Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

5 menit waktu bacaan

Tips Amankan Rumah Saat Mudik dengan 6 Langkah Mudah

by Miftahul Khoer on 20 Mei, 2019

Sudahkah kamu bersiap-siap untuk mudik Lebaran? Ingat, selain menyiapkan tiket untuk pulang, ada hal-hal lain yang tak kalah penting untuk kamu perhatikan. Salah satunya adalah apakah rumah akan aman saat ditinggal mudik?

rumah aman ketika mudik _ asuransi properti - CekAja.com

Gak terasa sudah separuh bulan kita menjalani Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri pun akan segera tiba. Ini saatnya kita semua segera menyambut hari kemenangan, saling memaafkan, dan semuanya kembali ke fitri atau ke hati dan perilaku yang bersih.

Pada momen Lebaran juga kita biasa jadikan untuk ajang mudik ke kampung halaman, bersilaturahmi dengan sanak famili dan teman-teman sewaktu kecil. Pokoknya, mudik adalah tradisi yang wajib dilakukan oleh hampir sebagian besar warga muslim.

Eits, tapi jangan grasa-grusu kalau mau mudik. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat kamu mau mudik dan meninggalkan rumah. Simak tips agar rumah aman selama ditinggal mudik berikut ini. Kuy!

Cabut semua aliran listrik

Selain menghemat pengeluaran buat bayar listrik, mencabut aliran listrik yang sekiranya gak perlu harus menjadi salah satu hal yang gak boleh dilupain. Tentu saja kamu wajib mencabut kabel dari stop kontak televisi, radio, kulkas, penanak nasi, kipas angin hingga AC.

Karena kamu akan meninggalkan rumah dalam beberapa hari, maka semua peralatan elektronik di atas gak akan terpakai dan wajib dimatikan elektrifikasinya. Jangan salah, peralatan elektronik yang salurannya gak dicabut tetap menyedot penggunaan listrik lho. So, lebih baik mencabutnya ketimbang aliran listrik terus nyala, ya kan. Selain itu, mencabut saluran listrik elektronik juga bermanfaat buat menghindari potensi korsleting yang bisa membahayakan rumah dari kebakaran.

(Baca juga: Bawa Bayi Mudik dengan Mobil? Jangan Lupa Bawa Barang Ini)
Cabut regulator kompor gas

Hal yang sering dilupakan banyak penghuni rumah ketika mudik adalah mencabut regulator kompor gas. Beberapa ahli menegaskan mematikan tombol kompor gas tanpa mencabut selang regulator gas belum sepenuhnya aman. Karena bisa saja ada percikan api yang tidak diketahui bisa menyambar gas dan berpotensi menjadikan rumah kebakaran.

Dengan demikian, mencabut selang regulator gas memang wajib dilakukan oleh para penghuni rumah saat hendak mudik ke kampung halaman. Namun, sebagian orang bukannya gak sempat untuk mencabut regulator gas, hanya saja mereka kerap lupa untuk mencabutnya. Maka dari itu, mulai dari sekarang kalau perlu kamu bikin catatan pengingat bahwa kamu harus mencabut regulator gas sebelum pergi mudik.

Pastikan semua kran air ditutup

Tak sedikit para pelanggan PDAM kaget karena tagihan bulanan yang membengkak. Usut punya usut, ternyata penyebab membengkaknya tagihan karena ada kran air yang bocor atau tanpa diketahui menetes dengan volume yang kecil. Namun, sekecil-kecilnya tetesan air di kran jika tanpa diketahui selama berhari-hari bisa bikin jebol juga tagihan.

Nah, maka dari itu, periksa juga satu-satu kran PDAM di rumah kamu sebelum mudik apakah ada yang bocor dan tidak tertutup rapat atau tidak. Untuk lebih aman lagi, kamu bisa matikan saluran air PDAM di kran pusat yang ada di rumah kamu, sehingga alirannya dipastikan berhenti sejenak tanpa takut ada kebocoran air di rumah kamu.

(Baca juga: Mudik dengan Mobil, Perhatikan Hal-hal Ini Demi Keselamatan!)
Jangan biarkan rumah tampak kosong

Momen lebaran adalah waktu yang paling ditunggu-tunggu oleh para maling. Mereka biasanya mengincar rumah-rumah kosong sebagai objek aksinya. Maka jangan heran kalau selama Lebaran banyak pemberitaan tentang pencurian di rumah-rumah kosong.

Nah, tips agar rumah tidak tampak kelihatan kosong, kamu bisa mulai dengan menyalakan lampu luar di beberapa titik yang memang memerlukan cahaya ketika malam. Baiknya, pasang lampu otomatis yang bisa menyala di malam hari dan mati otomatis ketika siang hari. Selain itu, kamu juga bisa menyusun beberapa sandal di depan pintu selayaknya di rumah yang kamu tinggalkan ada penghuninya.

Pastikan semua pintu dan jendela terkunci

Hal paling penting saat meninggalkan rumah saat mudik adalah mengunci semua akses masuk seperti pintu dan jendela. Gunakan jenis kunci pintu yang bisa mempersulit akses para maling, karena biasanya maling masuk melalui pintu masuk dengan cara membongkar lubang kunci.

Selain itu, usahakan juga jendela rumah kamu memiliki besi teralis untuk mempersulit akses maling. Jika semua dirasa sudah terkunci secara aman, maka kamu bisa meninggalkan rumah untuk mudik secara aman dan nyaman tanpa khawatir memikirkan kondisi rumah kamu.

Titipkan kepada orang yang dipercaya

Tips paling ampuh agar rumah kamu aman selama ditinggal mudik adalah menitipkannya kepada orang yang bisa dipercaya. Mereka bisa saudara, tetangga atau satpam perumahan yang tentunya sudah kamu kenal baik. Namun, tetap saja kamu harus mengunci bagian-bagian tertentu rumah kamu seperti kamar utama atau ruangan yang sekiranya terdapat barang dan dokumen penting.

Jika memang rumah kamu dititipkan, biarkan mereka menjaga rumah kamu di ruang keluarga atau kamar khusus agar mereka tetap bisa nyaman saat menjaga rumah kamu selama ditinggal mudik. Jangan lupa berikan mereka bekal selama rumah kamu dititipkan. Paling tidak, kamu bisa mempersilakan mereka untuk bisa mengolah bahan makanan yang ada di rumah kamu selama ditinggal mudik.

Nah, itulah beberapa tips agar rumah aman selama kamu mudik ke kampung halaman. Untuk lebih aman lagi, kamu juga bisa melindungi rumah kamu dengan polis asuransi. Kita semua gak tahu kan apa yang akan terjadi selama kita mudik. Bisa saja rumah kita kena gempa, kebakaran, banjir, dan bencana lainnya. Nah dengan asuransi properti kamu gak perlu khawatir lagi karena bisa dapat perlindungan dari segala kerugian. Kuy akses CekAja untuk mencari tahu asuransi properti terbaik.

Tentang Penulis

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.