Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Sederet Hobi Miliarder yang Membuat Mereka Makin Pintar dan Lebih Kaya

by Ariesta on 17 Februari, 2016

hobi miliarder _ investasi - CekAja.com

Setiap orang terlahir dengan kecerdasan berbeda. Kecerdasan sendiri terdiri dari delapan spektrum, yakni kecerdasan linguistik (bahasa), kecerdasan matematis atau logis, kecerdasan spasial (gambar dan ruang), kecerdasan kinetik-jasmani (olahraga), kecerdasan musik, kecerdasan interpersonal (interaksi dengan orang), kecerdasan intrapersonal (memahami diri), dan kecerdasan natural (berhubungan dengan alam).

Ini artinya, kamu yang tidak jago matematika bukan berarti bodoh. Pasti kamu memiliki tipe kecerdasan dan bakat di bidang lain. Tapi tahukah kamu, apapun tipe kecerdasan mereka, para miliarder seperti Bill Gates dan Warren Buffet punya hobi yang ternyata membuat kecerdasan mereka makin tajam. Ini dia enam hobi yang selalu dilakukan oleh miliarder untuk membuat mereka makin pintar dan kaya.

Memainkan alat musik

Bermain musik bisa meningkatkan kreativitas, kemampuan analisis, bahasa, matematika, keterampilan motorik halus, dan masih banyak lagi. Apa yang membuat aktivitas ini membuatmu makin cerdas adalah karena musik mampu memperkuat corpus callosum yang menghubungkan belahan otak dengan menciptakan koneksi-koneksi baru.

Kemampuan corpus callosum yang meningkat membuat kamu lebih kreatif, punya daya ingat lebih kuat, dan mampu memecahkan masalah lebih baik, terlepas dari berapapun usiamu.

Banyak membaca

Apapun yang kamu baca, apakah itu Harry Potter yang penuh petualangan, Sherlock Holmes yang memutar otak, atau koran di pagi hari, membaca memberikan efek manfaat yang sama. Membaca dapat mengurangi kadar stres dan membuat kamu merasa lebih baik. Membaca juga meningkatkan kecerdasan emosional dan kemampuan memecahkan masalah.

(Baca juga: Cara Miliarder untuk Mengusir Stres)

Mempelajari bahasa baru

Lupakan memecahkan teka-teki silang untuk meningkatkan memori Anda dan belajarlah bahasa asing sebagai gantinya. Penelitian telah menunjukkan bahwa orang-orang yang bilingual mampu memecahkan teka-teki lebih baik daripada orang yang hanya berbicara satu bahasa. Dengan mempelajari bahasa baru, otak lebih mampu melakukan tugas-tugas yang membebani mental seperti perencanaan dan pemecahan masalah.

Rajin berolahraga

Olahraga yang hanya dilakukan sesekali tidak cukup memberi manfaat. Olahraga harus dilakukan secara teratur baru terasa manfaatnya. Jika kamu rajin berolahraga, sel-sel di dalam tubuh akan dipenuhi BDNF, sejenis protein yang  membantu meningkat daya ingat, daya konsentrasi, dan pemahaman.

Para ahli juga mengungkap bahwa duduk terlalu lama justru berakibat sebaliknya. Duduk terlalu lama selain membuat produktivitas otak terhambat, juga mengundang banyak penyakit seperti serangan jantung, struk, sampai kematian tiba-tiba.

(Baca juga: Empat Kebiasaan Buruk Saat Berolahraga yang Bisa Bikin Masa Pensiun Rentan Penyakit)

Rajin mengasah otak

Sudoku, puzzle, teka-teki silang, video games, permainan kartu, dan kegiatan serupa ternyata sangat bermanfaat dalam meningkatkan neuroplastisitas. Ini mencakup berbagai perubahan jalur saraf dan sinapsis yang pada dasarnya meningkatkan kemampuan otak untuk menata kembali dirinya sendiri.

Ketika sel-sel saraf mampu merespons dengan cara berbeda, hal ini memungkinkan kamu untuk melihat dari sudut pandang yang berbeda. Selain itu, orang dengan neuroplastisitas tinggi tidak mudah merasa cemas, depresi, dan mampu menghapal serta belajar lebih cepat. Yuk, jangan malas mengasah otak!

Melakukan meditasi

Pada tahun 1992, Dalai Lama mengundang ilmuwan Richard David untuk mempelajari gelombang otaknya saat sedang melakukan meditasi. Hasil penelitian tersebut kemudian dipublikasikan dalam Wall Street Jurnal dan dipresentasikan dalam ajang Proceedings of the National Academy of Sciences tahun 2004.

Hasilnya, orang yang terlatih bermeditasi mampu mengontrol gelombang otak dan merasakan apa yang dirasakan kapanpun ia menginginkannya. Sederhananya, saat kamu deg-degan menghadapi wawancara kerja, kamu bisa mengontrol emosi tersebat dan menggantinya dengan emosi gembira.

(Baca juga: Jika Menganggap Miliarder Kerjanya Cuma Senang-senang, Itu Salah)

Nah, sekarang kamu sudah tahu hobi-hobi apa saja yang membuat kamu lebih cerdas. Kalau kamu lebih cerdas, kamu pun lebih mudah berkompetisi di dunia kerja. Semakin pandai kamu, peluang naik jabatan semakin besar, dan semakin besar pula gaji yang kamu terima. Semakin besar gajimu, semakin lebar pula kesempatan untuk berivestasi, beramal dalam jumlah besar, dan hidup senang saat pensiun.

Jadi tunggu apa lagi, yuk mulai lakukan enam hobi di atas secara rutin.

(Baca juga : Orang Terkaya di Dunia)

Tentang Penulis

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami