3 Perusahaan Manufaktur Terbesar di Indonesia dan Serba-serbinya

Sebagian dari kamu mungkin berpikir, kalau mengetahui perusahaan manufaktur terbesar di Indonesia merupakan hal yang penting. Bahkan tidak hanya mengetahui, mereka bisa saja mengikuti perkembangan yang terjadi pada perusahaan-perusahaan manufaktur tersebut.

Sejatinya, jika berbicara tentang perusahaan manufaktur, Indonesia memiliki banyak sekali perusahaan manufaktur, yang bergerak di banyak sektor produksi.

Ya, mulai dari sektor industri produk makanan, minuman dan produk tembakau, hingga sektor perbaikan dan pemasangan mesin serta peralatan.

Namun dari semua perusahaan manufaktur yang ada, Indonesia memiliki beberapa perusahaan manufaktur terbesar di Indonesia, yang di antaranya akan diulas secara lengkap pada kesempatan kali ini.

Penasaran apa saja? Yuk, simak bersama-sama ulasan berikut ini!

Informasi Seputar Perusahaan Manufaktur

Sepertinya, hal pertama yang perlu kamu ketahui sebelum membahas lebih jauh tentang daftar perusahaan manufaktur terbesar di Indonesia, yaitu informasi dasar seputar perusahaan manufaktur itu sendiri.

Bisa dibilang, ini merupakan satu hal yang penting untuk dibahas, mengingat masih banyak orang yang mungkin belum tahu apa itu perusahaan manufaktur dan lain sebagainya.

Pada dasarnya, perusahaan manufaktur adalah perusahaan yang memiliki kegiatan seperti membeli bahan baku, yang kemudian diolah dengan membutuhkan dan mengeluarkan biaya tambahan lainnya, agar bahan baku tersebut bisa menjadi barang yang siap untuk dijual.

Adapun salah satu bagian dari perusahaan manufaktur yang ada di Indonesia, yaitu pabrik. Yang mana, pabrik sendiri menjadi tempat terjadinya proses manufakturing.

Nah proses manufakturing juga bisa terjadi, apabila persediaan yang dimiliki perusahaan mencukupi.

Persediaan yang dimaksud adalah barang-barang milik perusahaan, yang memang ditujukan untuk dijual.

Dalam akuntansi, persediaan terbagi menjadi tiga, yaitu persediaan bahan baku, barang dalam proses, dan barang jadi (hasil).

Persediaan juga dinilai sebagai harta perusahaan, yang hanya akan digunakan untuk melakukan transaksi penjualan.

Dalam menjalankan perusahaan manufakturing, dibutuhkan pegawai yang cukup banyak. hal tersebut dikarenakan, kegiatan operasional yang dilakukan perusahaan pun sangat banyak.

Sehingga, untuk meminimalisir risiko dan permasalahan yang akan dihadapi, suatu perusahaan manufakturing harus memiliki banyak pegawai.

Setidaknya, satu pekerjaan dilakukan oleh satu pegawai. Jangan sampai, satu orang pegawai mengerjakan dua pekerjaan bahkan lebih, karena itu hanya akan memperbesar risiko timbulnya permasalahan.

Maka dari itu, ketika ingin membangun atau menjalankan kembali perusahaan manufakturing, pastikan kamu mencatat dan mengukur semua biaya yang dibutuhkan menggunakan metode akuntansi, untuk meminimalisir semua risiko yang dapat terjadi.

(Baca Juga: Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI)

Sektor Produksi Manufaktur di Indonesia

Setelah mengetahui beberapa informasi dasar seputar perusahaan manufaktur, maka kini saatnya untuk kamu mengetahui apa saja sektor produksi manufaktur di Indonesia.

Pasalnya, sebagai sektor perekonomian sekunder jika dilihat dari kegiatannya, sektor produksi manufaktur di Indonesia ada sangat banyak, di antaranya yaitu:

