Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Siap-siap, Jokowi Buka 254.173 Lowongan PNS Oktober Mendatang

by Gentur Putro Jati on 31 Juli, 2019

Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) membutuhkan sebanyak 254.173 aparatur sipil negara (ASN) alias pegawai negeri sipil (PNS) baru tahun ini. Para pekerja hasil seleksi lowongan PNS baru tersebut nantinya akan disebar ke berbagai kementerian yang membutuhkan tenaga kerja, setelah melalui proses seleksi Oktober mendatang.

THR PNS

“Total kebutuhan PNS nasional tahun ini sejumlah 254.173 yang mencakup 100.000 ribu formasi CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) dan 100.000 formasi P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) Tahap Kedua,” kata Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana.

Pemerintah menurutnya akan membuat pengumuman lebih lanjut atas lowongan pekerjaan tersebut. Untuk memastikan masyarakat yang berminat mengisi lowongan PNS bisa mengikuti proses seleksi dengan lancar, Bima meminta para peminat untuk memperhatikan beberapa hal yang menjadi kendala proses perekrutan PNS tahun lalu.

Kendala Tahun Lalu

Bima yang juga menjabat sebagai Ketua Pelaksana Panitia Seleksi ASN Nasional (Panselnas), menuturkan setidaknya ada empat kendala yang paling sering dialami peserta seleksi lowongan PNS 2018.

1. Belum update data kependudukan

Database kependudukan yang tidak update, menjadi kendala utama yang dialami para peserta seleksi lowongan PNS tahun lalu. Terutama kesulitan pelamar melakukan update Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) di Kantor Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) daerah dan pusat.

(Baca juga: Lakukan 5 Ritual Ini Kalau Mau Lolos Tes CPNS)

Jadi, jika kamu pindah domisili sebaiknya urus semua data kependudukan terkait agar proses pendaftaran nanti berjalan lancar.

2. Tidak memenuhi syarat minimal pendidikan

Panselnas banyak mencoret nama pelamar karena tidak memenuhi syarat strata pendidikan minimal pada posisi yang diincarnya.

“Sejumlah ijazah pelamar tidak sesuai kualifikasi Pendidikan yang dipersyaratkan,” kata Bima.

3. KTP

Dalam proses pendaftaran, calon peserta diminta untuk mengunggah beberapa dokumen. Salah satunya adalah Kartu Tanda Penduduk (KTP). Nah, dalam proses mengunggah KTP tahun lalu, Bima banyak menemukan KTP yang diunggah pelamar tidak jelas bahkan sampai mengunggah bukan KTP asli.

Hal tersebut jelas merugikan pelamar karena dokumennya jelas akan ditolak Panselnas dan tidak bisa mengikuti tahap seleksi selanjutnya.

4. Dokumen tidak lengkap

Panselnas juga banyak mencoret pelamar yang tidak melampirkan sejumlah dokumen pendukung yang disyaratkan. Beberapa permasalahan ini yang menjadikan peserta tidak memenuhi syarat administrasi.

Persaingan Super Ketat

Selain mempersiapkan sejumlah dokumen yang diperlukan untuk memenuhi syarat administrasi, kamu yang berambisi mengisi lowongan PNS juga dipastikan harus menyiapkan fisik, mental, dan pengetahuan yang mumpuni.

Sebab, dalam proses seleksi lowongan PNS tahun ini, kamu akan bersaing dengan begitu banyak orang dengan ambisi yang sama.

Tidak tanggung-tanggung, Panselnas memperkirakan jumlah orang yang akan melamar lowongan PNS tahun ini ada sebanyak 5,5 juta orang. Alias 95,37 persen lebih banyak dari kuota kursi PNS yang tersedia sebanyak 254.173 orang.

“Jumlah itu melebihi pelamar pada seleksi CPS 2018 sebanyak 3.636.251 juta, dengan rincian jumlah pelamar di 76 instansi pusat mencapai 1.446.460 dan pelamar di 481 instansi daerah sebanyak 2.189.791,” ujar Bima.

Seleksi di 108 Lokasi

Untuk infrastruktur seleksi PNS pada Oktober mendatang, Bima menyebut kegiatan tersebut akan dilakukan di 108 lokasi di seluruh Indonesia. Tentunya dengan memanfaatkan fasilitas yang disediakan BKN dan bekerja sama dengan sejumlah instansi pusat dan daerah.

(Baca juga: Cek Persiapan Rekrutmen Pegawai Pemerintah Setara PNS!)

“Jumlah ini tentu tidak cukup untuk pelaksanaan seleksi serentak, oleh karena itu beberapa opsi sedang disiapkan dengan kerja sama instansi di pusat dan daerah,” pungkas Bima.

Nah, sudah tahu dong apa saja yang harus kamu persiapkan untuk dapat mengikuti seleksi PNS 2019? Jangan lupa untuk menjaga kesehatan dari sekarang ya, agar kamu tidak jatuh sakit selama proses perekrutan berlangsung.

Untuk memberikan rasa aman, lindungi diri kamu dengan asuransi kesehatan atau asuransi jiwa terbaik yang bisa kamu dapatkan secara mudah lewat CekAja.com.

Tentang Penulis

Gentur Putro Jati

Ego in debitum, ergo sum