Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Sembilan Negara dengan Gaji Tertinggi di Dunia

by Ariesta on 10 Januari, 2016

tips sukses berbisnis _ kredit tanpa agunan - CekAja.com

Apakah kamu pernah bertanya-tanya negara mana yang memiliki standar upah paling tinggi di seluruh dunia? Apakah kamu pernah berpikir upahmu belum setara dengan kerja keras? Kalau begitu, mari intip daftar disposable income di 10 negara berikut ini.

Apa itu disposable income? Disposable income adalah jumlah uang yang dihabiskan rumah tangga setiap tahun setelah pajak. Disposable income pada dasarnya merupakan uang yang tersedia bagi rumah tangga untuk belanja barang atau jasa. Angka yang diperoleh didasarkan pada penelitian OECD yang dihitung dari pekerja lajang tanpa anak-anak. Apakah Indonesia salah satu yang tertinggi? Mari kita cari tahu.

9. Prancis (USD 28.779)

Prancis menempati rangking ketujuh negara dengan ekonomi terbesar. Prancis memiliki kebijakan kerja 35 jam seminggu yang diperkenalkan sejak tahun 1999. Pekerja di Prancis menerima USD 28.779 (Rp 400.675.624) setelah dipotong pajak yang mencapai 49,4% dari total penghasilan. Prancis merupakan negara peringkat kedua dengan pajak terbesar versi OECD.

(Baca juga: 7 Tanda Kalau Gajimu Tidak Bisa Tutupi Kebutuhan Sehari-hari)

8. Swedia (USD 29.185)

Berdasarkan data bank dunia, Swedia yang termasuk kerajaan Skandinavia  merupakan negara peringkat keenam terkaya di dunia jika diukur dari GDP perkapita. Ekonomi Swedia berorientasi ekspor. Kayu, tenaga air, dan bijih besi merupakan basis sumber daya ekonomi dengan penekanan pada perdagangan luar negeri. Sektor rekayasa menyumbang 50% dari output dan ekspor. Pemerintah Swedia menyediakan perawatan kesehatan universal dan pendidikan tinggi bagi warganya . Sebagai imbalan, setiap orang harus menyerahkan 42,4% dari pendapatan mereka. Namun demikian rata-rata dari mereka masih menerima USD 29.185 (Rp 406.333.096) dalam setahun.

7. Kanada (USD USD 29.365)

Kanada memiliki cadangan minyak terbesar ketiga di dunia di belakang setelah Venezuela dan Arab Saudi. Negara ini juga kaya akan seng, uranium, emas, nikel, dan aluminium. Kanada juga merupakan salah satu produsen global gandum, canola, dan biji-bijian lainnya . Disposable income tahunan rata-rata orang Kanada adalah sekitar USD 29.365 (Rp 408.866.554) dengan tarif pajak 31%. Oleh pemerintah, pajak tersebut kemudian  dialokasikan untu pelayanan kesehatan dan pendidikan publik. Jam kerja Kanada perminggunya adalah sekitar 36 jam.

6. Austria (USD 31.173)

Austria merupakan negara ke-12 dengan GDP perkapita terbesar di dunia. Orang Austria mendapatkan rata-rata USD 31,173 (Rp 434.127.802) pertahun. Angka ini tidaklah buruk dengan pajak penghasilan yang mencapai 49.4%. Pajak tersebut tentu saja diakolasikan untuk kesehatan dan pendidikan.

5. Jerman (USD 31.252)

Meskipun Jerman tidak masuk ke dalam lima besar, Jeman memiliki kelebihan dibandingkan dengan negara Eropa lain. Sebagai contoh, Jerman merupakan negara dengan kekuatan ekonomi terbesar di Eropa. Meski demikian Jerman adalah negara dengan pajak penghasilan terbesar. Orang Jerman harus menyerahkan 49,8% dari total penghasilan mereka alias hampir setengahnya! Tapi dampaknya, kesehatan dan pendikan di segala tingkatan diberikan gratis. Penghasilan tahunan rata-rata orang Jerman adalah USD 31.252 (Rp 435.360.772).

4. Australia (USD 31.252)

Australia merupakan salah satu perekonomian paling kuat di dunia dan merupakan eksportir besar bahan makanan serta minyak dan mineral. Rata-rata pendapatan Australia adalah USD 31.588 (Rp 439,451,242) per tahun dengan tarif pajak sekitar 27,7%. Rata-rata orang Australia bekerja 36 jam per minggu.

(Baca juga: Tujuh Negara Ini Pernah Membuat Takut Investor)

3. Swiss (USD 33.491)

Swiss menempati peringkat tinggi dalam transparansi pemerintah, kebebasan sipil, kualitas hidup , daya saing ekonomi, dan pembangunan manusia. Tidak heran negara ini menempati urutan ketiga dalam studi hidup dan kepuasan yang diselenggarakan OECD. Sektor manufaktur Swiss merupakan yang paling penting dan kuat di seluruh Eropa. Pendapatan tahunan penduduk Swiss adalah USD 33.491 (Rp 466.092.611) danmereka bekerja sekitar 35 jam seminggu.

2. Norwegia

Sama halnya dengan negara-negara lain di Eropa, penduduk Norwegia mendaptakan akses gratis kesehatan dan pendidikan. Rata-rata penghasilan orang Norwegia mencapai USD 33.492 (Rp 466.268.215) pertahun dengan kewajiban pajak penghasilan 37%.  Orang Swedia bekerja rata-rata 33,4 jam dalam seminggu.

(Baca juga: Generasi 90an, Miliki Hal ini Agar Bisa Bersaing Menghadapi MEA)

1. Luxemburg

Luxemburg mungkin tidak setersohpr negara-negara lain di Eropa. Tapi ternayat negara ini merupakan penyedia utama baja di Eropa. Pendapatan rata-rata di Luxemburg adalah USD 38.951 (Rp 541.960.720) per tahun setelah dipotong pajak 37,7 %.

Maksimalkan penghasilanmu dengan menyisihkan untuk investasi. Daftar di sini.

Tentang Penulis

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami