Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

#RIPMamba Membahana, Ini Daftar Bisnis dan Kekayaan Kobe Bryant

by Miftahul Khoer on 27 Januari, 2020

Sedari pagi jagat maya dirundung duka dengan tewasnya legenda NBA Kobe Bryant akibat kecelakaan helikopter bersama sang putri Gianna Maria-Onore Bryant. Helikopter Kobe terjatuh di kawasan Cabalasas, California, Amerika Serikat, Minggu (26/1/2020) waktu setempat. Pemain andalan klub Los Angeles (LA) Lakers itu tewas di lokasi kejadian.

Sejak kejadian tersebut, tagar #RIPMamba dan #RIPGianna membahana di media sosial. Hampir satu juta kali tagar tersebut dicuitkan pengguna media sosial Twitter saja.

Kobe dikenal dengan sejumlah prestasinya di dunia basket. Ia memutuskan pensiun dari dunia olahraga setelah musim 2015-2016 karena alasan kondisi fisik yang menurun. Kobe mengalami cidera serius pada April 2013, sejak itu dirinya terus berusaha untuk kembali ke lapangan. Nyatanya pada November 2015 Kobe justru mengumumkan akan pensiun pada akhir musim liga NBA.

“Musim ini adalah yang terakhir untuk bisa memberikan semua yang saya miliki. Hati saya bisa menahan hantaman. Pikiran saya dapat menangani kekacauan, tetapi tubuh saya tahu, sudah waktunya untuk mengucapkan selamat tinggal,” kata Kobe saat menyampaikan pensiunnya.

  • Kekayaan Kobe Bryant

Kekayaan Kobe Bryant - RIPMamba Membahana, Ini Daftar Bisnis dan Kekayaan Kobe Bryant

Kobe yang meninggal di usia 41 tahun, tercatat telah lima kali merebut cincin juara NBA dan dua kali juara Olimpiade bersama tim nasional Amerika Serikat (AS).

Majalah Forbes mencatat kekayaan pria kelahiran 23 Agustus 1978 itu sebanyak USD770 juta atau sekitar Rp10 triliun. Forbes juga menempatkan Kobe di peringkat sembilan atlet terkaya di dunia.

Kekayaan itu dikumpulkan Kobe saat ia masih menjadi pemain LA Lakers. Bahkan menjelang pensiun, Kobe meraih kumulasi gaji tertinggi di NBA sebesar USD680 juta.

(Baca juga: Helikopternya Jatuh, Ini 4 Fakta Sang Legenda Basket, Kobe Bryant)

Kobe juga mencatatkan pendapatan dari sponsor dan endorsement mulai dari Nike, Hublot, Panini, McDonald’s, Sprite, Nintendo, dan Turkish Airlines.

Selama berkarier 20 tahun, pebasket ternama itu mendapat USD280 juta setara Rp4 triliun dari perusahaan-perusahaan tersebut.

Sejak awal karier, Kobe dikenal sebagai pengguna setia produk Nike. Ia pertama kali menandatangani perjanjian dengan Nike pada tahun 2003. Pria yang berposisi sebagai Shooting Guard itu adalah salah satu dari sekelompok pemain elit NBA yang menandatangani kontrak dengan merek tersebut di tahun yang sama, termasuk LeBron James dan Carmelo Anthony.

Adapun gaji terakhirnya di LA Lakers sebelum pensiun dari dunia basket adalah sekitar USD25 juta (Rp 350 miliar) per tahun.

  • Bisnis Modal Ventura

Bisnis Modal Ventura - RIPMamba Membahana, Ini Daftar Bisnis dan Kekayaan Kobe Bryant

Selepas pensiun, Kobe beralih menjadi pebisnis dengan mendirikan perusahaan modal ventura bersama Jeff Stibel. Keduanya telah mengeluarkan dana sebesar USD100 juta untuk berinvestasi ke beberapa perusahaan.

Mereka juga berinvestasi di 15 perusahaan sejak 2013 termasuk situs media olahraga The Players Tribune, sebuah perusahaan perancang game Scopley, Alibaba Group dan lain-lain. Sekarang ini perusahaan Kobe Bryant telah memiliki penghasilan lebih dari USD2 miliar atau Rp27 triliun, dengan investasi dalam puluhan perusahaan teknologi, media, dan data.

Dikutip dari situs resmi Bryant Stibel, beberapa perusahaan startup yang menerima suntikan dana dari Bryant Stibel di antaranya AOS Art of Sport, ringDNA, vipKid, minted., legalzoom, dan DellTechnologies.

Kobe juga menghasilkan jutaan dolar dari investasinya dalam produk minuman olahraga BodyArmor, yang pada 2018 berhasil menaikkan nilai perusahaan dengan menjual sebagian sahamnya ke Coca-Cola. Reputasi Bryant sebagai atlet yang baik menjadi salah satu kunci kesuksesannya dalam merintis portofolio bisnis di industri minuman tersebut.

  • Perusahaan Media

Perusahaan Media - RIPMamba Membahana, Ini Daftar Bisnis dan Kekayaan Kobe Bryant

Pada 2016, Bryant mendirikan Granity Studios, sebuah perusahaan media yang berfokus pada penceritaan kreatif seputar olahraga. Dari perusahaan ini pula Kobe memenangkan Academy Award untuk film pendek tahun 2018 dengan judul “Dear Basketball”.

(Baca juga: 5 Daftar Situs Nonton Bola Basket NBA Gratis Terbaik)

Granity juga telah merilis satu set buku untuk orang bersama dengan autobiografi Bryant, “The Mamba Mentality: How I Play”. Black Mamba sendiri merupakan ular berbisa paling ditakuti di Afrika, yang menjadi julukan Kobe selama bermain di lapangan.

  • Akademi Olahraga Mamba

Akademi Olahraga Mamba - RIPMamba Membahana, Ini Daftar Bisnis dan Kekayaan Kobe Bryant

Bryant kemudian mendirikan Akademi Olahraga Mamba untuk memberikan pelatihan atletik dan gaya hidup sehat yang lebih luas kepada para atlet di semua tingkatan dalam sejumlah olahraga. Akademi Olahraga Mamba masih berdiri hingga kini dan terbilang cukup sukses, serta telah memberikan banyak pengajaran bagi pecinta olahraga dalam segala tingkatan.

Kobe juga telah membantu NBA dalam memperluas jumlah pemirsanya di luar Amerika Serikat, khususnya di China. Pada 2015, ia bekerja dengan Alibaba Group merilis film dokumenter bintang bola basket “Kobe Bryant’s Muse” melalui Tmall Magic Box TV di China. Alibaba juga menjual sejumlah produk bermerek Kobe di platform ritelnya.

Siapapun tentu tidak ingin mengalami kecelakaan transportasi tragis seperti yang dialami Kobe Bryant dan putri sulungnya Gianna. Semua tentu berharap bisa meninggalkan rumah dan kembali lagi ke rumah dengan selamat untuk berkumpul bersama keluarga tercinta.

Namun, yang namanya takdir tidak bisa kita tolak. Untuk bepergian antar kota maupun antar negara dengan moda transportasi udara, kita hanya bisa melindungi diri dengan asuransi perjalanan yang bisa kamu pilih dan ajukan sesuai kebutuhan lewat CekAja.com.

Widget TRV Insurance

Tentang Penulis

Miftahul Khoer

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.