Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Rumah Masuk Gang Sempit tapi Berencana Beli Mobil? Pertimbangkan Hal Ini

by Ariesta on 8 November, 2016

beli mobil - CekAja.com

Dalam berbagai kondisi, mobil bisa menjadi kebutuhan penting. Misalnya kamu baru punya bayi dan memiliki mobilitas tinggi, membeli mobil sudah pasti jadi pertimbangan. Tapi bagaimana jika rumah masuk gang sempit dan tidak punya garasi untuk parkir?

Jika rumah kamu berada di permukiman dengan jalan selebar dua motor, biasanya kamu harus memarkir mobil di lapangan parkir bersama dan membayar uang parkir harian atau kemanan. Artinya kamu harus mempertimbangkan banyak hal secara matang sebelum memutuskan membeli mobil.  Apa saja biaya yang harus dipertimbangkan?

Jarak mobil agak jauh dari rumah

Salah satu keuntungan punya mobil adalah kamu tidak kehujanan saat berkendara. Namun jika harus parkir di lapangan kamu harus jalan kaki dari rumah menuju mobil dan sebaliknya. Jika saat itu hujan besar, kamu akan tetap basah meskipun sedikit. Beda jika mobilmu langsung masuk atau keluar garasi rumah. (Baca juga: 7 Hobi yang Dapat Mengurangi Stres dan Bisa dilakukan di Kantor)

Perawatan esktra

Kalau mobilmu diparkir di garasi bersama yang memiliki atapnya, kamu tidak perlu khawatir dengan kebersihan mobil. Tapi jika diparkir di lapangan umum atau tanah kosong, kamu harus mengeluarkan uang ekstra untuk perawatan. Pertama, kamu harus membeli cover mobil berkualitas agar mobil terlindungi saat hujan dan panas. Kedua, kamu jadi lebih sering mencuci mobil. Bila rumah kamu masuk gang sempit, otomatis kamu harus mengandalkan jasa cuci mobil.

Pengeluaran rutin

Jika dalam sehari kamu harus keluar Rp5.000-Rp15.000 untuk biaya parkir, dalam sebulan kamu harus merogoh kocek Rp150.000-Rp450.000. Kalau dalam sebulan kamu harus membayar cicilan mobil Rp2.000.000, berarti total yang harus kamu bayarkan adalah Rp2.150.000-Rp2.450.000. Banyak juga ya?

Keamanan

Meski sudah keluar uang untuk parkir, bagaimana dengan keamanannya? Apakah mobilmu dijaga 24 jam atau hanya sekadar numpang parkir saja? Apalagi jika kamu tinggal di daerah yang rawan kriminalitas, meninggalkan mobil tanpa pengamanan membuat perasaan tidak tenang. Mobil yang berada di garasi sendiri saja bisa hilang, apalagi jika mobil berada jauh dari pengawasan. Tidak hanya risko hilang, mobilmu juga berisiko dibaret atau dicuri onderdilnya.

Tetangga iri

Khusus untuk kamu yang memang tinggal di kawasan permukiman masyarakat ekonomi menengah ke bawah, hal satu ini jangan luput dari pertimbangan. Permukiman di wilayah gang biasanya memiliki ikatan kekeluargaan yang lebih erat daripada komplek perumahan elite. Ini artinya, tetangga lebih peduli dengan apa yang terjadi dalam hidupmu. Jangan sampai kamu dianggap sombong karena bisa punya mobil sehingga jadi bahan gosip. Jangan pula merasa lebih mampu dari mereka.

Meskipun mobil merupakan indikator sederhana bahwa taraf hidupmu naik, tetaplah rendah hati dan ramah pada tetangga. Di wilayah pemukiman gang, apa yang kamu beli turut mempengaruhi hubungan sosialmu lho. (Banyak juga: Kamu akan Terkejut Kalau Tahu Harga Asli Barang Mahal Berikut Ini)

Bermanfaat saat kondisi darurat

Bukan berarti punya mobil meski rumah di gang tidak punya manfaat positif. Mobilmu akan sangat bermanfaat saat kondisi darurat, misalnya saat ada tetangga yang hendak melahirkan dan butuh di antar ke rumah sakit secepatnya.

Mobilmu juga bisa disewakan pada tetangga, hitung-hitung meringankan biaya cicilan. Asal jangan lupa untuk membeli asuransi ya, karena jika terjadi apa-apa, biar pihak asuransi yang menyelesaikan. Kamu dan tetangga bisa tetap hidup rukun.

Butuh asuransi kendaraan yang berikan pertanggungan biaya atas segala risiko kerusakan dan kehilangan mobil? Daftar sekarang di sini

Tentang Penulis

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami