Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Selain Gaji Dua Digit, Ini Sederet Keuntungan Jadi Pramugari Garuda Indonesia!

by Miftahul Khoer on 21 September, 2018

Garuda Indonesia berhasil mempertahankan gelar sebagai maskapai dengan awak kabin terbaik di dunia selama lima tahun berturut-turut. Nah, Anda tertarik menjadi bagian dari tim pramugari Garuda Indonesia? Selain gaji dua digit, simak sederet keuntungan menjadi pramugari Garuda Indonesia.

Pelayanan para awak kabin atau pramugara dan pramugari Garuda Indonesia ini dinilai paling memuaskan dibandingkan dengan maskapai lain seperti Singapore Airlines, Thai Airlines hingga Qatar Airways.

Itu sebabnya, menjadi pramugari di Garuda Indonesia dianggap sebuah kebanggan tersendiri. Karena selain bisa bekerja di maskapai terbaik, banyak keuntungan yang didapat dari seorang pramugari plat merah ini. Apa saja benefit menjadi seorang awak kabin Garuda Indonesia? Yuk cek!

(Baca juga: Garuda Indonesia Online Travel Fair Kembali Digelar, Yuk Cek!)
Gaji dua digit

Profesi seorang pramugari dari dulu adalah dambaan hampir setiap orang. Banyak keuntungan menjadi seorang pramugari yang ditawarkan perusahaan maskapai terutama Garuda Indonesia. Salah satunya adalah gaji yang cukup menggiurkan.

Gaji seorang pramugari Garuda Indonesia mencapai sekitar Rp15 juta per bulan. Besaran gaji tersebut diperoleh dari gaji pokok, uang terbang, uang makan, uang lembur, uang saku dan tunjangan lain.

Jika dibandingkan dengan maskapai lain, Garuda Indonesia merupakan salah satu maskapai yang besaran gajinya paling tinggi dibandingkan dengan Lion Air, Batik Air atau AirAsia yang dibawah Rp15 juta per bulan.

(Baca juga: Ini 10 Maskapai Terbaik di Dunia, Ada Garuda Indonesia Loh!)

Jalan-jalan ke luar negeri

Tugas seorang pramugari Garuda Indonesia adalah melayani penumpang yang terbang ke tempat tujuan baik domestik maupun ke luar negeri. Setiap terbang ke negara tujuan di luar negeri ia secara langsung bisa menikmati jalan-jalan di negara tersebut.

Setiap tujuan ke luar negeri, para awak kabin akan tinggal minimal satu hari untuk istirahat di negara tujuan. Biasanya mereka memanfaatkan untuk menikmati liburan meskipun dalam waktu singkat. Mereka pun banyak memanfaatkan waktu tersebut untuk foto-foto atau belanja.

Memang, selama ini tidak semua pramugari ditugaskan terbang ke luar negeri. Karena jam terbang diatur oleh atasan mereka. Sebagian besar, pramugari yang terbang ke luar negeri adalah mereka yang bertugas sudah cukup lama atau senior.

Namun, di bawah Direktur Utama Garuda Indonesia yang baru yakni Ari Askhara, ia akan membuat kebijakan bahwa setiap pramugari dan pramugara harus merasakan terbang ke luar negeri. Bos baru yang menggantikan dirut sebelumnya Pahala Mansury yang dipecat ini ingin memutus sekat-sekat senioritas di tubuh Garuda Indonesia.

(Baca juga: Mau Kerja Freelance? Cek 4 Pekerjaan Menggiurkan Ini!)
Makan enak

Sudah tidak diragukan lagi kalau makanan yang disediakan untuk penumpang di Garuda Indonesia pasti enak dan bergizi. Hampir setiap penerbangan dengan menggunakan pesawat tertentu seperti bisnis akan mendapat jatah makanan berkualitas dari maskapai.

Makanan lezat dan bergizi tersebut tentu bukan hanya dinikmati oleh penumpang. Para awak kabin pun mendapat jatah sama untuk menikmati makanan yang disediakan masakapai. Tapi ini berlaku untuk pesawat penerbangan Garuda Indonesia kelas tertentu. Karena ada juga penerbangan yang tidak memebrikan fasilitas makan kepada penumpang. Namun paling tidak, para awak kabin memeroleh jatah makanan yang berkualitas untuk untuk menjaga performa fisik dan kesehatannya.

(Baca juga: Harga iPhone Terbaru Mahal? Cek Dulu Spesifikasinya di Sini!)
Antar jemput

Setiap pramugari akan mendapat fasilitas antar jemput setiap kali mereka ditugaskan untuk terbang. Maskapai telah bekerja sama dengan perusahaan transportasi tertentu yang mewajibkan antar jemput ke semua pramugari.

Hal tersebut dilakukan agar pramugari datang tepat waktu untuk menghindari delay penerbangan. Maskapai telah membuat kebijakan tersebut untuk menekan potensi keterlambatan terbang diakibatkan awak kabin yang telat datang karena urusan kemacetan selama di perjalanan menuju bandara.

Jadi, selain bisa menghemat uang transportasi, para awak kabin ini tak perlu memikirkan transportasi lagi ketika mau berangkat atau pulang ke bandara. Karena biasanya kendaraan jemputan datang ke tempat pramugari tinggal 2-3 jam sebelum pesawat terbang.

Potongan harga tiket

Benefit yang diperoleh seorang pramugari Garuda Indonesia adalah mendapatkan potongan tiket pesawat sebesar 50%. Ada juga jatah tiket untuk keluarga inti yang didapat para awak kabin. Misalnya, jika Anda seorang pramugari yang akan pergi ke suatu tujuan menggunakan pesawat Garuda Indonesia, maka Anda berhak memeroleh potongan harga.

(Baca juga: 3 Aktor Indonesia di Film Berbujet Mahal Hollywood)
Tidur di hotel

Setiap penerbangan tujuan domestik dan internasional yang mengharuskan para awak kabin bersitirahat, maka setiap pramugari Garuda Indonesia akan mendapatkan jatah tinggal di hotel yang telah bekerja sama dengan maskapai.

So, para pramugari tak perlu capek-capek mencari tempat penginapan sendiri ketika terbang ke tempat tujuan karena pihak maskapai telah menyediakan fasilitas hotel.

Fasilitas ini biasanya diberikan kepada pramugari saat mereka terbang ke tempat tujuan yang mengharuskan mereka istirahat atau tidak pulang pergi.

(Baca juga: 10 Orang Indonesia Terkaya 2018, Cek Yuk!)
Kebijakan lain yang menguntungkan

Kehadiran Ari Askhara sebagai bos baru di Garuda Indonesia ingin membuat suasana perusahaan lebih segar. Khusus untuk para awak kabin, ia berencana menambah kebijakan baru terkait dress code pramugari muslimah.

Jadi ke depan ada dress code syar’i untuk pramugari yang bertugas di beberapa bandara seperti Aceh, Padang dan bandara lainnya. Untuk Aceh, kebijakan pramugari berjilbab sudah diberlakukan sejak beberapa waktu lalu.

Selain itu, pihak manajemen Garuda Indonesia juga bakal meninjau kembali kebijakan pensiun para pramugari di usia 36 tahun menjadi 46 tahun. Ini kabar baik bagi para awak kabin yang selama ini merasa didiskriminasi karena dituntut penisun di usia 36 tahun. Apa Anda tertarik jadi pramugari Garuda Indonesia?

Jangan juga lupa untuk menambahkan asuransi perjalanan disamping asuransi dari perusahaan jika jika ternyata Anda menjadi seorang pramugari. Hal itu perlu dilakukan agar pekerjaan Anda bertambah nyaman. Akses dan bandingkan produk asuransi perjalanan terbaik di CekAja.com.

Widget TRV Insurance

Tentang Penulis

Miftahul Khoer

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami