Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

3 menit waktu bacaan

Strategi Beli Motor Bekas Agar Tidak Rugi

by Surtan Siahaan on 27 Februari, 2016

Ada banyak pertimbangan yang harus dipikirkan jika kamu ingin membeli motor bekas berkualitas. Satu hal yang harus diingat, jangan membeli motor bekas hanya lantaran tertarik dengan tampilan dan bodi yang mulus. Bisa-bisa, kamu justru menyesal di kemudian hari.

Lantas, apa sih yang harus dipastikan sebelum membawa pulang motor bekas sasaran kita? Berikut ini sejumlah saran yang cukup membantu:

Beli di dealer motor bekas memang mahal, tapi lebih aman

Membeli motor bekas pada penjual perorangan memang lebih murah, tapi kamu tidak ada garansi seperti bila membeli pada dealer motor bekas. Oleh karenannya, jaminan kualitas pada dealer motor bekas biasanya lebih baik.

Dealer juga memiliki mekanik sendiri yang memeriksa kesehatan motor sebelum membelinya dari tangan pertama. Sekarang, pilihan ada di tangan kamu.

Cek harga pasaran

Sebelum berburu, tentukan terlebih dahulu motor jenis apa yang mau kamu beli. Motor sport, skuter atau motor bebek? Menentukan pilihan perlu agar kamu bisa mencari tahu berapa harga pasaran motor bekas tersebut. Untuk mengetahui harganya, kamu bisa beli surat kabar yang banyak memuat iklan jual-beli motor bekas.

(Baca juga: Tips Agar Tidak Rugi Saat Beli Mobil Mewah Bekas)

Penampilan kerap menipu

Biasanya, penjual motor bekas yang nakal akan menjebak pembeli yang tidak paham mesin dengan memperbaiki tampilan luar motor. Tujuannya, agar pembeli terpikat dan langsung melakukan transaksi.

Karenanya, jangan pernah tergiur dengan motor bekas dengan tampilannya yang mulus sebelum benar-benar mengetahui kondisi mesin. Bisa-bisa motor tersebut memiliki banyak kerusakan hingga ongkos servis yang dikeluarkan untuk memperbaikinya akan memberatkan.

Periksa mesin dan bodi

Pastikan bodi motor masih mulus. Periksa juga rangka dan stang apakah ada tanda-tanda mtoor pernah mengalami kecelakaan. Biasanya, stang motor yang pernah bertabrakan akan miring meskipun sudah diperbaiki.

Selanjutnya periksa mesin dengan menyalakan motor. Jika motor bisa langsam dan tidak ada bunyi kasar pada mesin, artinya kualitasnya masih baik.

Cari tahu riwayat motor

Pastikan motor yang akan dibeli tidak pernah mengalami tabrakan hebat, terendam banjir, atau memiliki odometer yang diatur ulang. Cari tahu juga apakah kendaraan tersebut pernah menjadi ojek, kendaraan usaha atau tarikan dari sebuah leasing. Dengan mengetahui riwayat kendaraan, kamu bisa memperkirakan seperti apa kondisi motor tersebut.

Test ride

Jika dimungkinkan, minta pada penjual motor untuk melakukan test ride. Rasakan bagaimana perpindahan gigi, akselerasi, handling pada motor. Dengan mengendarai motor secara langsung, kamu bisa tahu apakah motor ini masih layak digunakan atau tidak.

(Baca juga: Hal yang Patut Diperhatikan Sebelum Memulai Bisnis Online)

Periksa kelengkapan surat

Pastikan surat kendaraan seperti BPKB dan STNK asli. Cek pajak kendaraan. Selanjutnya pastikan nomor rangka dan nomor mesin pada kendaraan sesuai dengan keterangan yang tertera pada surat-surat kendaraan.

Tentang Penulis