Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Stand Up Paddle, Olahraganya Susi Pudjiastuti dan Mark Zuckerberg

by Tisyrin N. T on 18 Juli, 2019

Pendiri Facebook Mark Zuckerberg belum lama ini mengunggah foto sedang bermain stand up paddle di Instagram. Foto dengan caption “Tahoe Sunset” itu dikomentari oleh Menteri Perikanan dan Kelautan RI Susi Pudjiastuti. Susi Pudjiastuti menyatakan dia menantang Mark Zuckerberg untuk bertanding stand up paddle dan menghadiahinya 10 persen saham Facebook jika menang.

stand up paddle Susi Pudjiastuti

Susi menjelaskan kalau uang dari saham Facebook itu akan dimanfaatkan untuk membeli kapal patroli besar yang akan melindungi perairan Indonesia dari kapal ilegal penangkap ikan. Selain itu, juga untuk membeli ribuan kapal penangkap ikan baru.

Sang menteri memang menggemari olahraga stand up paddle. Namun buat banyak orang, olahraga ini mungkin masih terdengar asing. Seperti namanya, olahraga ini menggunakan dua alat yaitu dayung (paddle) dan papan selancar (board). Jadi, seseorang harus berdiri di atas papan selancar untuk kemudian bergerak dengan menggunakan dayung.

Sejarah Stand Up Paddle

Sulit untuk mengetahui kapan pastinya kemunculan olahraga stand up paddle modern benar-benar dimulai. Tampaknya aktivitas berdiri sembari mengayuh dalam beberapa bentuk atau lainnya telah ada selama ribuan tahun.

Budaya kuno dari Afrika hingga Amerika Selatan menggunakan papan, kano, dan perahu air lainnya yang digerakan dengan tongkat panjang. Hal semacam itu dilakukan untuk memancing, bepergian, berperang, dan bahkan menunggang ombak. Prajurit di beberapa bagian Afrika juga berdiri dengan sampan dan menggunakan tombak mereka sebagai dayung untuk bergerak diam-diam ke wilayah musuh.

Namun, popularitas olahraga ini diyakini berawal di Kepulauan Hawaii. Dalam bahasa Hawaii, olahraga ini disebut Ku Hoe He’e Nalu yang artinya untuk berdiri, untuk mendayung, untuk berselancar, untuk ombak. Pada awal tahun 1960-an, the Beach Boys of Waikiki, sebutan untuk para pria yang bekerja di Pantai Waikiki, berdiri di papan panjang mereka dan mendayung untuk mengambil gambar para turis yang tengah belajar selancar.

Kemudian pada awal tahun 2000-an, peselancar Hawaii seperti Dave Kalama, Brian Keaulana, Rick Thomas, Archie Kalepa, dan Laird Hamilton memulai stand up paddle sebagai cara alternatif untuk berlatih ketika ombak turun.

Wisatawan asing memperkenalkan stand up paddle ke Indonesia sekitar tahun 2010. Kini, pelan-pelan stand up paddle mulai mengambil hati masyarakat Indonesia. Buktinya, sudah ada komunitas di Indonesia yang mewadahi mereka yang tertarik pada olahraga ini. Bahkan, telah bermunculan ajang yang membuat stand up paddle akan semakin dikenal masyarakat.

Belum lama ini telah berlangsung ajang The 1st Jatiluhur Stand Up Paddle & Kayak Exhibition 2019 di Waduk Jatiluhur, Purwakarta pada 13-14 Juli 2019. Lalu, pada tanggal 2-4 Agustus 2019 mendatang, akan ada ajang internasional bertajuk Belitong Geopark International Stand Up Paddle & Kayak Marathon (BGISKM) 2019 di Pantai Tanjung Kelayang, Belitung.

