Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

4 menit waktu bacaan

Puasa, Harga Bahan Pokok Naik? Hadapi dengan Cara Ini!

by Achmad Fauzi on 4 Mei, 2018

belanja ramadan_kartu kredit-CekAja.com

Tak lama lagi bulan puasa atau Ramadan akan tiba. Ramadan dan Lebaran kerap menjadi pemicu kenaikan harga bahan pokok. Bagaimana solusinya?

Pada bulan suci tersebut, semua umat muslim akan melaksanakan kewajiban berupa ibadah puasa. Puasa adalah kegiatan menahan lapar dan haus dari terbit fajar hingga tenggelamnya matahari.

Namun, meski tidak makan dan minum seharian, kebutuhan makanan selama puasa biasanya semakin tinggi. Hal itu dikarenakan saat berbuka puasa, Anda cenderung ingin menyantap hidangan yang istimewa dan lengkap.

Nah, harga bahan makanan seperti beras, telur, sayuran, dan lain-lain biasanya akan mengalami kenaikan menjelang dan selama bulan Ramadan.

Memang, peningkatan harga atau inflasi pada April 2018 tercatat tidak dipengaruhi oleh harga bahan-bahan pokok yaitu hanya sebesar 0,10 persen. Akan tetapi, Anda harus mewaspadai gejolak harga-harga menjelang dan saat memasuki bulan Ramadan nanti.

Maka dari itu, Anda harus mempersiapkan segala sesuatu untuk menghadapi melambungnya harga bahan-bahan makanan dan kebutuhan. Berikut kiat-kiat untuk Anda dalam menghadapi bulan Ramadan.

Membuat daftar semua kebutuhan 

Sebelum harga-harga semua kebutuhan naik pada bulan Ramadan, alangkah baiknya Anda mempersiapkan diri. Caranya adalah dengan membuat daftar apa saja yang dibutuhkan Anda bulan Ramadan nanti.

Selain bahan makanan, Anda mungkin membutuhkan berbagai perlengkapan untuk membenahi rumah. Biasanya, menjelang lebaran, masyarakat akan membenahi rumah mulai dari hanya mengecat dinding hingga melakukan renovasi. Yuk, dari sekarang mulailah Anda membuat daftar kebutuhan.

(Baca juga: Salurkan Pembiayaan Rp294,7 Triliun, Industri Syariah Diharap Terjun ke Fintech)

Menghitung prediksi pengeluaran

Jangan lupa, setelah mendata semua kebutuhan yang Anda perlukan saat bulan Ramadan, Anda juga perlu menghitung berapa estimasi dana yang dibutuhkan. Karena, pengeluaran saat Ramadan berpotensi lebih besar dari hari-hari biasanya.

Dengan menghitung pengeluaran, Anda juga bisa melihat seberapa kuat kemampuan finansial Anda untuk menghadapi bulan Ramadan. Apalagi, jika ternyata dana Anda masih tersisa banyak, maka bisa Anda gunakan untuk hal lain yang bermanfaat seperti investasi.

Menambah stok bahan makanan dari sekarang

Setelah Anda membuat daftar semua kebutuhan rumah tangga, langkah selanjutnya Anda harus mulai menambah stok pasokan bahan makanan tertentu yang bisa tersimpan dalam waktu lama. Karena, kebutuhan makanan dan minuman pada bulan Ramadan akan semakin meningkat dibandingkan bulan-bulan biasanya.

Sebaiknya, lakukan hal sebelum harga bahan makanan meroket naik agar dompet Anda tidak terkuras. Nah, dengan banyaknya stok bahan makanan, Anda akan berhemat karena terhindar dari kenaikan harga selama bulan puasa.

Mengatur jadwal buka bersama

Mengatur jadwal buka bersama (bukber) juga merupakan hal penting. Mengapa? Karena Anda bisa mendapatkan banyak undangan bukber sekaligus. Mulai dari teman sekolah, teman kantor, teman di lingkungan rumah, sampai teman di forum akan mengadakan bukber.

Nah, usahakan Anda untuk tidak mengambil semua kegiatan bukber tersebut. Karena, jika Anda mengikuti terlalu banyak kegiatan bukber, pengeluaran Anda akan membengkak. Ingat, setiap kegiatan bukber tentu akan mengeluarkan dana.

Dengan begitu, Anda harus memilah bukber mana yang harus didatangi dan mana yang tidak, tujuannya agar Anda bisa mengatur pengeluaran di bulan Ramadan. Apalagi jika Anda sudah menambah stok bahan makanan di rumah, seharusnya Anda bisa meluangkan berbuka puasa bersama keluarga Anda.

(Baca juga: THR PNS Makin Besar? Cek Cara Cerdik untuk Mengelolanya!)

Sisihkan uang untuk investasi

Setelah Anda mengikuti langkah di atas dan telah merasakan bahwa sebenarnya Anda bisa berhemat, jangan berpikir uang yang tersisa harus digunakan untuk membeli kepentingan pribadi seperti gadget. Anda harusnya berpikir ke depan yakni dengan menggunakan uang tersebut untuk berinvestasi.

Yakinlah, dengan berinvestasi Anda dapat merasakan manfaat lebih dan uang Anda juga akan bertambah. Apalagi kini, Anda bisa berinvestasi semudah membalikan telapak tangan alias gampang. Ya, kini Anda bisa berinvestasi secara online di layar kaca komputer dan handphone Anda.

E-commerce finansial nomor satu CekAja.com memberikan kemudahan bagi Anda untuk berinvestasi. Anda bisa memilih berbagai pilihan jenis investasi secara online. Yuk cek!

Tentang Penulis

Jurnalis yang hampir menjadi pemain bola internasional.