Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Sebelum Pilih KTA Atau Kredit Dengan Agunan, Simak Dulu Perbedaannya

by Surtan Siahaan on 28 Januari, 2016

modal bisnis_kredit tanpa agunan - CekAja.com

Kredit perbankan adalah salah satu fasilitas pembiayaan yang paling sering digunakan. Fasilitas ini pun dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan mulai dari keperluan konsumtif maupun keperluan produktif seperti modal usaha.

Kredit perbankan pun terdiri dari beberapa jenis. Tapi, kali ini CekAja.com hanya akan membahas dua di antaranya yakni kredit konvensional atau yang lebih dikenal dengan kredit dengan agunan dan Kredit Tanpa Agunan (KTA).

Agar lebih jelas lagi, kita akan membahas perbedaan dua jenis kredit ini dalam 4 pointer.

Limit kredit

Perbedaan limit atau batas nilai kredit antara KTA dengan kredit dengan agunan sangat mencolok. Pada KTA biasanya limit kredit jauh lebih kecil dibandingkan kredit dengan agunan.

Mari kita perbandingkan menggunakan contoh produk yang ditawarkan Bank Mandiri. Pada KTA Bank Mandiri, pinjaman bisa dimulai dari Rp 5 juta hingga maksimal Rp 500 juta. Di atas nilai tersebut, permohonan kredit tidak bisa disetujui.

Namun, pada produk kredit dengan agunan, nilai kreditnya bisa mencapai angka miliaran rupiah tergantung dari seberapa besar nilai agunan. Sepanjang nilai agunan tersebut meng-cover 120% dari nilai kredit, bank bisa mempertimbangan menyetujui permohonan nasabah.

Misalnya, kamu berniat meminjam kredit senilai Rp 500 juta dengan agunan sebuah rumah, maka harga pasaran rumah yang akan diagunkan tersebut harus mencapai minimal Rp 560 juta.

(Baca juga: Januari Adalah Waktu Paling Tepat untuk Membuat Kartu Kredit. Ini Alasannya!)

Jaminan

Sesuai dengan namanya, kredit dengan agunan membutuhkan jaminan yang akan dijadikan dasar bagi bank untuk mengabulkan permohonan kredit. Jaminan alias agunan ini pula yang menentukan besaran nilai pinjaman.

Jaminan tersebut bisa berupa sertifikat hak milik, sertifikat hak guna bangunan atau BPKB kendaraan. Lantas apa fungsi jaminan tersebut?

Jadi, ketika pembayaran cicilan kredit kamu bermasalah, bank pun akan menyita jaminan tersebut sebagai ganti pelunasan utang. Sementara, pada KTA, tidak ada aset yang dijaminkan.

Namun, jika kamu bermasalah dalam hal pembayaran cicilan kredit, bank biasanya akan mengirimkan penagih utang untuk menuntut pelunasan pembayaran.

Tenor

Tenor atau jangka waktu pelunasan pada KTA dan kredit dengan agunan juga berbeda. Pada KTA, jangka waktu pelunasan kredit biasanya lebih singkat dibandingkan pada kredit dengan agunan.

Sebagai contoh, produk kredit dengan agunan Bank Rakyat Indonesia menawarkan tenor kredit hingga 5 tahun. Bandingkan dengan batas nilai kredit yang ditawarkan KTA BCA.

Untuk nilai kredit maksimal pada KTA BCA sejumlah Rp 100 juta, jangka waktu pembayaran harus lunas dalam 36 bulan alias 3 tahun.

(Baca juga: 3 Hal Keliru dan 3 Hal Benar Dalam Membayar Tagihan Kartu Kredit)

Bunga

Suku bunga yang ditawarkan pada KTA juga selalu lebih besar dibandingkan bunga pada kredit dengan agunan.

Misalnya jika pada KTA Payroll, salah satu produk KTA Bank Mandiri, menawarkan suku bunga 0.9% per bulan atau 10.8% per tahunnya, pada kredit dengan agunan suku bunganya jauh lebih rendah.

Tentang Penulis

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami