Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

INTERVIEW: Menilik Perdagangan Valas alias Trading Forex

by Gito on 22 Oktober, 2018

Membincang valuta asing (valas), alam bawah sadar Anda pasti langsung mengasosiasikannya dengan mata uang dolar AS. Hal itu terjadi secara alami, lantaran dolar AS sudah seperti menjadi mata uang ke dua di negeri ini, berbagai macam transaksi lazim dilakukan dalam bentuk dolar AS, seperti untuk pembelian mesin industri maupun pembelian pakaian jadi dari luar negeri.

Padahal setidaknya terdapat sekitar 190-an mata uang yang beredar di berbagai belahan dunia. Nah selain fungsinya sebagai alat transaksi pembayaran, valuta asing juga ternyata dapat diperjual belikan layaknya Anda membeli kopi di warung menggunakan rupiah.

Valuta asing saat ini memang sudah berubah menjadi barang komoditas atau barang dagangan. Meskipun tidak semua mata uang dari setiap negeri bisa diperjual belikan secara langsung, namun sedikitnya terdapat 18 mata uang dunia yang dapat diperdagangkan langsung melalui berbagai macam sistem trading.

Untuk mengetahui betapa mengasikkannya melakukan trading atau jual beli valas dan mengungkap , CekAja.com baru saja melakukan wawancara khusus dengan salah satu pengamat valuta asing, Farial Anwar untuk menggali seberapa besar potensi trading valas di Indonesia. Simak yuk!

Bagaimana kondisi bisnis trading valas di Indonesia?

Saat ini trading menggunakan valuta asing atau kerap dinamakan foreign exchange (forex) sangatlah menarik. Valas sendiri merupakan mata uang yang penuh dengan fluktuasi, jadi sangat menarik untuk dijadikan ajang speklasi, khususnya bagi anak-anak muda.

(Baca juga: Ingin Berkontribusi Pada Negara? Yuk Investasi SBR!)
Bagaimana cara memulai trading valas?

Anda bisa mulai dengan mengakses situs Bappebti atau Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi. Disana Anda akan menemukan beberapa perusahaan yang terdaftar di Bappebti mulai dari ICDX, monex investindo dan banyak lagi

Setelah itu Anda tentukan akan menggunakan platfiom yang mana. Saya ingatkan pilihlah platform yang terdaftar di Bappebti.

Karena itu berarti platform yang Anda gunakan diawasi oleh Bappebti. Jangan tergiur oleh imbal hasil yang tinggi dari platform yang tidak jelas asal muasalnya.

(Baca juga: Alasan Mengapa Investasi Apartemen Sangat Menjanjikan)
Bagaimana cara meminimalisir risiko yang ada dari trading valas?

Perlu kedisiplinan untuk dapat meminimalisir risiko. Pertama Anda harus membuat target profit dan maksimum lost. Jadi misalnya Anda membeli dolar di harga Rp14.000, Anda buat batas maksimum profit di Rp100, dan tentukan batas maksimum lost setengah dari target profit.

Hal itu bertujuan untuk mengendalikan risiko atau yang dikenal dengan forex risk management. Selain itu tentukan juga jumlah transaksinya, transaksinya untuk apa saja.

Apa keuntungan melakukan trading valas di usia muda?

Untuk anak-anak muda dengan melakukan trading valas bakal membuka cakrawala baru tentang perekonomian internasional. Saya sarankan untuk bermain di major currency seperti euro/dolar AS, dolar/yen atau dolar AS/Swiss franc.

Jadi para generasi muda ini tidak hanya mengetahui ekonomi dalam negeri saja, gejolak ekonomi negara lain juga perlu diketahui karena berpengaruh terhadap nilai tukar.

Nah bagaimana menurut Anda, menarik bukan? Valas sendiri juga dapat dijadikan instrument investasi Anda lho. Selain itu, juga terdapat beberapa instrument investasi lain yang mungkin dapat Anda gunakan untuk menunjang kebutuhan Anda kedepannya, seperti reksa dana ataupun saham.

Tentang Penulis

Gito

Veritas Vos Liberabit