(Baca juga: Unik, Koleksi Peralatan Olahraga Yuk!)
Beda Surfing dengan Stand Up Paddle

Jelas perbedaan utama antara surfing dan stand up paddle yaitu dari segi peralatannya. Stand up paddle menggunakan dayung dan papan, sementara surfing hanya papan saja. Kamu pasti tau dong, surfing adalah sebuah kegiatan menantang dan berkejaran dengan ombak. Hal ini sangat berbeda dengan stand up paddle. Saat bermain stand up paddle, seseorang akan jauh lebih santai dan menikmati suasana.

Selain itu, perbedaan lainnya adalah, surfing harus dilakukan di pantai yang bergelombang, sementara stand up paddle tidak. Saat bermain stand up paddle, kamu bisa mendayung gak cuma di laut, tetapi juga bisa di danau atau sungai.

Salah satu keunggulan stand up paddle yaitu dari segi visibilitas. Karena ketika berdiri dengan santai di atas air, seseorang dapat melihat lebih dalam ke air dan serta menikmati pemandangan lebih jauh di permukaan air.

(Baca juga: Pilihan Olahraga yang Bisa Dilakukan Sore dan Malam Hari)
Lokasi Main Stand Up Paddle di Indonesia

Kalau kamu tertarik main stand up paddle, Indonesia pastinya punya banyak sekali pilihan tempat yang asyik. Bayangin aja, Indonesia punya koleksi pantai cantik yang tak terhitung jumlahnya. Belum lagi deretan danau dan sungai-sungai yang menawan.

Nah, inilah beberapa tempat yang sudah biasa menjadi lokasi untuk bermain stand up paddle di Indonesia:

  • Kepulauan Seribu

Kamu bisa mengunjungi Pulau Tidung atau Pulau Pantara di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta kalau penasaran sama olahraga stand up paddle. Di Pulau Tidung, kamu memang bisa menjajal aneka rupa olahraga air termasuk stand up paddle. Terdapat tempat yang menyewakan peralatan stand up paddle di sana. Sementara di Pulau Pantara, kamu dapat menikmati suasana laut yang tenang dan biasanya stand up paddle sudah termasuk dalam paket wisata di sana.

  • Raja Ampat, Papua

Pesona keindahan Raja Ampat di Papua telah dikenal ke seluruh penjuru dunia. Raja Ampat menawarkan gugusan pulau yang cantik serta keindahan kehidupan bawah laut.  Kebayang gak betapa serunya main stand up paddle di tempat ini? Jadi selain olahraga air lainnya yang sudah mainstream seperti snorkelling dan diving, kamu juga bisa menjajal hal baru yaitu stand up paddle.

  • Sungai Cokel, Pacitan

Sungai Cokel di Pacitan juga bisa jadi tempat menyenangkan untuk bermain paddle board. Sungai ini jadi lokasi syuting film berjudul Kulari ke Pantai  dan tentunya kalau kamu sudah nonton, pasti melihat bukan adegan betapa asyiknya bermain stand up paddle di sana?

  • Gili Trawangan, Lombok

Gili Trawangan di Lombok bukan cuma punya kehidupan malam yang gemerlap. Pulau yang indah ini juga merupakan pilihan yang jitu untuk kamu yang ingin mencoba stand up paddle. Di sana kamu akan menjumpai sejumlah penyedia jasa permainan stand up paddle.

(Baca juga: Yuk Cek! Olahraga Apa yang Bisa Menurunkan Berat Badan?)

Gimana? Siap mencoba stand up paddle seperti Menteri Susi Pudjiastuti dan Mark Zuckerberg? Jangan lupa ya bekali petualanganmu dengan asuransi perjalanan terbaik. Kamu bisa mengajukan asuransi perjalanan via CekAja.com dengan mudah dan cepat. Cek yuk!

Widget TRV Insurance

Tentang Penulis

Tisyrin N. T

Penulis konten yang pernah mencicipi profesi sebagai jurnalis bidang finansial, kesehatan, seni, dan lifestyle.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami