Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Punya Rumah Dekat Kantor, Lebih Untung atau Rugi?

by Ariesta on 22 Februari, 2016

beli rumah - CekAja.com

Kelihatannya mudah, tapi ternyata punya rumah di dekat kantor tidak selalu menguntungkan. Kenapa? Banyak alasan yang bisa dijadikan pertimbangan.

Kemacetan memang menjadi masalah klasik setiap kota besar. Apalagi untuk kamu yang tinggal di Bogor, Depok, Tangerang, atau Bekasi tapi harus bolak-balik Jakarta karena berkantor di sana. Arus lalu lintas Jakarta yang sulit diprediksi membuat kamu harus pergi sepagi mungkin supaya tidak terjebak kemacetan. Pasti akan lebih mudah kalau kantor berlokasi di dekat rumah.

Membidik lokasi secara teliti pada saat akan membangun atau membeli rumah memang sangat penting. Jangan sampai, kamu kecolongan dan pada akhirnya merugi. Lokasi selain dapat menentukan syarat sukses berinvestasi properti, juga menjadi penentu kualitas hidup si penghuni rumah itu sendiri.

Jadi jangan langsung membayangkan yang enak-enak dulu, punya rumah di dekat kantor tidak selalu menguntungkan kok. Percuma kalau kamu mendapatkan rumah  di lokasi strategis, tapi lingkungannya tidak sehat. Dengan estimasi letak kantor di Jakarta, kamu yang berniat mencicil rumah dekat kantor, pertimbangkan dulu untung dan rugi berikut ini.

Kerugian:

Bising

Untuk kamu yang sangat menyukai ketenangan, nampaknya tinggal di pusat kota bukanlah ide bagus. Banyaknya volume kendaraan menyebabkan suara bising. Terutama kalau kantor kamu berwujud pabrik, suara mesin yang berlangsung hingga 24 jam membuat tidurmu tidak nyenyak sehingga kualitas hidup pun menurun.

Kualitas air buruk

Masalah klasik lainnya yang terjadi di kota besar adalah airnya yang tidak segar. Di dekat lokasi-lokasi industri, malahan air biasanya keruh dan bau karena pabrik menyedot air dalam jumlah besar. Untuk mengetes kondisi air, coba sambangi pemukiman di dekat lokasi hunian atau tempat komersial seperti rumah makan. Setelah selesai makan, cobalah berkumur. Jika air terlihat keruh, berbau, dan memiliki rasa, sebaiknya kamu pertimbangkan kembali keinginan untuk tinggal di daerah tersebut.

Polusi

Kualitas udara yang baik berpengaruh pada kualitas kesehatan jangka panjang. Sudah bukan rahasia lagi kalau polusi di Jakarta pada khususnya berada di atas ambang normal. Lebih parah lagi kalau kantor kamu berada di kawasan industri karena pabrik membuang gas sisa hasil produksi melalui cerobong asap.

(Baca juga: Tips Agar Tidak Tertipu Saat Beli Rumah Baru)

Kehidupan pribadi dan pekerjaan tercampur

Bayangkan kalau rumah kamu hanya berjarak satu kilometer dari kantor, bos kemungkinan besar akan memanggilmu ketika ada pekerjaan darurat yang butuh diselesaikan. Daripada memanggil karyawan lain yang rumahnya di Bogor, Depok, Tangerang, atau Bekasi, nama kamu pasti menjadi kandidat utama karena rumah dan kantor bisa ditempuh berjalan kaki. Sedang enak-enaknya nonton Tv, eh disuruh ke kantor. Siapkah kalau kehidupan pribadi dan pekerjaan tercampur?

Keuntungan:

Hemat waktu

Jarak rumah dan kantor yang bisa ditempuh berjalan kaki atau sepuluh menit berkendara jelas sangat menghemat waktu. Artinya, tidak ada acara dimarahi bos karena terlambat. Alasan macet yang sudah basi, gangguan sinyal kereta, busway tiba-tiba mogok, tidak ada di kamusmu. Karena sering datang tepat waktu, kamu pun jadi punya nilai plus di mata bos. Jika begini, peluang untuk naik gaji dan naik jabatan pun terbuka lebar!

Asyiknya lagi, kamu tidak perlu berangkat saat matahari belum terbit dan pulang setelah matahari terbenam. Karena bebas macet, kamu juga bebas stres dan punya lebih banyak waktu luang. Jika harus lembur pun, kamu tidak sampai di rumah terlalu larut.

(Baca juga: Usaha Sampingan Terbaik di 2016)

Hemat uang transportasi

Sebagai contoh, rumahmu berlokasi di Bogor sedangkan kantor di Jakarta. Untuk menuju stasiun, kamu harus naik angkutan umum. Kalau memakai kendaraan sendiri, kamu harus membayar bensin dan uang parkir. Dan kalau setelah turun di stasiun tujuan, kamu harus menyambung dengan busway/kopaja/metromini/angkot, pastinya bertambah lagi ongkos yang dikeluarkan. Selain menguras uang, perjalanan juga panjang dan melelahkan.

Tapu kalau rumah dekat dengan kantor, kamu tidak perlu mengeluarkan ongkos banyak. Sebaliknya jatah unag transportasi bisa digunakan untuk menabung atau investasi.

Akses mudah

Punya rumah dan kantor di pusat kota pastinya memudahkan kamu kalau mau pergi ke mana-mana. Apalagi jika terletak di dekat tol atau pusat berbelanjaan, kamu tidak akan kehabisan hiburan dan bisa ke luar kota dengan mudah.

(Baca juga: Punya Bos Menyebalkan di Kantor? Ini yang Mesti Dilakukan)

Bisa memantau anak setiap saat

Untuk karyawan wanita yang memiliki anak kecil bisa lebih mudah memantau si buah hati. Tidak perlu berberat hati meninggalkan anak dan baru menemuinya di malam hari karena saat istirahat pun bisa pulang ke rumah. Waktu bersama keluarga pun jadi lebih banyak dan kewajiban sebagai ibu rumah tangga tidak terbengkalai.

Tentang Penulis

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami