Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

3 menit waktu bacaan

Supaya Gaji Tidak Selalu Koma di Tengah Bulan

by hanna on 3 Agustus, 2015

Akhir bulan atau awal bulan adalah waktu yang selalu ditunggu-tunggu oleh karyawan. Sebab, di waktu itulah isi ulang rekening, alias gajian, terjadi. Sayangnya, permasalahan yang terjadi selalu sama tiap bulan: uang gaji selalu ‘sepuluh koma’ alias tanggal 10 sudah koma atau habis tak tersisa.

Yang menyebalkan, hal itu kerap terjadi walaupun Anda telah memiliki rencana penggunaan gaji yang akan diterima dan disusun jauh-jauh hari sebelum tanggal gajian tiba. Tetapi setelah hari gajian tiba rencana tersebut seakan buyar karena banyaknya daftar tagihan yang harus diselesaikan.

Nah, supaya tidak selalu terulang dengan masalah gaji yang selalu habis sebelum waktunya, berikut beberapa tip yang bisa membantu Anda dalam mengelola gaji.

Dibagi

Bukan artinya harus membagi-bagikan gaji Anda ke orang lain, melainkan Anda membagi total gaji yang diterima menjadi beberapa bagian alokasi. Contoh, bagian untuk menyelesaikan tagihan dan utang, belanja, tabungan, serta bagian-bagian lain sesuai kebutuhan. Agar mudah membaginya, tentukan persentase untuk tiap bagian.

Prioritas bayar utang

Bukan sekadar membagi, selanjutnya Anda perlu menetapkan bagian yang menjadi prioritas. Salah satunya adalah membayar tagihan-tagihan yang perlu dibayar setiap bulannya. Misalnya tagihan kartu kredit yang telah jatuh tempo agar tidak terkena bunga dan selalu bayar minimum, serta tagihan kebutuhan sehari-hari seperti tagihan listrik, air, internet dan lainnya. Sebagai catatan, utamakan untuk menyelesaikan tagihan diluar dari kebutuhan sehari-hari. Sebab, ketika tagihan tersebut selesai, Anda dapat mengalokasikan bujetnya ke kebutuhan lain.

Pisahkan tabungan

Banyak orang yang masih tidak melakukan poin ini, yaitu memisahkan rekening tabungan dengan rekening yang dipakai sehari-hari. Padahal, dengan demikian Anda akan bisa lebih mudah mengontrol pengeluaran tanpa mengganggu uang tabungan yang dimiliki. Sebab, sering kali seseorang tergoda berbelanja karena ia melihat masih ada uang di rekeningnya. Karena itu, selain memisahkan rekening, singkirkan pula kartu ATM tabungan dari dompet Anda agar tidak dengan mudah menggunakan uang yang ada di dalamnya.

Pentingnya dana darurat

Bagaimana jika kejadian tidak terduga terjadi. Misal, Anda tiba-tiba sakit, anggota keluarga membutuhkan uang mendadak, atau kebutuhan lainnya. Itulah alasan mengapa Anda perlu dana darurat. Agar mudah, Anda bisa menggabungkan dana ini dalam tabungan. Dengan catatan, Anda buat persentase sendiri untuk alokasinya. Idealnya, dana darurat ini memiliki kisaran 5-10 persen pendapatan yang Anda miliki.

Baca lebih lanjut …

Daftar kartu kredit berikan banyak diskon di sini. 

Tentang Penulis

Social media writer, coffee lover, twenty-something.