Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

6 menit waktu bacaan

Opsi Pinjaman Pendidikan Yang Ingin Lanjut Kuliah S2

by Teti Purwanti on 3 Februari, 2020

Persaingan global yang kian ketat mengharuskan kita untuk memiliki kemampuan dan keahlian tertentu. Salah satu cara untuk memiliki keahlian yang mumpuni adalah melalui jenjang pendidikan.

pinjaman pendidikan

Saat ini sudah sangat banyak orang yang berkesempatan untuk belajar hingga jenjang kuliah S1. Minat generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya juga sangat besar.

Tetapi, seringkali minat dan keinginan untuk melanjutkan pendidikan S2 terkendala masalah finansial. Padahal, dengan melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 bisa membantu meningkatkan kemampuan diri. Selaint itu juga memberikan kontribusi yang lebih baik kepada masyarakat.

Sangat disayangkan bila keinginan melanjutkan pendidikan S2 terkendala oleh masalah biaya. Akan tetapi, seperti kata pepatah ‘Banyak Jalan Menuju Roma’, begitupun dengan masalah finansial untuk melanjutkan kuliah juga memiliki banyak jalan untuk diselesaikan. Berikut ini opsi-opsi sumber pendanaan yang bisa diperoleh untuk melanjutkan kuliah S2:

Berburu Beasiswa

Salah satu sumber pendanaan untuk kuliah adalah melalui beasiswa. Ada banyak beasiswa yang tersedia untuk melanjutkan kuliah. Bahkan di luar negeri seperti beasiswa LPDP dari pemerintah ataupun beasiswa yang diberikan oleh perusahaan.

Informasi seputar beasiswa S2 juga bisa ditanyakan kepada kampus tempat belajar S1.

Berdasarkan cakupan biaya, beasiswa untuk S2 biasanya terbagi dua. Yakni beasiswa penuh yakni bantuan untuk menutupi kebutuhan dana studi selama penerima beasiswa menempuh pendidikan. Selain itu ada beasiswa parsial berupa bantuan biaya untuk menutupi biaya studi saja, tidak termasuk biaya uang saku dan akomodasi.

Beasiswa juga terbagi dua, yakni beasiswa per semester dan juga ada beasiswa sampai selesai studi yang dijalani.

Bagi mahasiswa Indonesia, ada beberapa lembaga yang menawarkan beasiswa untuk melanjutkan kuliah selain LPDP dari Kementerian Keuangan, antara lain:

AMINEF

Lembaga nirlaba ini hasil kerjasama antara pemerintah Indonesia dengan Amerika Serikat sejak 1992. Beasiswa unggulan dari lembaga ini antara lain beasiswa Fulbright Master’s Degree Program untuk kuliah S2 di AS.

Selain itu, ada juga Fulbright Doctoral Degree Scholarship dan Fulbright Senior Research Scholarship untuk jenjang S3.

Pemerintah Jepang

Ada juga beasiswa dari pemerintah Jepang bagi yang ingin menjadi research student dan kuliah S2 di negeri Sakura apabila lulus seleksi.

Beasiswa diberikan tanpa ikatan dinas yang mencakup 100% biaya kuliah. Biaya tunjangan hidup sekitar 143 ribu yen per bulan, dan tiket pesawat pulang pergi Indonesia-Jepang.

Pemerintah Inggris

Pemerintah Inggris juga menyediakan beasiswa untuk masyarakat Indonesia yang ingin melanjutkan studi di universitas ternama dunia di sana seperti University of Oxford dan University of Cambridge melalui beasiswa Chevening.

Dengan mengikuti beasiswa ini, persaingan juga mencakup dengan berbagai pelamar dari banyak negara lainnya.

Uni Eropa

Uni Eropa juga menyediakan program beasiswa Erasmus Mundus. Yaitu pendidikan program magister bagi lolos seleksi untuk kuliah selama 1 hingga 2 tahun. Biaya beasiswa yang diberikan sekitar 24 ribu Euro per mahasiswa untuk program pendidikan 1 tahun. Biayanya mencakup biaya perjalanan, biaya kuliah, tunjangan bulanan, akomodasi, dan lain-lain. Sementara untuk program kuliah 2 tahun akan mendapatkan beasiswa senilai 48 ribu Euro.

Pemerintah Australia

Australia memiliki jenis beasiswa seperti Australian Awards dari AusAid (Australian Agency for International Development) yangmempunyai tiga jenis bantuan yakni beasiswa hanya uang kuliah, beasiswa yang hanya meliputi biaya hidup dan tempat tinggal, serta beasiswa yang mencakup seluruh uang kuliah, biaya hidup, dan tempat tinggal.

Selain itu, ada juga Endeavour Postgraduate Scholarships. Beasiswa ini ditawarkan untuk jenjang master atau PhD untuk masa kuliah 2 hingga 4 tahun.

Selain beasiswa-beasiswa tersebut, masih banyak beasiswa lainnya seperti dari pemerintah Belanda dan Perancis.

Pinjaman Pendidikan

Selain dengan berburu beasiswa, opsi pendanaan lainnya untuk kuliah bisa melalui pinjaman pendidikan. Umumnya, pinjaman ini memiliki bunga pinjaman yang cenderung rendah dan bertenor panjang.

Produk pinjaman ini memungkinkan kamu bisa mendapatkan dana untuk melanjutkan pendidikan tanpa mengagunkan aset ataupun barang berharga.

Melalui kredit pendidikan, mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 juga bisa mendapatkan dana secara cepat dan plafon yang sesuai dengan penghasilan tetap.

Persyaratan umum untuk mengajukan kredit pendidikan antara lain Warga Negara Indonesia, tercatat sebagai nasabah di bank tertentu, dan memiliki riwayat pembayaran angsuran yang lancar.

Plafon kredit yang disediakan dari bank mulai dari Rp75 juta hingga Rp250 juta. Sementara untuk pinjaman dari lembaga finansial non bank plafonnya berbeda-beda. Kemudian, untuk suku bunga yang disediakan oleh perbankan mulai dari 0,65%-0,72% per bulan hingga 6,5% per tahun.

Persiapan Dokumen

Untuk mengajukan pinjaman pendidikan, kamu perlu mempersiapkan beberapa dokumen yang dibutuhkan seperti

  • Fotokopi identitas diri
  • Kartu Keluarga
  • Slip gaji
  • SK Pegawai
  • Surat Kuasa potong gaj
  • Surat rekomendasi tempat bekerja dan universitas
  • Serta riwayat pembayaran kredit yang lancar

Selain itu, ada juga lembaga keuangan yang mengharuskan kamu menjadi debitur selama 1 atau 2 tahun di lembaga tersebut.

Akan tetapi, bank yang menyediakan fasilitas pinjaman untuk dana pendidikan tidak banyak. Sehingga apabila ingin mengajukan, kamu perlu memastikan tersedianya fasilitas tersebut di kantor cabang bank.

Beberapa bank yang menyediakan fasilitas kredit pendidikan antara lain Bank Rakyat Indonesia dan Bank Tabungan Negara.

Sebagai contoh, BRI memiliki produk Briguna Flexi Pendidikan untuk mahasiswa S2 dan S3 di seluruh Indonesia untuk merespon imbauan Presiden agar perbankan menyediakan pinjaman kepada mahasiswa.

BRI memberikan pinjaman selama mahasiswa berkuliah hingga maksimal 10 tahun. Sementara itu, untuk memudahkan mahasiswa, BRI juga membolehkan mahasiswa membayar bunganya saja selama jangka waktu kuliah sekitar 3-4 tahun sementara pokok pinjaman bisa dibayar setelah lulus kuliah hingga maksimal 10 tahun untuk S3 dan 6 tahun untuk S2.

Plafon yang disediakan untuk pendidikan S2 sekitar Rp70 juta dan untuk S3 sebesar Rp150 juta dengan bunga per bulannya 0,65%.

Meskipun untuk melanjutkan kuliah bisa menggunakan kredit pendidikan, namun pastikan kredit tersebut tidak mengganggu pengeluaran ataupun kondisi keuanganmu ke depannya, terlebih lagi setelah lulus kuliah nantinya.

Bekerja sambil kuliah

Opsi sumber pendanaan untuk melanjutkan kuliah S2 lainnya adalah dengan bekerja sambil kuliah. Maka kamu tidak dibebani dengan hutang untuk biaya pendidikan. Namun, opsi ini cukup berat dilakukan. Karena perlu bisa mengatur waktu antara jadwal kuliah yang padat dan juga jadwal pekerjaan.

Banyak yang telah melakukan opsi ini. Akan tetapi, ada banyak juga yang gagal karena kuliah dan bekerja menuntut fokus dan prioritas yang sama.

Akan sangat disayangkan kalau kuliah yang dilakukan berhenti di tengah jalan karena beratnya beban kuliah sehingga mimpi kuliah S2 harus terkubur. Oleh karena itu, kemampuan mengelola waktu sangat diperlukan.

Walaupun berat, apabila kamu sudah bertekad, maka kemungkinan besar bisa berhasil dan menuai hasil manis di akhir perjuangan nantinya. Kamu juga akan semakin semangat bekerja agar bisa membayar biaya pendidikan. Lebih baik juga uang hasil bekerja dihabiskan untuk kuliah daripada dihabiskan untuk pengeluaran yang tidak jelas dan tidak berguna.

(Baca Juga: Serba-Serbi Cara Menjadi Digital Marketer yang Sukses)

Hasrat untuk menggunakan penghasilan demi kesenangan pribadi memang wajar sebagai bentuk menghargai hasil kerja keras yang dilakukan. Namun, tidak ada salahnya belajar bergaya hidup yang tidak lebih besar pasak daripada tiang dengan menggunakan penghasilan seperlunya dan untuk hal yang berguna seperti kuliah.

Ada baiknya juga untuk menanyakan kepada pihak kampus apakah ada keringanan cara pembayaran. Lalu carilah jadwal yang sesuai dengan jadwal pekerjaan kamu juga agar dua kegiatan tersebut bisa berjalan seiringan.

Melanjutkan pendidikan memang merupakan suatu kegiatan yang positif dan berguna untuk kelangsungan hidup dan karir kedepannya.

Oleh karena itu, selama ada keinginan, pasti ada jalan keluarnya, termasuk masalah pembiayaan untuk kuliah pasti dapat diselesaikan selama memiliki niat dan tekad yang kuat.

Untuk pengajuan pinjaman pendidikan yang terpercaya, segera ajukan hanya di CekAja!

Tentang Penulis

Teti Purwanti

Ibu penuh waktu. Penulis setengah waktu. Jurnalis di sisa waktu.