Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Pinjam KTA untuk Biaya Nikah, Boleh Gak Sih?

by JTO on 19 Mei, 2014

biaya pernikahan - CekAja.com

Siang Mbak Prita, saya Luki (25 tahun). Kebetulan saya memiliki niat untuk mengajukan aplikasi KTA untuk biaya menikah. Apakah hal itu tepat? Kemudian, untuk tujuan tersebut, apakah saya harus melakukan evaluasi keuangan pribadi dahulu sebelum mengajukan kredit? Bila ya, evaluasi apa saja yang harus saya lakukan?

Apakah harus ada manajemen keuangan ketat yang wajib saya lakukan setelah mengambil kredit tersebut? Sebenarnya, saat memilih produk KTA dari berbagai bank, apa saja sih yang harus dilihat? Apakah bunga, jangka waktu, atau lainnya?

Terimakasih.

Luki

 

Prita menjawab;

Prita Hapsari Ghozie
Perencana Keuangan ZAP Finance

Hai Luki, mempersiapkan biaya menikah sangat baik dilakukan dengan sistem menabung. Apabila Anda masih memiliki waktu 12 bulan atau lebih, maka hitunglah kebutuhan dana Anda dan dibagi menjadi berapa lama lagi Anda akan menikah.

Namun, apabila ternyata pernikahan akan berlangsung dalam jangka waktu dibawah 12 bulan, mengambil kredit tanpa agunan alias KTA memang menjadi opsi yang paling optimal. Ada beberapa pertimbangan yang harus dilakukan sebelum mengambil KTA. Nah, mari kita mulai.

Pertama

Berapa besar pinjaman yang dapat Anda ambil. Besaran pinjaman KTA yang diperkenankan adalah cicilan setiap bulan tidak lebih 20% dari gaji bulanan. Misal, Anda berpenghasilan Rp.10 juta, maka cicilan KTA maksimal adalah Rp.2 juta/bulan.

Ada pun durasi pembayaran cicilan sebaiknya tidak lebih dari 12 bulan. Alasannya, setelah menikah, ada berbagai kebutuhan penting yang harus juga dipenuhi seperti membeli rumah tinggal, mempersiapkan dana untuk anak, dan lainnya. Sebelum mengambil KTA, saya sarankan Anda membereskan utang-utang lain seperti utang kartu kredit.

Kedua

Dalam memilih KTA, pertimbangan utama tentu saja adalah biaya bunga. Pada umumnya, bank menampilkan suku bunga flat per tahun atau per bulan di iklan atau pun penawaran. Dalam melakukan perbandingan suku bunga pastikan bahwa produk-produk KTA itu menggunakan metode perhitungan yang sama. Pertimbangkan juga biaya administrasi dan juga biaya apabila Anda ingin melunasi lebih cepat.

Saat ini, Anda akan sangat mudah melakukan perbandingan produk KTA dengan menggunakan layanan dari cekaja.com. Pilihlah produk yang sesuai dengan kriteria diatas, bukan hanya berdasarkan kemudahan saat aplikasi awal. Ingat, durasi pembayaran cicilan juga tidak kalah penting lho!

Ketiga

Manajemen keuangan setelah mengambil pinjaman. Setelah mendapatkan persetujuan KTA, maka pastikan dana pinjaman memang digunakan sesuai kebutuhan. Anda harus segera membuat anggaran baru yang telah memasukkan angka cicilan KTA.

Untuk pos pengeluaran setelah menikah, saya sarankan Anda tetap membagi untuk biaya hidup (maksimal 50%), cicilan KTA (20%), menabung dan investasi (15%), dan hiburan (15%). Selama masih memiliki pinjaman KTA, hindari dulu penggunaan kartu kredit yang dapat membuat arus kas keuangan Anda semakin ketat. Bijaklah sebelum mengambil pinjaman dan selamat mencoba. Simak artikel di cekaja tentang finansial untuk persiapan pernikahan Anda.

Live a Beautiful Life!

 

Tentang Penulis

JTO

Penulis dan jurnalis yang menetap di tanjung laut Batavia.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami