Program Pemulihan Ekonomi Nasional 2020, Dukung UMKM di Masa Pandemi

Seperti yang diketahui, bahwa pandemi Covid-19 saat ini, sangat mempengaruhi banyak bidang, salah satunya ekonomi. Namun, dengan adanya Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Indonesia bisa perlahan bangkit, dari keterpurukan perekonomian.

Apa Itu Program Pemulihan Ekonomi Nasional?

Dilansir dari laman resmi kemenkeu.go.id, Program Pemulihan Ekonomi Nasional PP 23/2020 merupakan salah satu rangkaian kegiatan, yang dilakukan pemerintah untuk mengurangi dampak Covid-19, terhadap perekonomian.

Pasalnya, Indonesia sendiri sedang mengalami masalah, di mana penanganan kesehatan sedang gencar-gencarnya, namun di sini lain Pemerintah juga tak ingin perekonomian ambruk.

Maka dari itu, selain krisis kesehatan, di sini pemerintah bantu bangkitkan perekonomian negara, dengan beriringan menjalankan program PEN.

Adapun program PEN ini, sebagai bentuk respon atas penurunan aktivitas masyarakat yang berdampak pada ekonomi, khususnya pada sektor informal atau UMKM.

(Baca Juga: 5 Pilihan Pinjaman Online Jika BLT UMKM Rp2,4 Juta Tak Cair)

Tujuan Program Pemulihan Ekonomi Nasional

Pandemi Covid-19 membuat banyak kegiatan tertunda, bahkan terhenti, termasuk perekonomian di seluruh negara.

Nah, program ini dilakukan Indonesia tentu memiliki tujuan. Adapun tujuan utama dari Program PEN ini adalah melindungi, mempertahankan, dan meningkatkan kemampuan ekonomi para pelaku usaha, dalam menjalankan bisnisnya, selama pandemi Covid-19.

Banyak Bisnis Besar Hingga Kecil Tutup

Perusahaan besar yang sudah berdiri lama saja, bisa bangkrut akibat pandemi, apalagi yang kecil?

Pasalnya, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung ekonomi Indonesia.

Di masa pandemi Covid-19 seperti ini, banyak UMKM yang keok dna terpaksa tutup. Namun, beberapa di antaranya masih mampu bertahan dan dengan cepat beradaptasi kembali, pada kondisi sulit.

Tidak mudah untuk para pelaku UMKM bertahan di kondisi seperti ini. Sebut saja ketika Pembatasan Sosial Berskala Besar di terapkan, yang membuat kegiatan jual-beli menurun drastis.

Bahkan, kini hanya ada sekitar 63 persen, UMKM yang beroperasi secara terbatas. UMKM yang bisa kembali normal, mungkin sangat kecil, sekitar 1 persen saja.

Program-program PEN Penyelamat UMKM

Di tahun ini, sekiranya ada beberapa Program Pemulihan Ekonomi Nasional, yang secara kumulatif berjalan.

Adapun, ada empat klaster yang menjadi fokus Satgas PEN, yaitu sektor perlindungan sosial, UMKM, Kementerian/Lembaga dan Pemda (K/L/D), serta pembiayaan korporasi yang mencapai realisasi Rp277,68 Triliun pada minggu pertama kuartal IV 2020 lalu.

Dari keempat program tersebut, yang paling signifikan terjadi di sektor UMKM, adalah Program Bantuan Presiden (Banpres) Produktif Usaha Mikro.

Di tahap awal program tersebut, setidaknya sudah terserap bagi 9,1 juta pelaku usaha mikro. Adapun, bentuk program Banpres ini, adalah berupa dana hibah sebesar Rp24 juta, kepada para pelaku usaha mikro dan kecil, yang lolos tahap seleksi.

Tidak semua pelaku UMKM mendapatkan bantuan program Banpres, karena program PEN yang dijalankan pemerintah ini, mayoritas penerimanya adalah para pelaku UMKM yang omsetnya turun 50 persen.

Selain itu, pelaku usaha yang mendapatkan bantuan subsidi bunga, merupakan usaha dengan omzet yang stabil, atau bahkan berkembang di masa pandemi seperti ini.

Dari Mana Asal Dana Program Pemulihan Ekonomi Nasional 2020?

Bisa mendukung banyak UMKM yang terkena dampak pandemi Covid-19, dari mana asal dana Program Pemulihan Ekonomi Nasional 2020?

  • Belanja Negara

Antara lain untuk Subsidi Bunga UMKM melalui lembaga keuangan

  • Penempatan Dana

Untuk perbankan yang terdampak restrukturisasi

  • Penjaminan

Untuk kredit modal kerja

  • Penyertaan Modal Negara

Untuk BUMN yang permodalannya terdampak dan penugasan khusus

  • Investasi Pemerintah

Untuk modal kerja

Stimulus Kredit UMKM

Rp34,15 T

Subsidi bunga untuk 60,66 juta rekening penerima bantuan

Terdiri dari:

Rp27,26 T

Melalui BPR, Perbankan, dan Perusahaan Pembiayaan

  • Untuk Usaha Mikro & Kecil

Penundaan angsuran & subsidi bunga 6% selama 3 bulan pertama dan 3% selama 3 bulan berikutnya.

  • Untuk Usaha Menengah

Penundaan angsuran & subsidi bunga 6% selama 3 bukan pertama dan 2% selama 3 bulan berikutnya.

Rp6,40 T

Melalui KUR, UMi, Mekaar, dan Pegadaian

  • Penundaan cicilan pokok dan subsidi bunga selama 6 bulan

Rp0,49 T

melalui online, koperasi, Petani, LPDB, LPMUKP, UMKM Pemda

  • Subsidi bunga 6% selama 6 bulan

Program Pemulihan Ekonomi Nasional 2020 Diperpanjang Hingga 2021

Tidak berhenti di 2020, kabarnya Program PEN ini akan diperpanjang hingga 2021, khususnya pada program perlindungan sosial, untuk masyarakat miskin dan rentan miskin.

Tidak hanya untuk perlindungan sosial, program dukungan terhadap UMKM juga akan digenjot, di tahun 2021.

Pasalnya, pandemi Covid-19 belum juga memperlihatkan tanda-tanda usai, sedangkan kemiskinan hingga pengangguran terus meningkat.

Dilansir dari laman kompas.com, dengan adanya perpanjangan program PEN hingga 2021, Kemenkeu sendiri memperkirakan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), masih di atas 3 persen.

Sementara defisit APBN di masa Covid-19 bisa mencapai 6,43 persen. Namun, di tahun selanjutnya, pemerintah mungkin akan berkomitmen untuk kembali menjaga defisit di bawah 3 persen.

(Baca Juga: 6 Jenis Usaha yang Tumbuh Pesat Saat Pandemi)

Bagaimana? Apakah kamu termasuk pelaku UMKM yang membutuhkan bantuan Banpres?

Jika kamu merupakan pelaku UMKM yang membutuhkan Banpres, namun tidak masuk dalam kategori atau segmen yang ditargetkan, tidak perlu khawatir.

Karena, masih ada banyak jalan untuk mendapatkan dana bantuan usaha, yang bersifat darurat.

Salah satunya dari pinjaman dana tunai cepat, yang bisa kamu ajukan dengan mudah dan praktis, melalui CekAja.com.

Dapatkan Dana Tambahan Usaha hanya di CekAja.com!

Untuk masalah modal usaha, kamu bisa serahkan semuanya ke CekAja.com, yang akan membantumu memilihkan produk pinjaman dana modal usaha, yang tepat sampai dapat!

Jadi, jika kamu tidak beruntung mendapatkan bantuan, kamu bisa mengajukan pinjaman di berbagai aplikasi pinjaman online terpercaya, melalui CekAja.com.

CekAja.com akan merekomendasikan jenis produk pinjaman dana, sesuai dengan profil kamu. Mulai dari pendapatan per bulan, kebutuhan usaha, hingga kemampuan finansial kamu.

CekAja.com menawarkan banyak produk pinjaman dana, untuk modal usaha, dari berbagai perusahaan p2p lending, yang aman dan terpercaya.

Sebut saja seperti Julo, Kredivo, hingga Uang Teman. Jadi, tunggu apalagi? Segera ajukan pinjaman dana untuk modal usaha, hanya di CekAja.com!