Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

4 menit waktu bacaan

Sakit Dulu, Asuransi Dulu : 2 Alasan Besar Anda Malas Ikut Asuransi Kesehatan

by JTO on 18 Oktober, 2014

Banyak yang setuju, termasuk Anda, sakit itu mahal! Bila demikian, apakah saat ini Anda sudah memiliki asuransi kesehatan untuk menanggung segala biaya risiko kesehatan?

Pertanyaan itu memang sudah menjadi rahasia umum apabila berbicara tentang asuransi kesehatan. Setiap orang bahkan memiliki risiko penyakit serius. Namun, kenapa masih banyak orang yang berpikir dua kali untuk membeli asuransi kesehatan atau malas untuk berasuransi? Benar saja bila Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia mengatakan bahwa dari sekitar 240 juta jiwa penduduk Indonesia, baru sekitar 18% penduduk saja yang sudah memiliki asuransi. (Baca: 196,3 Juta Penduduk Indonesia Belum Ikut Asuransi)

Ada banyak alasan yang mungkin dimiliki oleh Anda untuk tidak memiliki asuransi kesehatan. Namun, ada dua alasan besar mengapa Anda tidak mau ikut asuransi kesehatan.

Alasan 1#

“Saya Masih Muda dan Sehat Kok”

Mungkin saat ini Anda merasa masih muda dan sehat, jadi Anda berpikir belum membutuhkan asuransi. Bagi Anda yang masih lajang, Anda merasa belum memiliki tanggungan apa-apa. Atau mungkin merasa belum memerlukan asuransi karena belum memiliki anak, walau sudah menikah?

FAKTANYA! Semakin muda Anda memiliki asuransi atau mendaftar asuransi, maka premi asuransi yang perlu Anda bayar juga akan semakin ringan.

Mengapa? Sebab, penyedia asuransi menilai bahwa semakin muda umur, maka relatif semakin kecil tingkat risiko yang dimiliki. Karena itulah biaya premi yang akan dibebankan kepada Anda akan lebih murah. Dan, premi tetap di berbagai asuransi kesehatan diberlakukan sejak awal Anda mendaftar.

Contohnya adalah tabel tarif premi asuransi kesehatan Prudential berikut ini;

Tabel Asuransi Kesehatan Prudential - CekAja

Sumber tabel: www.prudential.co.id

 

Asuransi Kesehatan


Masih tidak percaya, coba saja ajukan asuransi kesehatan Anda di CekAja.com. Tidak hanya kemudahan online yang Anda dapatkan, namun Anda pun akan dimanjakan dengan konsultasi gratis yang dapat menjawab segala masalah tentang asuransi yang ingin dan sudah Anda miliki. Jangan lupa, coba tanyakan untuk #Bandingkan berapa premi yang harus Anda bayar disesuaikan dengan umur Anda saat ini.

 

Alasan 2#

“Ngapain saya buang uang untuk bayar premi”

Inilah alasan yang mungkin banyak dimiliki oleh Anda, yaitu Uang! Beberapa dari Anda mungkin masih merasa premi asuransi seperti ‘membuang uang’, karena menganggap manfaatnya tidak langsung terasa. Ketika Anda tidak sakit, maka Anda merasa hanya menyetor uang cuma-cuma kepada perusahaan asuransi.

FAKTANYA! Ketika seseorang tanpa asuransi atau jaminan sosial, penyakit berat bisa dengan mudah menjadikannya jatuh miskin dalam waktu singkat.

Sebab, berapa dana yang harus Anda keluarkan ketika tiba-tiba Anda mengalami risiko suatu penyakit dan perlu perawatan khusus rumah sakit? Apalagi Anda sudah berkeluarga dan harus menanggung biaya hidup lainnya.

Sebagai contoh, diperkirakan seorang penderita penyakit jantung harus menyiapkan uang antara Rp 75 juta hingga Rp 300 juta demi mengobati penyakitnya ternasuk operasi jantung. Selanjutnya, untuk penyakit stroke, seseorang membutuhkan dana pengobatan sebesar Rp 250 juta rupiah. Dan, penyakit kanker membutuhkan dana antara Rp 50 juta sampai Rp 150 juta. Beruntung bila Anda ternyata memiliki uang untuk menanggungnya. Tapi bila tidak, sudah pasti Anda akan langsung miskin.

(Baca juga: 4 Penyakit Serius Penyebab Kematian)

Pengertian asuransi adalah perlindungan risiko. Jadi, yang Anda dapatkan dari asuransi kesehatan adalah rasa aman, pertanggungan finansial (saat Anda perlu perawatan kesehatan), dan layanan kesehatan khusus dan cepat. Dengan asuransi kesehatan, Anda nantinya tidak perlu pusing lagi dengan berbagai biaya rumah sakit, seperti biaya rawat inap, perawatan di ruang ICU, biaya kunjungan dokter, dan lainnya.

Beruntung jika hingga akhir hayat Anda terus sehat. Namun, jika harus mengalami risiko suatu penyakit, khususnya berbagai penyakit berat yang disebutkan, maka Anda pun akan pusing dibuatnya. Jadi pilih mana, asuransi dulu atau sakit dulu?

Sebelum terlambat, ajukan sekarang juga asuransi kesehatan prudential yang sesuai untuk perlindungan Anda. Ada pula konsultasi gratis untuk segala pertanyaan yang langsung ditangani oleh ahli asuransi yang dimiliki.

 

Tentang Penulis

Penulis dan jurnalis yang menetap di tanjung laut Batavia.