Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

2 menit waktu bacaan

Siapkan Bisnis, Agar Tidak Tergantung Gaji

by CekAja on 8 Agustus, 2014

tips bisnis _ pinjaman usaha - CekAja.com

Money Master Logo - CekAja.com

Halo Mbak Prita, saya Mila. Setelah 2 tahun bekerja, saya merasa kok pendapatan saya tergantung pada gaji saja ya. Sebenarnya, apa yang harus dilakukan seseorang agar pendapatannya tidak hanya tergantung pada gaji?

Banyak orang yang mengatakan kita harus berbisnis untuk menjawab pertanyaan itu. Namun, saya pernah mencoba bisnis kecil-kecilan, malah rugi. Sebenarnya, persiapan bisnis apa yang bisa kita lakukan agar bisa dibarengi dengan bekerja? Mohon langkah-langkahnya. Terima kasih.

Salam,

Mila

 

Prita menjawab:

prita-png

Mbak Mila, ada beberapa cara untuk mendapatkan penghasilan.

Pertama, adalah bekerja untuk mendapat gaji.

Kedua, bekerja sendiri (self-employed) untuk mendapat penghasilan.

Ketiga, memiliki bisnis yang dijalankan oleh orang lain untuk mendapat bagian keuntungan.

Keempat, memiliki investasi dan menikmati imbal hasil keuntungannya.

Berdasarkan informasi, Anda pernah memiliki bisnis kecil-kecilan namun merugi. Selama Anda menjalankan bisnis tersebut sendirian, Anda sebetulnya bekerja sendiri. Jadi, ada kemungkinan proses bisnis yang Anda miliki tidak efisien.

Untuk pekerja seperti Anda, saya lebih menyarankan untuk memiliki aset investasi yang dapat memberikan penghasilan pasif. Keuntungannya, Anda tidak perlu repot menjalankan dan mengawasi bisnis, namun bisa menikmati hasil dari investasi.

Namun, jika opsi memiliki bisnis adalah yang Anda pilih, maka coba ikuti tips berikut:

Buat rencana bisnis

Sekecil apapun bisnis Anda, tetapkanlah apa produk yang Anda jual, siapa pangsa pasar Anda, bagaimana dengan strategi harga, dan bagaimana dengan pemasaran dan distribusi penjualan.

Buat proyeksi keuntungan

Apa strategi yang harus dijalankan? Apakah harga bersaing namun volume yang besar atau volume rendah namun harga yang premium? Perhatikan berapa biaya dan ongkos produksi dari produk jualan Anda. Jangan sampai Anda tidak mendapatkan keuntungan. 

Pisahkan keuangan pribadi dan keuangan bisnis

Misalkan Anda menggunakan dapur rumah untuk proses produksi, masukkan komponen sewa ruangan ke dalam ongkos produksi. Arus kas yang masuk ke keuangan pribadi pun harus dari keuntungan bisnis bukan hanya pendapatan atau omset.

Miliki asisten dan tim

Apabila Anda bekerja sebagai karyawan, sebaiknya Anda mendelegasikan sebagian proses produksi kepada orang lain. Hal ini supaya kegiatan bisnis juga lebih efisien.

Live a Beautiful Life!

Ingin bertanya dan konsultasi tentang mengatur finansial? Kirim pertanyaan ke konsultasi@cekaja.com.

Langsung ajukan pinjaman untuk usaha Anda di sini.

Tentang Penulis

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami