Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

5 menit waktu bacaan

Sudah Nonton John Wick 3? Ini yang Bisa Diambil Untuk Bisnis!

by Miftahul Khoer on 29 Mei, 2019

John Wick 3 menjadi salah satu film terlaris tahun ini yang mampu bersaing dengan film Avengers: End Game. Peran John Wick yang dibintangi aktor papan atas Keanu Reeves berhasil menyuguhkan penampilan yang ciamik dalam berkelahi dan juga menumpas para musuh.

Gak heran jika John Wick menjadi film paling ditunggu-tunggu kelanjutannya. Film John Wick bercerita tentang seorang pembunuh bayaran yang sudah pensiun dan ingin menjalani hidup normal seperti orang kebanyakan.

Hanya saja, ada sekelompok mafia muda yang mencuri mobil dan membunuh anjingnya hasil pemberian mendiang istri tercintanya. Sontak saja, John Wick harus kembali menjadi seorang pembunuh yang paling ditakuti di kalangan para penjahat papan atas di dunia untuk balas dendam.

Namun, meski film John Wick menampilkan adegan kekerasan dan pembunuhan, ternyata masih ada nilai positif yang bisa diambil dan dijadikan pelajaran terkait prinsip hidup John Wick yang bisa diteladani banyak orang terutama dalam urusan berbisnis. Yuk langsung simak saja.

(Baca juga: Mau Bisnis Ayam Geprek? Cek Daftar Franchise Paling Hits!)
Fokus

Siapapun yang ingin bisnisnya maju dan berkembang, maka ia harus fokus dalam menjalaninya. Terkadang, orang sering gak sabaran ketika sukses menjalani satu bisnis untuk membuka bisnis lain yang belum dikuasainya. Ujung-ujungnya bisnisnya gak tertangani dan terbengkalai begitu saja.

Kalau mau, jalani dulu bisnis di satu bidang tertentu hingga kamu benar-benar mahir dan menguasainya. Jika sekiranya sudah mampu untuk mengepakkan sayap, bukan mustahil kamu bisa menjalankan bisnis yang lain.

Prinsip inilah yang ada pada John Wick. Ini juga yang banyak diceritakan para musuhnya terkait sosok John Wick, salah satunya Viggo Tarasov, seorang mafia asal Rusia yang tinggal di New York.

Viggo mengatakan bahwa John Wick selalu fokus saat mengerjakan tugasnya. John Wick pernah bekerja untuk Viggo dan mengakui kerja bagus yang dilakukan John Wick karena fokus.

Komitmen

Dalam John Wick 1, 2 dan 3 baik secara langsung atau pun tidak, dia digambarkan sebagai seorang yang memiliki komitmen kuat terhadap pekerjaannya. Dalam beberapa scene di John Wick 2, ada adegan dia didatangi petinggi mafia asal Italia, Santino D’Antonio yang meminta John menghabisi saudarinya Gianna untuk memperebutkan tahta mafianya.

John awalnya menolak, namun karena ia telah memiliki komitmen kuat dengan Santino sebelumnya maka ia tidak bisa menolaknya dan kembali bekerja sesuai arahan Santino, meski belakangan ia memang dikhianati.

Nah, prinsip ini juga bisa diteladani oleh siapapun termasuk kamu. Jika kamu ingin membangun bisnis bersama teman, maka buatlah komitmen yang benar-benar disepakati bersama.

Komitmen ini akan menjadi pegangan buat semua pihak terkait langkah bisnis ke depan akan seperti apa, termasuk membicarakan soal keuangan, keuntungan hingga pengelolaan asetnya bagaimana.

Membuat komitmen dari awal dalam menjalankan roda usaha bersama akan menuntun bisnis kamu bersama kolega akan lebih baik.

(Baca juga: 5 Film Inspiratif Wajib Nonton Buat Belajar Bisnis)
Profesional

Dalam bidang apapun, kamu dituntut untuk bekerja secara profesional, termasuk dalam menjalankan bisnis. Film John Wick secara langsung maupun tidak telah mengajarkan bagaimana seorang mafia saja bisa bekerja profesional dalam pekerjaannya.

Kita tahu, ada aturan resmi yang disepakati oleh semua mafia di dunia dalam film tersebut untuk tidak saling membunuh di Hotel Continental. Dan semua mafia bekerja secara profesional dengan mengikuti aturan tersebut.

Begitu juga dalam menjalankan bisnis, profesionalitas harus dikedepankan agar usaha yang dijalani semakin lancar dan berkembang. Profesional di sini misalnya bisa direalisasikan mulai dari hal terkecil seperti disipilin waktu, tenaga dan pikiran.

Sebagai contoh, kamu bisa datang tepat waktu saat datang ke kantor untuk bekerja. Kamu juga harus profesional dalam urusan keuangan untuk menggaji hasil tenaga dan pikiran orang demi mengembangkan bisnis yang kamu jalani.

Pendek kata, bayarlah tenaga dan pikiran orang sesuai kapasitas dan kemampuan mereka selama bekerja untuk perusahaan kamu.

Pantang Menyerah

Dalam John Wick 3, ceritanya semakin kompleks karena John Wick banyak diburu oleh para musuh. Bayangkan saja, siapapun yang bisa membunuh John Wick akan diberi imbalan 14 juta dolar AS atau sekitar Rp201 miliar.

Di sini diceritakan, John Wick harus bertemu satu petinggi mafia hingga ke padang pasir untuk negosiasi. Perjalanan menuju sang petinggi mafia tersebut dilaluinya dengan lelah dan harus menghilangkan satu jarinya sebagai syarat.

John Wick pun tak menyerah dan ia tetap memilih untuk hidup meski semua penjahat bayaran sedang memburu kematiannya. Sikap pantang menyerah ini juga wajib diterapkan dalam berbagai bidang kehidupan baik itu dalam bekerja, menempuh pendidikan, berkarir hingga menjalankan usaha.

Sudah menjadi rahasia umum jika banyak orang yang memulai usaha sering jatuh bangun. Bahkan membuat banyak orang kapok dan trauma.

Namun, di sinilah prinsip John Wick bisa menjadi teladan buat kita semua bahwa untuk mencapai kesuksesan, kita sepatutnya untuk pantang menyerah sambil introspeksi diri apa saja yang menjadi kekurangan sehingga bisa diperbaiki ke depannya.

John Wick, seorang mafia yang berencana pensiun dan ingin hidup normal seperti banyak orang terpaksa harus menempuh berbagai rintangan. Dalam sebuah kutipan film tersebut, “Jika ingin damai, maka berperanglah.” Dalam makna lain, kita bisa menafsrikan, “Jika ingin sukses, maka mencobalah tanpa menyerah.”

Sikap tersebut diatas cocok untuk diaplikasikan dalam aktivitas bisnis. Tetapi  membincang bisnis tidak hanya berbicara tentang sikap, perihal modal juga tidak kalah pentingnya.

Nah kalau kamu merasa sudah memiliki sikap seperti diatas, mulailah mengumpulkan modal. Ajukan saja di toko finansial, CekAja.com dan temukan produk keuangan yang cocok untukmu.

Tentang Penulis

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.