Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

2 menit waktu bacaan

Strategi Kelola Uang Bonus Akhir Tahun Agar Tidak Habis Percuma dan Hanya Jadi Kenangan

by Ariesta on 17 Desember, 2015

Bagi banyak orang, awal tahun merupakan waktu untuk mewujudkan resolusi dan me-restart hidup. Awal tahun juga membuat kamu yang mendapat bonus akhir tahun dari kantor tersenyum lebar.

Bonus yang diberikan kantor merupakan apresiasi atas kerja keras kamu selama setahun. Tapi sayangnya, banyak orang yang merasa bonus awal tahunnya habis tak berbekas sebelum menikmati. Apa ini juga terjadi pada kamu? Oleh karenanya, kalau kali ini kamu ingin lebih bijak dalam mengelola bonus akhir tahun, ikuti empat saran berikut.

Membayar utang

Prioritas utama yang harus dilakukan setelah menerima bonus adalah membayar utang yang selama ini menggerogoti gaji kamu. Kalau utang kamu sudah berkurang, kamu bisa lebih banyak menabung atau berinvestasi sehingga keuangan kamu di masa depan makin sehat. (Baca juga: Lakukan Empat Hal Ini Saat Terima Gaji)

 

Pakai untuk bersenang-senang

Ya, kamu tidak salah baca kok. Setelah bekerja keras selama setahun, kamu memang pantas menerima reward ini. Pikirkan apa yang bisa membuatmu paling senang, hal yang bisa menyegarkan pikiran, atau aktivitas untuk membuang stres, sehingga kamu siap bekerja lagi. Selama keuangan kamu tidak bermasalah, kamu bisa menggunakan 20 persen dari bonus akhir tahun untuk memanjakan dirimu.

cekaja-pinjaman-tanpa-jaminan-kta-tanpa-agunan

Sedia payung sebelum hujan

Kalau kamu punya penasihat keuangan, pasti dia akan menyarankan agar kamu menyisihkan bonus untuk simpanan emergensi senilai tiga sampai enam bulan biaya hidup. Ini artinya, kalau kamu enggan menyisihkan simpanan emergensi dari gaji rutin setiap bulan, kamu bisa mengambilnya dari bonus akhir tahun. Simpanan emergensi akan melindungi kamu dari hal-hal tak terduga seperti kehilangan pekerjaan dan krisis ekonomi. Dengan simpanan emergensi, kamu tidak perlu sepenuhnya bergantung pada kartu kredit. (Baca juga: Hal Buruk Ini Bisa Menimpa Kamu Jika Tidak Punya Dana Darurat)

Investasi pensiun

Jangan tunda sampai 20 atau 30 tahun ke depan. Dengan inflasi yang semakin tinggi dan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak terduga, Anda harus memikirkan masa depan pensiun mulai dari sekarang. (Baca juga: Dapat bonus dari kantor ke mana harus dialokasikan)

Kesimpulannya, hal yang paling menyenangkan dari menerima bonus akhir tahun adalah merencanakan bagaimana cara untuk menikmatinya. Sederhananya, banyak perencana keuangan menyarankan agar kamu melakukan aturan 50-30-20: 50 persen untuk kebutuhan dan membayar utang , 30 persen untuk investasi dan emergensi, dan 20 persen untuk ditabung. Tentu saja kamu semuanya tergantung pada kebutuhan masing-masing.

 

Mimpi punya mobil di tahun baru? Ajukan kreditnya di sini.

Tentang Penulis

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami