Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

6 menit waktu bacaan

Ronaldo Ternyata Lebih Kaya dari 9 Pengusaha Indonesia Ini

by Miftahul Khoer on 14 September, 2018

Tak bisa dibantah, salah satu pemain sepak bola paling tajir di muka bumi ini adalah Cristiano Ronaldo. Hingga 2017, Forbes mencatat total kekayaan Ronaldo mencapai 725 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp10,7 triliun.

Pundi-pundi kekayaan pemain sepak bola asal Portugal tersebut didapat antara lain dari beberapa kontrak dengan klub, endorsement seumur hidup dengan Nike, bintang iklan beberapa produk seperti pakaian dalam, parfum, hingga membuka bisnis hotel dan restoran.

Dari jumlah kekayaan tersebut, ternyata Ronaldo mampu mengalahkan kekayaan sembilan pengusaha yang juga masuk daftar 50 besar orang terkaya di Indonesia. Siapa saja, kesembilan pengusaha Indonesia tersebut? Yuk langsung simak saja.

(Baca juga: Fakta-fakta Ronaldo, Sang Fenomena yang Memborong Saham Real Valladolid)

Edwin Soeryadjaya 720 juta dolar AS

Pengusaha asal Indonesia ini harta kekayaannya hampir sama dengan Ronaldo. Namanya Edwin Soeryadjaya. Dia adalah pemilik kerajaan bisnis di bawah nama Saratoga Capital yang menaungi beberapa perusahaan yang bergerak di sektor batu bara, infrastruktur telekomunikasi, hingga otomotif.

Salah satu perusahaan di bawah naungan Saratoga adalah PT Adaro Tbk, yang sahamnya termasuk dalam kategori blue chips di Bursa Efek Indonesia. Selain itu, ada juga perusahaan lain yakni PT Infrastruktur Menara Bersama yang juga sukses di bawah bendera Saratoga.

Sebelumnya, pada 2013, Edwin sempat menempati posisi ke-13 orang terkaya di Indonesia. Anak dari pengusaha William Soeryadjaya ini sekarang menempati urutan ke-42 orang terkaya di Indonesia.

Osbert Lyman 700 juta dolar AS

Berusia 68 tahun, tak mematahkan semangat miliarder Osbert Lyman untuk terus berkarya di bisnis yang dia geluti. Pemiliki Lyman Group ini adalah salah satu raja properti di Indonesia.

Lyman Group bersinar ketika membangun Casa Domaine, sebuah proyek mentereng di kawasan pengembangan Kota BNI, Jakarta Pusat yang terkenal dengan menara kembarnya.

Selain itu, proyek lain yang juga ambisius adalah Kota Baru Parahyangan di Bandung. Rumah mewah yang dijual di kawasan tersebut berharga miliaran rupiah. Berdasarkan data Forbes, kekayaan Lyman saat mencapai sekitar Rp10,3 triliun.

(Baca juga: Alasan Fintech Mampu Tingkatkan Inklusi Keuangan)

Kartini Muljadi 680 juta dolar AS

Forbes mencatat harta kekayaan Kartini Muljadi mencapai 680 juta dolar AS atau sekitar Rp10 triliun. Dia adalah salah satu wanita terkaya di Indonesia. Harta kekayaannya berasal dari bisnis obatan-obatannya di bawah naungan Tempo Scan.

Sebelumnya, Kartini merupakan ahli hukum yang punya nama menangani klien-klien besar. Wanita ini juga sempat mendirikan kantor notaris sendiri yang sukses. Saat ini, Kartini berada di urutan ke-44 orang terkaya di Indonesia.

Purnomo Prawiro 640 juta dolar AS

Medio 2014, Forbes sempat mengumumkan harta kekayaan bos Blue Bird, Purnomo Prawiro mencapai 1,3 miliar dolar AS atau sekitar Rp16 triliun pada saat itu. Namun, hingga 2017, kekayaannya nyungseb hingga 640 juta dolar AS atau sekitar Rp9,4 trilun untuk kurs saat ini.

Bisnis taksi nomor satu di Indonesia ini bermula ketika Purnomo menjadi sopir bisnis taksi ‘gelap’ milik orangtuanya. Perlahan tapi pasti bisnis taksinya itu semakin berkembang hingga menjadi perusahaan terbesar saat ini.

(Baca juga: 10 Negara yang Paling Sering Dikunjungi Wisatawan)

Hartono Kweefanus 540 juta dolar AS

Pengusaha satu ini merupakan bos pemilik perusahaan kue legendaris di Indonesia yakni Monde Nissin dan Khong Guan. Hartono dan keluarganya juga mengendalikan bisnisnya bukan hanya di Indonesia, melainkan juga di Filipina.

Memang, Hartono Kweefanus merupakan nama baru yang masuk di daftar orang paling tajir di Indonesia. Dia saat ini menduduki peringkat ke-46 orang terkaya di Indonesia dengan jumlah kekayaan sekitar 540 juta dolar AS atau sekitar Rp8 triliun.

Irwan Hidayat 500 juta dolar AS

Dari sekian banyak pengusaha jamu di Indonesia, Irwan Hidayat merupakan salah satu bos yang sukses membawa nama jamu lebih populer. Kepiawaian Irwan mengembangkan perusahaan membuat namanya menjadi orang terkaya ke-47 di Indonesia.

Total kekayaan Irwan menurut Forbes mencapai 500 juta dolar AS atau sekitar Rp7,4 triliun untuk kurs saat ini. Di bawah bendera Sido Muncul dengan brand Tolak Angin, kini ada beberapa jenis produk lain yang sudah diluncurkan ke pasaran.

(Baca juga: 5 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Membangun Rumah Sendiri)

Iwan Lukminto 490 juta dolar AS

Pengusaha kaya yang punya bisnis konveksi terbesar di Indonesia adalah Iwan Lukminto. Dia merupakan bos PT Sri Rezeki Isman Tbk atau Sritex yang produk-produknya sudah merambah pasar internasional.

Iwan menurut Forbes memiliki kekayaan mencapai 490 juta dolar AS atau sekitar Rp7,2 triliun. Nama Iwan melesat setelah perusahaannya melantai di bursa pada 2013. Sritex pada saat itu mengantongi dana sekitar Rp1,3 triliun dengan melepas kepemilikan sahamnya ke publik sekitar 30,12 persen. Saat ini Iwan masuk daftar orang terkaya ke-48 di Indonesia.

Santosa Handojo 460 juta dolar AS

Jangan pernah menyepelekan profesi petani atau peternak. Karena profesi keduanya bisa membuat seseorang menjadi kaya, contohnya Santosa Handojo. Bos pemilik PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk yang banyak membawahi puluhan perusahaan di sektor pertanian dan peternakan.

Japfa Comfeed yang dikelola Santosa memproduksi berbagai produk seperti pakan ternak, pembibitan ayam, sapi, pakan ikan hingga perdagangan unggas yang sudah melebarkan sayapnya ke mancanegara.

Kekayaan Santosa menurut Forbes mencapai 460 juta dolar AS atau sekitar Rp6,8 triliun. Saham perusahaan Japfa Comfeed yang dikelolanya telah dijual ke publik sekitar 41,98 persen.

(Baca  juga: INTERVIEW: Wisata Halal dan Ragam Jurus untuk Menarik Turis Indonesia ke Jepang)

The Ning King 450 juta dolar AS

Orang kaya paling bontot di Indonesia adalah The Ning King. Total kekayaannya menurut Forbes mencapai 450 juta dolar AS atau sekitar Rp6,6 triliun. Kekayaannya itu diperoleh dari berbagai perusahaan yang dikelolanya yakni PT Alam Sutera Realty Tbk, PT Argo Manunggal Group, dan bisnis-bisnis lainnya.

Di usia yang hampir 90 tahun, Ning King kini mulai mengajarkan anak-anaknya untuk melanjutkan bisnisnya tersebut. Beberapa jabatan prestisius di beberapa perusahaannya saat ini sudah diduduki oleh anak-anaknya.

Nah, itulah sembilan dari pengusaha Indonesia yang harta kekayaannya mencapai triliunan. Namun, meski kekayaanya melimpah, jumlah kekayaan mereka masih kalah dari seorang Cristiano Ronaldo.

Apalagi saat ini Ronaldo sudah bergabung dengan Juventus, klub papan atas Italia dengan bayaran kontrak sekitar 100 juta Euro atau sekitar Rp1,6 triliun. Mungkin saja harta kekayaannya akan melompat lebih tinggi dari kesembilan pengusaha Indonesia di atas.

Atau jangan-jangan sebaliknya, bisnis kesembilan pengusaha ini semakin berkembang dan mampu meningkatkan jumlah kekayaan bos-bosnya. Siapa tahu?

Tentang Penulis

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.