  • Industri produk makanan, minuman dan produk tembakau (food manufacture)
  • Industri produk makanan (food)
  • Industri minuman (beverages)
  • Industri produk tembakau (tobacco)
  • Perusahaan manufaktur tekstil, pakaian jadi dan produk kulit (textile manufacture)
  • Industri tekstil (textiles)
  • Industri pakaian jadi (apparel)
  • Industri kulit dan produk terkait (leather)
  • Industri kayu dan produk dari kayu serta gabus, kecuali mebel, pembuatan barang dari bahan jerami dan anyaman (wood)
  • Industri kertas dan produk kertas (paper)
  • Pencetakan dan reproduksi media yang direkam (printing)
  • Manufaktur produk minyak kokas dan olahan (petroleum)
  • Manufaktur bahan kimia dan produk kimia (chemicals)
  • Manufaktur produk farmasi dasar dan persiapan farmasi (pharmaceuticals)
  • Manufaktur karet dan produk plastik (rubber)
  • Manufaktur produk mineral bukan logam lainnya (nonmetallic minerals)
  • Perusahaan manufaktur logam dasar (basic metals)
  • Manufaktur produk logam fabrikasi, kecuali mesin dan peralatan (fabricated metal)
  • Manufaktur komputer, produk elektronik dan optik (computing)
  • Manufaktur peralatan listrik (electrical equipment)
  • Perusahaan manufaktur mesin (machinery and equipment)
  • Manufaktur kendaraan bermotor, trailer dan semitrailer (motor vehicles)
  • Manufaktur peralatan transportasi lainnya (other transport)
  • Manufaktur furnitur dan manufaktur lainnya (furniture and other)
  • Manufaktur furnitur (furniture)
  • Perusahaan manufaktur lainnya (other manufacturing)
  • Perbaikan dan pemasangan mesin dan peralatan (repairs).

Daftar Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI

Setelah di pembahasan sebelumnya kamu sudah mengetahui sektor produksi manufaktur di Indonesia, maka kali ini kamu akan mengetahui sejumlah daftar perusahaan manufaktur yang sudah terdaftar di BEI.

Adapun daftar perusahaan manufaktur tersebut di antaranya terbagi menjadi tiga sektor industri, yaitu sektor industri dasar dan kimia, sektor aneka industri dan sektor industri barang konsumsi.

Sektor Industri Dasar dan Kimia

  • Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)
  • Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR)
  • Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB)
  • Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR)
  • Waskita Beton Precast Tbk (WSBP)
  • Wijaya Karya Beton Tbk (WTON)
  • Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG)
  • Arwana Citra Mulia Tbk (ARNA)
  • Cahayaputra Asa Keramik Tbk (CAKK)
  • Inti Keramik Alam Industri Tbk (KIAS)
  • Surya Toto Indonesia (TOTO)
  • Alakasa Industrindo Tbk (ALKA)
  • Alumindo Light Metal Industry Tb (ALMI)
  • Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA)
  • Betonjaya Manunggal Tbk (BTON)
  • Citra Tubindo Tbk (CTBN)
  • Dan lain sebagainya.

Sektor Aneka Industri

  • Ateliers Mecaniques D’Indonesie Tbk (AMIN)
  • Arkha Jayanti Persada Tbk (ARKA)
  • Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI)
  • Steadfast Marine Tbk (KPAL)
  • Grand Kartech Tbk (KRAH)
  • Astra International Tbk (ASII)
  • Astra Otoparts Tbk (AUTO)
  • Garuda Metalindo Tbk ( BOLT)
  • Indo Kordsa Tbk (BRAM)
  • Goodyear Indonesia Tbk (GDYR)
  • Polychem Indonesia Tbk (ADMG)
  • Argo Pantes Tbk (ARGO)
  • Trisula Textile Industries Tbk (BELL)
  • Century Textile Industry Tbk (CNTB)
  • Eratex Djaja Tbk (ERTX)
  • Ever Shine Tbk (ESTI)
  • Panasia Indo Resources Tbk (HDTX)
  • Asia Pacific Investama Tbk (MYTX)
  • Pan Brothers Tbk (PBRX)
  • Golden Flower Tbk (POLU)
  • Asia Pacific Fibers Tbk (POLY)
  • Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL)
  • Sunson Textile Manufacturer Tbk (SSTM)
  • Dan lain sebagainya.

Sektor Industri Barang Konsumsi

  • Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk, PT (AISA)
  • Tri Banyan Tirta Tbk, PT (ALTO)
  • Campina Ice Cream Industry Tbk, PT (CAMP)
  • Wilmar Cahaya Indonesia Tbk, PT (CEKA)
  • Sariguna Primatirta Tbk, PT (CLEO)
  • Wahana Interfood Nusantara Tbk, PT (COCO)
  • Delta Djakarta Tbk (DLTA)
  • Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, PT(ICBP)
  • Era Mandiri Cemerlang Tbk (IKAN)
  • Indofood Sukses Makmur Tbk, PT (INDF)
  • Mulia Boga Raya Tbk, PT (KEJU)
  • Multi Bintang Indonesia Tbk, PT (MLI)
  • Mayora Indah TBK, PT (MYOR)
  • Nippon Indosari Corpindo Tbk, PT (ROTI)
  • Gudang Garam Tbk (GGRM)
  • Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP)
  • Indonesia Tobacco Tbk (ITIC)
  • Bentoel International Investama Tbk (RMBA)
  • Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM)
  • Dan lain sebagainya.

