Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Strategi Jitu Agar Duit THR Tahun Ini Bisa Ditabung

by JTO on 16 Juni, 2015

Belanja makanan, beli baju baru, mudik, bagi-bagi duit untuk sanak keluarga, dan berbagai kebutuhan lain, kerap membuat habis duit Tunjangan Hari Raya (THR) setiap tahun. Agar tidak terulang di tahun ini, bahkan membuat beberapa persen jumlah THR Anda bisa ditabung, perlu strategi tepat dalam melakukannya.

Tunjangan Hari Raya atau THR yang hadir setiap tahun kerap dianggap sebagai dana hadiah yang bisa dihambur-hamburkan. Uang ‘bonus’ ini terkadang membuat kita tergiur untuk berbelanja barang yang mungkin belum terlalu kita butuhkan. Padahal,jika pengelolaannya tepat, Anda bahkan masih bisa memiliki sisa THR untuk ditabung.

Perencana Keuangan Ferdie Darmawan memiliki pandangan tersendiri terkait pengelolaan dana tunjangan yang satu ini. Dia menyatakan bahwa idealnya uang THR dialokasikan hanya untuk kebutuhan perayaan hari raya.

Sesuai namanya, menurut Ferdie, THR adalah tunjangan yang digunakan untuk hari raya. Sebelum berpikir tentang liburan, idealnya uang ini memang seharusnya digunakan untuk hal-hal yang memang berhubungan dengan hari raya.

“Seperti membayar zakat, memenuhi kebutuhan mudik, membeli baju baru, dan sebagainya,” katanya kepada CekAja.com. (Baca juga: Anti Bokek Pasca Lebaran)

Dia mengingatkan, yang terpenting adalah pembiayaan kebutuhan hari raya ini diatur sedemikian rupa sehingga tetap sesuai dengan bujet yang ada dan jangan terlalu berlebihan.

“Jangan mentang-mentang Anda mendapat bonus THR, lalu Anda gunakan untuk membeli gadget terbaru, membeli kendaraan baru atau hal-hal lain yang di luar rencana anggaran Anda hanya dengan tujuan supaya mendapat pengakuan dari anggota keluarga atau rekan di kampung halaman,” katanya. (Baca : Atur duit untuk Anak Kembar )

Widget TRV Insurance

Dana berlibur

Menurut penulis buku berjudul Investor Sibuk ini menyatakan liburan sebetulnya merupakan sesuatu yang bisa direncanakan tersendiri tanpa mengganggu pos anggaran lain, termasuk THR. “Jika Anda tidak pulang ke kampung halaman, boleh juga dana ini digunakan untuk tambahan dana liburan bersama keluarga,” kata Ferdie menjelaskan. (Baca Juga: Cara Bijak Gunakan Uang THR)

Jika memang sudah ada rencana untuk berlibur di saat Lebaran, seharusnya rencana itu hadir tidak mendadak. Menurut Ferdie, setiap keluarga harus tetap mengingat prinsip perencanaan keuangan bahwa sebenarnya bujet liburan perlu ditentukan jauh-jauh hari.

“Dengan mengira-ngira biaya yang diperlukan dan jangka waktu pelaksanaan liburan tersebut sehingga Anda dapat menabung atau berinvestasi sesuai dengan target Anda,” imbuhnya.

Jadi, jika pengelolaan dana THR bisa dilakukan secara lebih bijak, lebih baik alokasikan untuk kebutuhan lain. “Anda dapat gunakan sisanya untuk melunasi utang-utang, mengisi ulang porsi dana darurat, atau bahkan menambah investasi untuk kebutuhan-kebutuhan masa depan,” tutup Ferdie. Salah satu investasi yang bisa dilakukan adalah dengan menyisihkan dana THR untuk deposito berjangka.

Kredit mobil baru untuk kebutuhan lebaran di sini.

 

Tentang Penulis

JTO

Penulis dan jurnalis yang menetap di tanjung laut Batavia.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami