Sayangi Mobilmu! Selama Kebijakan PSBB, Hindari 5 Hal Ini

3 min. membaca Oleh CekAja on

Kebijakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) yang sudah diberlakukan saat ini, membuat sebagian orang tak bebas lagi berkendara dengan mobil keluar seperti biasanya. Alhasil, roda empat kesayanganmu terpaksa harus pensiun sementara di rumah. Tapi jangan salah, mobil yang tidak kamu gunakan bukan artinya didiamkan begitu saja tanpa perawatan, justru jika seperti itu mobil kamu malah rentan terhadap kerusakan.  

Selama PSBB, Hindari 5 Hal Ini Pada Mobilmu

Perawatan mobil penting dilakukan secara berkala, sekalipun tidak dipakai. Untuk itu, jika ingin mobil kamu tetap awet dan tidak mudah rusak, kamu perlu menghindari 5 hal penting berikut ini:

1. Bensin kosong

Bensin kosong - Sayangi Mobilmu! Selama Kebijakan PSBB Hindari 5 Hal Ini

Tangki mobil terbuat dari bahan yang rentan terkena karat. Jadi jika tangki mobil kamu kosong tanpa terisi bensin dalam waktu yang cukup lama perlahan-lahan karat akan muncul. Sebab, udara di dalam tangki akan masuk lalu menguap dan terjadi kondensasi. Proses kondensasi akan terjadi ketika tangki pada cuaca dingin seperti di waktu malam hari. 

Pabrikan pun menyarankan agar mengisi bahan bakar sampai tangki terisi penuh supaya udara tidak masuk mengisi ruang kosong tersebut. Nah, mulai sekarang cek kembali mobil kamu dan usahakan bensin tetap terisi penuh walaupun mobil kamu tidak digunakan. Pada saat tangki penuh kamu juga tak perlu khawatir bensin kamu kehabisan pada saat setiap akan dipanaskan.

2. Mesin tak dipanaskan

Mesin tak dipanaskan - Sayangi Mobilmu! Selama Kebijakan PSBB Hindari 5 Hal Ini

Ketika mobil kamu dalam keadaan tak dipakai, kamu perlu memanaskan mesin secara berkala, minimal dua hari sekali. Apabila mesin dipanaskan, oli di dalam mesin pun akan menyebar melumasi bagian-bagian mesin dan mesin kamu pun akan terhindar dari karat. Dikutip dari Cars.com, memanaskan mobil secara selama 10 menit akan mengembalikan temperatur mesin ke level operasional yang normal. 

Biasanya, masalah yang timbul ketika kamu tidak sering menyalakan mobil, aki pun akan mengalami masalah dan mudah soak, jika kamu rutin memanaskannya alternator bisa mengisi daya aki kembali. Jika kamu jarang memanaskan, kondisi aki akan melemah, akibat tak adanya siklus pengisian ulang yang otomatis.  Untuk sekarang, janganlah malas untuk menyalakan mobil kamu performa mobil kamu tetap terjaga.

(Baca Juga: Pos Pengeluaran yang Perlu Dipangkas Selama Kondisi Darurat)

3. Oli kering

Oli kering - Sayangi Mobilmu! Selama Kebijakan PSBB Hindari 5 Hal Ini

Fungsi oli mobil sangat vital bagi kesehatan mobil. Maka, jangan sampai membiarkannya sampai kering. Banyak masalah yang timbul jika mobil kehabisan oli. Salah satunya, mesin akan mudah panas karena tak ada pelumas. Saat mesin menyala, tentunya sejumlah bagian jadi bergesekan karena putaran dengan tekanan yang sangat tinggi. 

Bahayanya jika oli mesin mobil kamu kering, bisa turun mesin. Perhatikan beberapa komponen seperti ring piston yang memiliki fungsi sangat vital dalam proses pembakaran. Komponen ini selalu bergesekan dengan liner silinder. Nah, oli mesin hadir untuk melindungi gesekan antara ring piston dan liner silinder tersebut. Selain itu, oli juga berfungsi untuk mengirit bahan bakar, karena oli bisa mendinginkan mesin, artinya bisa mengurangi pembakaran berlebih.

4. Mobil Kotor

Mobil Kotor - Sayangi Mobilmu! Selama Kebijakan PSBB Hindari 5 Hal Ini

Bersihkan  mobil kamu dengan melakukan steam, agar bebas dari kotoran-kotoran yang menempel di bagian-bagiannya. Hal ini juga untuk menghindari agar beberapa komponen yang di bagian mobil kamu tidak mengalami korosi akibat kotoran air hujan atau cipratan air yang bercampur lumpur. 

Hasil studi 2016  ahli mikrobiologi di Salford University, Manchester, Inggris, mengatakan bahwa mobil yang kita gunakan setiap hari memiliki tingkat bakteri tinggi, 22 kali lebih banyak dari ponsel. Oleh karena itu, rentan terhadap penyebaran penyakit. Bagian-bagian yang perlu kamu bersihkan diantaranya kursi, setir, roda kemudi, panel kontrol, tikar dan sasis. Apalagi pada saat penyebaran Covid-19 sekarang ini, virus pun bisa jadi menempel pada mobil kamu.

5. Parkir di luar rumah

Parkir di luar rumah - Sayangi Mobilmu! Selama Kebijakan PSBB Hindari 5 Hal Ini

Terakhir, hindari parkir mobil di luar rumah. Mengapa demikian? Jika tidak dimasukan ke dalam garasi, maka mobil kamu akan rentan terhadap kerusakan akibat temperatur tidak terjaga. Melansir Drivespark, memarkir mobil di dalam garasi atau di gedung membuat temperatur udara di balik kap mobil tetap stabil.

Berbeda dengan kondisi di luar rumah, suhu udara tidak terkontrol, Malah terkadang rendah dan tiba-tiba tinggi sehingga berefek buruk terhadap temperatur mobil kamu. Akibat dari mobil diparkir di luar. Air hujan, lumpur, debu, angin sampai panas matahari yang menyinari langsung bisa merusak eksterior mobil kamu. Seperti cat mobil akan cepat memudar, hingga timbul retakan-retakan di bagian tertentu seperti dashboard, jok, kaca spion akan cepat menimbulkan retakan. 

Jadi bagi yang punya mobil, hindari 5 hal di atas selama kebijakan PSBB berlangsung ya. Demi mencegah kerusakan agar performanya tetap oke dan selalu awet. Pastinya juga mengurangi pengeluaranmu untuk ke bengkel.

Dapatkan pinjaman online terpercaya dari Uang Teman untuk memenuhi segala kebutuhanmu di tengah wabah Covid-19 ini. Ajukan lebih mudah melalui CekAja.com!

(Baca Juga: Dampak Virus Corona dan Pemotongan Gaji Karyawan di Indonesia, Ini Kata Pemerintah)

Tentang kami

CekAja

CekAja