Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Cek Perhitungan Biaya Pendidikan untuk Anak

by Gito on 5 Juli, 2018

Menyiapkan Pendidikan untuk anak sama saja dengan menyiapkan bekal hidupnya kelak. Dengan pendidikan yang baik, anak Anda biasanya juga akan memilliki pemikiran dan tingkat intelegensi yang baik pula. Oleh karena itu tak aneh jika saat ini banyak orang tua yang mulai menabung untuk menyiapkan dana Pendidikan hingga sarjana ataupun ke jenjang yang lebih tinggi lagi. Semua itu dilakukan agar si Anak memiliki “bekal hidup” yang baik.

pendidikan anak _ investasi - CekAja.com

Pendidikan jika diibaratkan dalam keadaan perang adalah senjata. Bisa Anda bayangkan bagaimana tentara berperang tanpa senjata, atau senjatanya rusak, atau lebih parah lagi senjatanya ternyata tidak dapat digunakan, hanya tampilannya saja yang masih bagus?

Tentara untuk dapat berperang selain dengan strategi juga didukung oleh senjata yang baik. Bahkan jika senjatanya hanya bambu runcing sekalipun, jika kualitas materialnya baik, penggunaannya tepat, akan menjadi jauh lebih lebih efektif daya serangnya.

Begitu pula dengan Pendidikan. Pendidikan sangat menentukan masa depan sang Anak kelak akan seperti apa. Yuk hitung berapa kebutuhan dana Pendidikan untuk anak Anda, yang perlu diingat, hampir setiap tahunnya biaya Pendidikan mengalami kenaikan sekitar 10%.

• Taman Kanak – Kanak (TK)

Untuk menghitung kebutuhan biaya Pendidikan anak Anda saat masuk TK nanti, Anda bisa mulai mencari informasi berapa besaran uang masuk saat ini. Berdasarkan data yang dihimpun CekAja.com, untuk TK swasta, uang masuknya berkisar di angka Rp14juta hingga Rp15 juta.

JIka usia anak Anda saat ini baru berusia 1 tahun, artinya masih ada sisa waktu 3 tahun untuk menyiapkan dana Pendidikan awal untuk buah hati Anda. Dengan asumsi kenaikan biaya pendidikan 10% per tahun, maka rinciannya menjadi Rp14 juta dikali 1,1, kemudian hasilnya dikali 1,1, lagi terus sampai 3 kali.

Setelah itu didapatkan angka sekitar Rp18,63 juta dibulatkan keaatas menjadi Rp20 juta. Itulah biaya untuk masuk TK di 3 tahun mendatang. JIka anda mau menghitung berapa uang yang harus ditabung setiap bulannya. Tinggal membagi Rp20 juta tersebut dengan 36 bulan. Hasilnya kurang lebih sekitar Rp555,5 ribu, bulatkan ke atas menjadi Rp600 ribu setiap bulannya. Itulah dana yang harus Anda tabung untuk mempersiapkan Pendidikan awal anak Anda.

• Sekolah Dasar (SD)

Salah satu syarat untuk masuk SD adalah usianya sudah masuk 7 tahun. JIka anak Anda pada tahun ini baru berusia 1 tahun, artinya masih ada waktu 6 tahun untuk mempersiapkannya. Menurut pengamatan CekAja.com, rata-rata biaya masuk SD Swasta yang berada di wilayah Jakarta, Tangerang dan Bekasi berada di kisaran Rp7juta hingga Rp45 juta.

JIka asumsinya Anda akan memasukkan anak Anda di SD yang memiliki yang jumlah uang masuk Rp20 juta, dan rata-rata kenaikan biaya 10%, cara menghitungnya adalah Rp20 juta dikalikan dengan 60% (rata-rata kenaikan dikalikan sisa waktu masuk SD).

Dari hasil tersebut, Anda akan menemukan hasil Rp12 juta, kemudian ditambahkan dengan biaya uang masuk saat ini yang mencapai Rp20 juta maka Anda akan menemukan hasil Rp32 juta.

JIka ingin mengetahui berapa besaran dana yang harus Anda simpan untuk persiapan SD, tinggal membaginya ke 72 bulan atau 6 tahun, yang akhirnya akan bertemu angka Rp444,4 ribu yang jika dibulatkan ke atas menjadi Rp500 ribu.

• Sekolah Menengah Pertama (SMP)

Ketika masuk SMP, anak Anda sudah berusia 13 tahun pada umumnya, sehingga masih ada sisa waktu 12 tahun. JIka kenaikan biaya rata-rata 10% maka besaran kenaikannya akan menjadi 120%.
Asumsi saat ini uang masuk SMP swasta adalah sebesar Rp22 juta. Maka Anda bisa mengalikannya dengan 120% yang hasilnya adalah Rp26,4 juta. Maka jika ditambahkan dengan biaya saat ini akan menghasilkan Rp48,4 juta atau dibulatkan menjadi Rp50 juta.

Untuk menghitung dana tabungan per bulannya tinggal membagi Rp50 juta dengan 144 bulan atau 12 tahun, yang hasilnya Rp347 ribu per bulan.

• Sekolah Menengah Atas (SMA)

Ketika masuk SMA, usia buah cinta Anda umumnya sudah masuk 16 tahun. Yang artinya masih ada sisa waktyu 15 tahun untuk mempersiapkan biaya Pendidikan. JIka kenaikan biaya rata-rata 10% maka besaran kenaikannya akan menjadi 150%.

Asumsi saat ini uang masuk SMA swasta adalah sebesar Rp29 juta. Maka Anda bisa mengalikannya dengan 150% yang hasilnya adalah Rp43,5 juta. Maka jika ditambahkan dengan biaya saat ini akan menghasilkan Rp72,5 juta atau dibulatkan menjadi Rp80 juta.

Untuk menghitung dana tabungan per bulannya tinggal membagi Rp80 juta dengan 180 bulan atau 15 tahun, yang hasilnya Rp444 ribu per bulan.

• Kuliah

Nah di jenjang Pendidikan ini kocek Anda biasanya akan terogoh cukup dalam. Karena semakin bergengsi jurusan dan universitasnya maka biaya yang harus dikeluarkan juga semakin besar. Jika saat ini usia anak Anda 1 tahun, maka nanti di usia 19 tahun dia akan siap masuk kuliah atau sekitar 18 tahun lagi.

Untuk itu asumsinya kenaikannya juga berubah menjadi 180%. Pada tahun ini uang masuk kuliah rata-rata mencapai Rp40 juta yang artinya terdapat peningkatan biaya Rp72 juta. Otomatis proyeksi dana yang harus Anda siapkan untuk kuliah anak Anda sekitar Rp112 juta yang jika dibagi dengan 216 bulan atau 18 tahun menjadi Rp518 ribu per bulan.

Berdasarkan proyeksi diatas, maka dana yang bisa Anda simpan untuk kebutuhan anak Anda dari TK hingga kuliah mencapai Rp2,4 juta per bulan. Atau untuk mempermudahnya Anda mungkin bisa mulai membenamkan dana di instrument investasi.

Bandingkan dan temukan produk investasi yang cocok untuk Anda di CekAja.com

Tentang Penulis

Gito

Veritas Vos Liberabit

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami