Ini Sejarah Halloween Beserta Tradisi Menariknya di Berbagai Negara

Akhir bulan Oktober identik dengan perayaan Halloween di berbagai negara. Seperti apa sih sejarah Halloween beserta makna dan tradisinya? Ini dia penjelasannya.

Ini Sejarah Halloween Beserta Tradisi Menariknya di Berbagai Negara

Siapa sih yang tidak tahu dengan momen Halloween yang diperingati setiap tanggal 31 Oktober?

Perayaan yang biasanya digelar dalam bentuk acara festival, pesta rumah, dan lainnya ini semakin mendunia.

Halloween dipahami sebagai peringatan terhadap arwah-arwah para leluhur yang sudah meninggal. Sehingga bagi siapa saja yang memperingatinya berdandan seperti para hantu.

Bagi para warga Asia, sejarah Halloween umumnya diketahui sebagai kebudayaan barat.

Seiring dengan adanya modernisasi, perayaan Halloween pun dipahami sebagai acara bersenang-senang. Sehingga banyak orang dari berbagai belahan dunia yang juga ikut merayakannya.

Akhirnya, momen seram yang menjadi image identik dari Halloween berubah menjadi momen menyenangkan dan seru.

Bagi pelaku industri food and beverage dan industri hiburan, momen Halloween juga akhirnya dimanfaatkan sebagai momen dengan penawaran produk atau gelaran acara spesial.

Akan ada pesta kostum, menu makanan atau minuman spesial Halloween, promo spesial, dan lainnya.

(Baca Juga: Mengulik Sejarah Instagram, Media Sosial Paling Banyak Digandrungi Masa Kini)

Sejarah Halloween

Sebagian dari kamu tentu pernah memikirkan soal bagaimana sih sejarah Halloween sampai akhirnya bisa diperingati oleh banyak warga dunia?

Well, sejarah Halloween memang terbilang panjang.

Sejarah Halloween dimulai pada awal tahun Masehi. Halloween adalah tradisi bangsa Celtic (orang Eropa kuno) yang disebut dengan nama festival Samhain yang dirayakan tiap akhir musim panas.

Karena awal November adalah tanda musim dingin segera datang sekaligus momen yang identik dengan peringatan kematian manusia, maka setiap tanggal 31 Oktober dirayakanlah festival Samhain.

Tujuannya yakni untuk menghormati para roh yang diyakini kemabli ke bumi untuk berkomunikasi dengan mereka yang masih hidup di dunia.

Dalam festival Samhain, orang Celtic mengenakan kostum berupa kepala atau kulit binatang, serta menyalakan api unggun.

Mereka juga membakar tanaman dan hewan sebagai bentuk pengorbanan dan persembahan bagi para Dewa.

Dengan begitu, diharapkan mampu mengusir roh yang dipercaya akan menyebabkan masalah di bumi dan akan merusak tanaman.

Di malam Halloween, orang Celtic juga meyakini para pendeta akan lebih mudah memprediksi peristiwa di masa depan.

Ada banyak ramalan yang muncul yang dimanfaatkan sebagai prediksi selama menghadapi musim dingin yang panjang.

Kemudian pada 43 Masehi, wilayah Celtic dikuasai oleh Kekaisaran Romawi yang mengakibatkan penggabungan dua festival.

Yakni festival Samhain dengan festival Faralia (momen penghormatan Dewi buah dan pohon Romawi).

Halloween Menyebar ke Negara Lain

Karena merupakan festival yang berasal dari dua bangsa yang besar yakni Celtic dan Romawi, maka persebaran kebudayaan ini pun terbilang cepat.

Oleh para imigran dan pendeta yang mendatangi daratan Amerika dan Australia, budaya ini kemudian dibawa dan menjadi keyakinan sebagian warga lokal.

Setiap negara mungkin memiliki ritual atau tradisi yang berbeda-beda saat Halloween.

Tetapi yang pasti, mereka umumnya mengenakan kostum atau topeng untuk menghindari kesialan yang ditimbulkan oleh roh-roh jahat yang diyakini turun ke bumi saat menjelang musim dingin.

Seiring dengan perkembangan zaman pula, sejarah Halloween yang terdiri dari ritual, tradisi bahkan maknanya mengalami pergeseran.

Dengan berbagai sudut pandang dan pemikiran baru, banyak pula pihak yang menganggap momen Halloween hanya sebagai momen bersenang-senang.

Mereka dapat menghabiskan banyak waktu dengan keluarga, maupun teman untuk menggelar pesta atau sekadar makan malam bersama di malam Halloween.

Berbagai negara lain seperti negara-negara di Asia juga kemudian ikut merayakan momen Halloween sebagai waktu untuk berpesta.

Dalam sejarah Halloween, simbol Halloween identik dengan warna hitam dan jingga yang diambil dari momen kegelapan dan buah labu.

Buah labu menjadi simbol Halloween karena diambil dari legenda Irlandia. Diyakini dulu ada seorang petani bernama Jack O’Lantern yang mampu mengecoh iblis untuk tidak dimasukkan ke neraka.

Namun, tipuan yang berhasil itu tidak membuat dirinya lantas masuk ke surga. Akibatnya, arwah Jack bergentayangan sambil membawa lentera.

Labu yang diukir dengan ekspresi seram akhirnya menjadi simbol Halloween yang terkenal di mana-mana.

(Baca Juga: Sejarah McD Sarinah, Gerai Pertama di Indonesia dengan Berjuta Kenangan)

Berbagai Tradisi Halloween dari Zaman ke Zaman

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, terdapat banyak tradisi yang dilakukan warga dunia saat momen Halloween.

Semuanya bergantung dengan keyakinan dan tradisi yang diturunkan di masing-masing daerah.

Berikut ini daftar tradisi Halloween di berbagai daerah di dunia dari zaman ke zaman:

Mengenakan Topeng dan Kostum

Bagi para orang Celtic dan bangsa eropa kuno lainnya, musim panas adalah momen yang menakutkan. Kegiatan tani tidak bisa dilangsungkan, sehingga kehidupan mereka penuh dengan ketidakpastian.

Mereka mengkhawatirkan kondisi kesehatan, stok pangan, dan keberuntungan lainnya. Dengan adanya momen turunnya arwah ke bumi pada awal November, mereka pun melakukan antisipasi.

Yakni dengan mengenakan topeng dan kostum yang menyerupai arwah, agar kesialan tidak mendatanginya.

Sebab arwah jahat akan mengira mereka adalah bagian arwah juga yang sedang bergentayangan.

Sampai sekarang, pengenaan kostum dan topeng sebagai bagian dari sejarah Halloween masih dilakukan oleh orang yang merayakannya.

Namun tujuannya untuk menghadiri pesta atau menyemarakkan momen Halloween yang seru.

Tradisi Cari Jodoh

Halloween juga diyakini sebagai momen untuk mencari jodoh. Pada abad ke-18, para koki disarankan untuk mengubur cincin di dalam kentang.

Jika kentang itu ditemukan oleh seseorang, berarti orang tersebutlah cinta sejatinya.

Sedangkan di Skotlandia, wanita yang ingin cepat menemukan jodohnya diminta oleh peramal untuk membakar kacang hazelnut dan menyimpan abunya.

Cara lainnya yaitu wanita diharuskan meminum ramuan kacang kenari dan kacang hazelnut di malam Halloween agar bisa memimpikan jodohnya.

Pembagian Kue Jiwa

Pada perayaan dan sejarah Halloween bagi sebagian umat Kristen, gereja-gereja akan membagikan kue jiwa atau soul cake yang berbentuk cookies bulat dengan taburan chocochip atau kismis di atasnya.

Kue ini disajikan untuk para arwah dan masyarakat umum. Sebagian orang juga membuat soul cake sendiri di rumah sebagai sajian khas saat Halloween.

Trick or Treat

Ucapan ‘trick or treat’ sebenarnya adalah mantera yang berguna untuk menjauhi arwah jahat saat Halloween. Kini, ucapan tersebut memiliki makna yang berbeda.

Kalimat ‘trick or treat’ digunakan anak-anak berkostum yang berjalan mengelilingi komplek rumah untuk singgah ke tetangga sambil meminta permen.

Tradisi yang populer di Amerika Serikat ini tidak terlepas dari hadirnya imigran Irlandia yang lebih dulu merayakan Halloween.

Anak-anak Irlandia yang berkeliling saat Halloween diberikan permen yang diletakkan di depan rumah sebagai sogokan. Hal ini dilakukan agar anak-anak itu berhenti mendatangi rumah-rumah tetangganya.

Untuk negara-negara yang tidak memiliki keterkaitan dengan keyakinan dan makna awal akan Halloween, mereka hanya mengadakan peseta untuk bersenang-senang.

Kostum dan topeng digunakan dengan meniru tokoh hantu lokal atau karakter terkenal, yang tidak melulu memiliki kesan seram.

Itu dia penjelasan mengenai sejarah Halloween beserta tradisi di berbagai daerah. Bagaimana denganmu? Apakah kamu juga ingin merayakan Halloween tahun ini?

Halloween Banyak Promo, Apalagi Kalau Belanja Pakai Kartu Kredit!

Di momen Halloween yang akan datang akhir bulan Oktober ini, ada banyak promo dari berbagai produk yang sayang jika kamu lewatkan.

Biar belanja makin untung, manfaatkan promo menarik di berbagai merchant rekanan kartu kredit yang bisa kamu ajukan melalui CekAja.

CekAja adalah media pembanding produk finansial terbaik, yang akan memberikanmu rekomendasi kartu kredit yang sesuai dengan kebutuhan.

Untuk mengajukannya, kamu hanya perlu mengisi data diri dalam formulir pengajuan online dan menunggu kartu kredit dikirimkan ke alamat rumahmu. Gampang banget, kan?

Seluruh transaksi di CekAja dijamin aman karena diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Yuk, bandingkan dan ajukan kartu kredit sekarang juga hanya lewat CekAja!