Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Sabet 4 Piala Oscar 2020, Ini 5 Fakta Seputar Film Parasite

by Anes Saputra on 11 Februari, 2020

Perhelatan penghargaan Academy Award ke-92 telah usai digelar. Ajang Piala Oscar tahun 2020 ini diselenggarakan di Dolby Theatre, Los Angeles, pada Minggu (9/2) malam waktu setempat. Tak tanggung-tanggung, film Parasite berhasil menyabet empat piala di ajang bergengsi para pelaku industri film ini.

Parasite merupakan film asal Korea Selatan yang bercerita tentang keluarga Ki Taek yang beranggotakan empat orang dengan masa depan yang suram. Kesuraman itu menipis tatkala anak sulung Ki Taek, yaitu Ki Woo, mendapat tawaran untuk menjadi guru les dari sahabatnya yang seorang mahasiswa.

Berbekal dokumen palsu dan restu dari keluarganya, Ki Woo pun mendatangi rumah keluarga Park, pemilik perusahaan IT global, untuk menjalani wawancara. Di rumah ini, Ki Woo pun bertemu dengan Yeon Kyo, nyonya muda dengan paras yang cantik. Dari sinilah rentetan cerita bermula, mulai dari sedih, menegangkan, lucu, hingga tidak terduga.

Apa yang disajikan Parasite, telah berhasil mengantarkan film ini meraih empat piala pada ajang bergengsi Piala Oscar 2020. Empat kategori yang dimenangkan oleh Parasite adalah Best Picture, Best Director, International Feature Film, dan Best Original Screenplay.

Parasite memang layak untuk menyandang predikat sebagai film terbaik. Hal itu juga tidak terlepas dari fakta-fakta yang ada di seputar film tersebut. Nah, buat kamu yang belum sempat nonton film ini, berikut 5 fakta seputar film Parasite yang perlu kamu tahu.

1. Sutradara kondang

Parasite lahir dari tangan ajaib sang sutradara Bong Joon Ho. Pria kelahiran Daegu, Korea Selatan, 14 September 1969, ini merupakan sutradara berkelas di negeri asalnya.

Dari tangan dinginnya, Bong Joon Ho telah berhasil membuat sederet film yang selalu mengundang decak kagum penonton usai menonton karyanya.

Sebelum Parasite (2019), beberapa film yang disutradarai oleh Bong Joon Ho adalah Barking Dogs Never Bite (2000), Memories of Murder (2003), The Host (2006), Mother (2009), Snowpiercer (2013), dan Okja (2017).

2. Plot yang menarik

Kehadiran film Parasite seolah mengonfirmasi apa yang menjadi ciri khas dari karya-karya Bong Joon Ho. Yap, Bong Joon Ho dikenal sebagai sutradara yang kerap menghadirkan plot twist pada film-film garapannya.

Begitu juga dengan Parasite. Bong Joon Ho seperti memindahkan realitas sosial ke dalam film terbaik Oscar 2020 ini. Hanya, alur yang disajikan dalam film dengan durasi sekitar 2 jam 12 menit ini tidak mudah ditebak oleh para penonton.

(Baca juga: Ternyata Ini yang Bikin Film ‘Parasite’ Menang Golden Globes 2020)

Banyak plot twist yang dihadirkan dalam adegan-adegan menegangkan dan mendebarkan yang disajikan Parasite. Akhir cerita pun tidak terduga. Sang sutradara seolah menyerahkan kepada penonton untuk membangun ending sesuai dengan persepsi masing-masing.

3. Relevan dengan kehidupan sehari-hari

Menonton Parasite, penonton akan terhindar dari rasa bosan. Sebab, cerita yang disajikan oleh Bong Joon Ho sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, penonton pun larut dalam rangkaian cerita Parasite.

Meski menyuguhkan komedi di awal-awal cerita, Parasite mengisahkan kesenjangan sosial yang tidak sulit untuk ditemui di kehidupan sehari-hari. Bagaimana si kaya hidup dengan segala kemewahannya, sementara si miskin makin terasing dan tertekan akibat strata sosial yang ada di masyarakat.

Jurang pemisah antara si kaya dan si miskin itu pun dijembatani oleh pertemuan sebagai akibat dari saling membutuhkan. Kisah ini dikemas secara satir dengan sangat apik oleh Bong Joon Ho. Pada akhirnya, tidak sedikit komentar yang muncul bahwa film ini layak untuk menjadi film terbaik di Academy Award tahun ini.

4. Kolaborasi sutradara dan aktor jempolan

Salah satu hal yang menarik dari Parasite adalah film ini merupakan buah dari kolaborasi sutradara Bong Joon Ho dengan aktor Song Kang Ho. Kedua insan perfilman Korea Selatan ini seolah menjadi duet maut dalam menghasilkan film berkualitas. Karena itu, tidak mengherankan apabila film-film mereka selalu ditunggu kehadirannya.

(Baca juga: Oscar 2020: Parasite Ukir Sejarah Baru, Joaquin Phoenix Menang Pertama Kalinya)

Jarang tampil di drama Korea, nama Song Kang Ho sukses melambung berkat perannya di film berjudul A Taxi Driver. Berkolaborasi dengan Bong Joon Ho, beberapa judul film pun telah mereka hasilkan, seperti Memories of MurderThe Host, dan Snowpiecer.

Saking dianggap berjodohnya mereka berdua di dunia perfilman, Bong Joon Ho sempat diisukan bakal membatalkan Parasite jika Song Kang Ho tidak mau beradu peran di dalam film tersebut.

5. Raih 3 penghargaan lain

Kemenangan film Parasite di Piala Oscar 2020 sudah diprediksi banyak orang. Bagaimana tidak, data yang dirilis Korea Film Council (KOFIC) mencatat bahwa film ini sudah ditonton oleh lebih dari 9 juta pasang mata selama 25 hari pemutarannya sejak dirilis di Korea Selatan.

Menariknya lagi, Parasite mencatatkan rekor sebagai film dengan hak siar tertinggi di Korea Selatan. Tidak hanya di Negeri Gingseng, film ini juga hadir di layar lebar di 202 negara lainnya, seperti Perancis, Polandia, Yunani, Swiss, Hungaria, Jerman, Spanyol, Amerika Serikat, Kanada, dan tentu saja Indonesia.

Film terbaik Oscar 2020 bukanlah satu-satunya penghargaan yang diraih oleh Parasite. Sebelum ajang yang satu ini, sedikitnya ada tiga penghargaan lain yang sudah disandang oleh film Parasite.

Pada ajang Golden Globes beberapa waktu lalu, film ini dinobatkan sebagai Film Berbahasa Asing Terbaik. Selain itu, Bong Joon Ho juga terpilih menjadi Sutradara Terbaik berkat film Parasite pada ajang Critics’ Choice Award.

Tidak berhenti sampai di situ, Parasite juga berhasil membawa pulang Palm d’Or setelah dinobatkan sebagai Film Terbaik 2019 pada Festival Film Cannes.

Itu dia beberapa fakta terkait dengan film terbaik Piala Oscar tahun ini. Kamu setuju atau mungkin punya pendapat lain soal film Parasite ini?

Kalau sampai sekarang kamu belum juga nonton Parasite, coba tonton filmnya di Netflix atau aplikasi film berbayar lainnya karena di bioskop sudah tidak ditayangkan lagi.

Gunakan kartu kredit Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk melakukan pembayarannya. Pilih dan ajukan kartu kredit BRI sesuai kebutuhan lewat CekAja.com ya.

Tentang Penulis

Anes Saputra

Artikulasi Sinekdoke