Rencana Bisnis dari Glenn Fredly, Proyek, Hingga Penyebab Kematiannya

5 min. membaca Oleh Kyla Damasha on

Rencana bisnis dari Glenn Fredly sepanjang karirnya di dunia hiburan Tanah Air memang beraneka ragam. Namun, sebagian rencananya tersebut mungkin harus bisa mulai diikhlaskan. Pasalnya, pada tanggal 8 April 2020 kemarin, seluruh masyarakat Indonesia dikejutkan oleh berita duka.

renca bisnis glenn fredly

Sang pemilik suara emas banggaan Indonesia, Glenn Fredly, dinyatakan telah meninggal dunia pada pukul 17.00 WIB di Rumah Sakit Setia Mitra, Jakarta. Meninggal pada usia 44 tahun, nyatanya ada beberapa rencana bisnis Glenn Fredly yang belum sempat terselesaikan.

Banyak masyarakat yang mengenal sosok Glenn sebagai musisi Indonesia dengan sederet prestasi dan karyanya yang legendaris. Tetapi di balik itu semua, pria bersuara emas itu juga mengelola beberapa bisnis serta rencana-rencana di tahun 2020.

Berikut bisnis yang telah berjalan maupun rencana bisnis Glenn Fredly di tahun 2020, apa sajakah itu?

Rencana Bisnis dari Glenn Fredly

1. Choco Beta

Rencana bisnis dari Glenn Fredly yang pertama adalah Choco Beta yang merupakan bisnis kuliner kue. Dilansir dari Kumparan.com, ketertarikan Glenn Fredly akan membangun usaha bisnis adalah ketika ia terlibat di dalam usaha Filosofi Kopi bersama Rio Dewanto dan Chicco Jerikho.

Melihat bahwa bisnis kopi di Indonesia memiliki prospek yang cukup menjanjikan, maka Glenn pun berpikir bahwa potensi bisnis kuliner juga sangat baik untuk dijalankan. Nah, salah satunya adalah coklat, dimana merupakan potensi lokal dari Indonesia.

Tak hanya menyumbang nama semata, mantan suami Dewi Sandra ini juga memiliki peran yang cukup besar di dalam bisnis kulinernya itu sendiri, seperti berkontribusi dalam pemilihan komoditi, cokelat, hingga permodalan.

Sementara itu, pemilihan nama ‘Choco Beta’ itu sendiri tidak hadir tanpa alasan lho. Kata ‘Beta’ digunakan Glenn sebagai bentuk representasi kota kelahirannya, yaitu Ambon. Selain itu, ‘Beta’ juga digunakan karena dianggap mudah diingat oleh masyarakat sekaligus menunjukan kearifan lokal Indonesia.

Hingga saat ini, rencana bisnis dari Glenn Fredly bernama Choco Beta masih berjalan secara online dengan menjual deretan menu dengan cokelat sebagai bahan pokoknya, mulai dari kue hingga aneka ragam minuman lezat.

2. Rumah Lestari

Rencana bisnis dari Glenn Fredly selanjutnya adalah Rumah Lestari yang juga merupakan bisnis kuliner. Namun, kali ini ia tidak bekerja sendiri melainkan bersama anggota grup Trio Lestari lainnya, Tompi dan Sandy Sandoro.

Bagi yang belum tahu, Trio Lestari merupakan grup musik yang beranggotakan Glenn Fredly, Tompi, dan Sandy Sandoro yang sudah aktif menciptakan berbagai karya yang dapat diperdengarkan oleh seluruh masyarakat Indonesia sejak tahun 2013.

Nah, bersama grupnya inilah Glenn mendirikan tempat makan yang terletak di M Bloc Space, tempat berkumpulnya para anak-anak muda Jakarta. Beralamat di Jalan Sultan Hasanuddin nomor 37 H, Melawai, Kebayoran Baru, Rumah Lestari tidak hanya menghidangkan berbagai menu khas Indonesia yang lezat nan menggiurkan, melainkan juga menghadirkan acara live music hiburan, mulai dari Jazz, Blues, hingga Funk.

(Baca Juga: Pendapatan Musisi dari Aplikasi Musik, Apakah Sebanyak Album Fisik?)

3. Bisnis Kuliner di Jerman

Dilansir dari Tempo.co, pada bulan November tahun 2019 lalu, Glenn sempat menuturkan bahwa ia dan grup Trio Lestari berencana untuk membuka restoran di Jerman. Namun, menu makanan yang dibawa ialah berbagai Santapan nusantara sekaligus memperkenalkan makanan khas Indonesia ke masyarakat asing.

Melihat bahwa ia telah berpulang terlebih dahulu, sepertinya rencana bisnis dari Glenn Fredly satu ini menjadi salah satu rencana yang belum sempat ia jalani. Selamat jalan Glenn Fredly!

Proyek Glenn Fredly yang Belum Sempat Terealisasikan

Selain rencana bisnis Glenn Fredly yang belum sempat terealisasikan, nyatanya Glenn juga meninggalkan beberapa proyek yang sebenarnya sempat ia rencanakan di tahun 2020 ini. Nah, beberapa proyek yang belum sempat terealisasikan adalah sebagaimana berikut ini:

·   Merilis Album ‘Romansa ke Masa Depan Volume Kedua’

Pada bulan November 2019 lalu, Glenn sempat merilis album berjudul ‘Romansa ke Masa Depan Volume Pertama’. Album yang berisikan 14 lagu dimana hampir sepenuhnya merupakan karya baru dan segar, Glenn juga menggandeng beberapa musisi Tanah Air untuk berkolaborasi, seperti Tantowi Yahya dan Ariel Tatum.

Namun, rencananya Glenn akan kembali merilis album lanjutan yang diberi nama ‘Romansa ke Masa Depan Volume Kedua’ pada bulan Agustus mendatang dalam rangka penyambutan 25 tahun perjalanan karirnya di dunia musik Indonesia.

·   Konser di Sumba, Jayapura, dan Ambon

Selain merilis album, sebagai perayaan 25 tahunnya berkarir di dunia musik Tanah Air, Glenn juga sempat berencana dan mempersiapkan konsernya di tiga kota yang berbeda, yaitu Sumba, Jayapura, dan Ambon, sebagai persembahan untuk para penggemar setianya.

Konser pertama akan diselenggarakan di Sumba, Nusa Tenggara Timur. Sementara konser kedua di Jayapura, Papua, dan konser ketiga akan diadakan di Ambon. Direncanakan bahwa konser ini juga akan diadakan di tahun 2020 ini.

·   Tampil di Konser Dewi Persik

Rupanya, Glenn juga memiliki rencana untuk turut tampil di konser Dewi Persik pada bulan Agustus mendatang. Berita ini ternyata diungkapkan melalui akun Instagram rekan duetnya dalam lagu Hikayat Cinta itu di unggahannya pada Rabu malam.

Penyebab Meninggalnya Glenn Fredly

Hidup ini memang penuh dengan misteri yang tidak kita ketahui, termasuk waktu dimana kita akan berpulang. Diungkapkan oleh rekannya di dunia musik, Tompi, Glenn dinyatakan meninggal pada hari Rabu, 8 April 2020 pada pukul 18.00 WIB dikarenakan penyakit meningitis yang merenggut tubuhnya.

Bagi yang belum tahu, penyakit meningitis itu sendiri merupakan penyakit radang otak yang menyebabkan pembengkakan pada meninges, yakni membran yang membungkus otak dan tulang belakang.

Di dalam beberapa kasus, meningitis yang disebabkan oleh bakteri bisa berkembang dengan begitu cepatnya hingga meninggalkan komplikasi. Tetapi, dengan diagnosa yang cepat, penyakit meningitis ini dapat diobati dan memiliki peluang besar untuk sembuh bagi penderitanya.

Virus dan bakteri merupakan dua penyebab utama dari penyakit meningitis. Namun, pengobatan dan infeksi jamur juga bisa membuat seseorang terkena penyakit radang otak ini. Bagi yang belum tahu, inilah beberapa penyebab yang menyebabkan meninggalnya sang musisi bersuara emas, Glenn Fredly, sebagaimana yang dilansir oleh Tempo.co, yaitu:

·   Meningitis Virus

Di dalam sebagian besar kasus, meningitis biasanya disebabkan oleh virus yang membuat sang penderita mengalami gejala seperti meriang, diare, demam, hingga flu. Namun, virus meningitis ini sering kali dianggap tidak serius karena gejalanya yang mirip dengan flu pada umumnya.

·   Meningitis Bakteri

Selanjutnya, meningitis juga bisa disebabkan oleh bakteri. Walaupun kondisi ini terbilang cukup langka, nyatanya penyakit meningitis yang disebabkan oleh bakteri justru bisa berakibat pada kematian apabila tidak segera ditangani dengan cepat dan tepat.

Biasanya, penderita meningitis bakteri akan mengalami trauma kepala yang hebat yang disebabkan oleh infeksi telinga (otitis media) atau sinusitis.

·   Meningitis Jamur

Terakhir ada meningitis jamur yang juga tergolong sebagai kasus langka. Meningitis ini terjadi setelah infeksi jamur yang berada di dalam tubuh menyebar ke otak atau tulang belakang. Beberapa jenis jamur yang dapat menyebabkan meningitis adalah Cryptococcus, Histoplasma, Blastomyces, Coccidioides, dan Candida.

Tidak hanya itu, faktor lainnya yang dapat menyebabkan penyakit meningitis yaitu seperti mengalami cedera kepala, operasi otak, lupus, dan mengkonsumsi berbagai jenis obat-obatan yang tidak tepat.

Ingin tahu berbagai informasi terbaru mengenai lifestyle

Tentang kami

Kyla Damasha

Kyla Damasha