3 Perusahaan Manufaktur Terbesar di Indonesia

Pada pembahasan sebelumnya, kamu sudah mengetahui sebagian besar perusahaan manufaktur yang ada di Indonesia dari tiga sektor, yaitu sektor industri dasar dan kimia, sektor aneka industri dan sektor industri barang konsumsi.

Dari ketiga sektor tersebut, terdapat tiga perusahaan manufaktur terbesar di Indonesia, di antaranya yaitu PT Astra International Tbk (ASII), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR).

Nah untuk tahu lebih jelas tentang ketiga perusahaan manufaktur terbesar di Indonesia tersebut, di bawah ini CekAja.com akan mengulasnya secara lengkap sebagai berikut.

1. PT Astra International Tbk (ASII)

Perusahaan manufaktur terbesar di Indonesia yang pertama, yaitu PT Astra International Tbk (ASII).

Rasanya, ini bukan hal yang menakjubkan, mengingat perusahaan manufaktur yang satu ini memiliki nilai aset yang mencapai Rp366,74 triliun, seperti yang dilansir pada ajaib.co.id.

Buat kamu yang belum tahu dengan jelas PT Astra International Tbk (ASII), yuk mari berkenalan terlebih dahulu.

PT Astra International Tbk (ASII), merupakan perusahaan multinasional yang bergerak di bidang otomotif.

Dan perusahaan manufaktur yang sudah tercatat secara resmi di Bursa Efek Jakarta pada 4 April 1990 ini, sekarang memiliki mayoritas kepemilikan saham oleh PT. Trans Corp senilai 50,1 persen.

Untuk cakupan kegiatannya sendiri, perusahaan ini mencakup banyak kegiatan manufaktur, di antaranya seperti perakitan dan penyaluran mobil, perakitan sepeda motor beserta suku cadangnya, penjualan dan penyewaan alat berat, pengembangan perkebunan, pertambangan, infrastruktur, jasa keuangan, serta teknologi informasi.

2. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)

Berikutnya ada PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), yang menjadi perusahaan manufaktur terbesar di Indonesia.

Perusahaan yang berada di dalam sektor consumer good industry (industri barang konsumsi), tepatnya di bagian sub sektor food and beverages (makanan dan minuman ini), tercatat pada Juni 2020 memiliki nilai aset sebesar Rp102,66 triliun.

Dengan begitu, tidak heran apabila perusahaan manufaktur yang satu ini menempati posisi kedua, sebagai perusahaan manufaktur terbesar di Indonesia.

3. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR)

Di posisi terakhir ada PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR), yang menjadi perusahaan manufaktur terbesar di Indonesia.

Perusahaan yang awalnya didirikan di Gresik pada 1975 ini, pada 8 Juli 1991 secara resmi sudah tercatat di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya.

Kemudian pada Juni 2020, perusahaan manufaktur yang berada di dalam sub sektor semen ini, memiliki nilai aset yang mencapai Rp79,28 triliun.

(Baca Juga: 7 Tips Investasi Saham Menguntungkan)

Itulah tiga perusahaan manufaktur terbesar di Indonesia, yang sudah kamu ketahui di pembahasan sebelumnya.

Dan tidak hanya perusahaan manufaktur saja, kamu juga sudah mengetahui banyak informasi seputar perusahaan manufaktur, mulai dari definisi, sektor produksi manufaktur di Indonesia, hingga daftar perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI.

Semua informasi tersebut tentunya sangat berguna untuk kamu, dan menambah pengetahuan mengenai perusahaan manufaktur.

Jika dari semua informasi yang diberikan, membuatmu ingin memiliki perusahaan manufaktur di masa depan, maka tidak ada salahnya apabila sejak saat ini kamu mulai menabung untuk mewujudkan cita-cita tersebut.

Kamu juga tidak perlu bingung harus menabung di mana. Sebab, CekAja.com menyediakan layanan tabungan yang bisa kamu gunakan dan ajukan secara online.

Cukup kunjungi situs cekaja.com, kemudian klik jelajahi produk dan pilih layanan tabungan. Setelah itu, akan muncul halaman untuk produk tabungan, klik “Cek Aja di Sini”, lalu isi beberapa data yang diminta di formulir online.

Apabila semua data tersebut sudah diisi secara lengkap dan benar, maka nantinya pihak CekAja.com akan memberikan rekomendasi tabungan terbaik yang sesuai dengan kebutuhan kamu.

Bagaimana, sangat mudah bukan prosesnya? Maka dari itu, buat kamu yang belum memiliki tabungan, bisa segera mengajukannya di CekAja.com!