berkala yang mendetil untuk memastikan kondisi kaki-kaki mobil layak digunakan. Sehingga kamu aman saat berkendara.

(Baca Juga: 10 Tips Merawat Mobil di Musim Hujan yang Perlu Diketahui)

Perbedaan Spooring dan Balancing Pada Mobil

Perawatan spooring dan balancing memang sekilas terkesan sama, sebab keduanya berkaitan.

Umumnya jika mobil mengalami keluhan yang membutuhkan perawatan spooring maka juga akan membutuhkan perawatan balancing.

Tetapi, tetap ada perbedaan spooring dan balancing pada mobil yang harus kamu ketahui.

Berikut ini penjelasan mengenai perbedaan spooring dan balancing pada mobil:

Spooring adalah jenis perawatan mobil yang akan dilakukan ahli jika menemukan gejala setir tidak lurus, sehingga mobil serasa berbelok sendiri dan ban botak di satu sisi.

Sedangkan balancing merupakan jenis perawatan mobil untuk keluhan setir yang bergetar.

Pada perawatan spooring, sudut toe dan chamber pada kaki-kaki mobil akan diatur ulang sesuai dengan pengaturan standar pabrikan.

Sehingga pengaturan ulang posisi ini membutuhkan panduan sesuai dengan standar pabrikan atau merek mobilmu.

Sementara itu, pada perawatan balancing, keseimbangan di titik atas-bawah dan kanan-kiri ban akan dikembalikan dengan cara melepas roda lalu mendeteksinya dengan alat balancing.

Alat balancing memiliki teknologi canggih bernama finish balance yang memungkinkan pemasangan ulang roda dengan menjadi lebih presisi.

Uji keseimbangan itu dilakukan dalam kondisi ban terpasang kembali dan diputar pada kecepatan tinggi.

Sebenarnya, proses pengecekan kondisi kaki-kaki mobil akan dilakukan terlebih dulu sebelum tenaga ahli melakukan perawatan balancing.

Setelah balancing selesai, barulah kemudian proses spooring dilakukan.

Itulah penjelasan mengenai perbedaan spooring dan balancing pada mobil.

Tips Merawat Mobil

Selain rutin melakukan servis mobil ke bengkel langganan, kamu juga harus merawat mobil dengan baik.

Pastikan kondisi fisik luar mobil tetap bagus, dan peforma mesin serta komponen lainnya tetap bekerja dengan baik sesuai fungsinya.

Agar makin mudah menjaga kondisi kendaraan kesayangan, simak tips merawat mobil berikut ini:

  • Pilih bahan bakar yang tepat sesuai spesifikasi mobil
  • Lakukan perawatan cat mobil dan pilih sabun yang tepat agar mobil selalu kinclong dan menghindari baret
  • Rutin ganti oli dan air radiator
  • Pastikan kampas kopling tidak aus
  • Cek tegangan aki mobil
  • Periksa kabel dan lampu
  • Perhatikan tranmisi mobil

Lindungi Mobil dengan Asuransi Kendaraan

Sebagai salah satu langkah antisipasi lainnya, kamu juga harus memiliki asuransi kendaraan yang memberikan perlindungan pada mobil kesayanganmu.

Seperti yang kita ketahui, untuk sebagian orang, mobil menjadi benda berharga yang memiliki nilai historis serta berkaitan dengan selera pemiliknya.

Maka dari itu, mobil menjadi salah satu benda favorit yang sebaiknya diberikan perlindungan ekstra.

Kita tidak pernah bisa memprediksi berbagai risiko yang akan menimpa mobil milikmu. Risiko kerusakan, kehilangan akibat aksi pencurian, serta risiko kecelakaan membutuhkan biaya perawatan yang besar.

Untuk meringankan bebanmu, miliki asuransi kendaraan yang memberi jaminan uang pertanggungan untuk perawatan mobil di bengkel terbaik.

Asuransi kendaraan juga menanggung risiko ganti rugi pada kecelakaan non-tunggal atau beruntun bagi pihak ketiga.

Sehingga manfaat ini akan meringankanmu dalam kondisi dan situasi tersulit sekalipun.

Asuransi kendaraan bisa kamu bandingkan dan ajukan melalui CekAja.com. Pilihan asuransi akan disesuaikan dengan profil finansial dan kebutuhanmu.

Dengan proses pengajuan secara online, kamu tak perlu lagi dipusingkan oleh proses yang ribet dan memakan waktu.

Semuanya akan diproses cepat dengan bantuan petugas ahli dari CekAja.com. Semua transaksi dijamin aman, karena CekAja.com sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Yuk, miliki asuransi kendaraan untukmu sekarang juga!

Tentang kami

Vera Khairifah

Vera Khairifah