Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Supaya Tidak Panik, Harus Punya Ini untuk Mengantisipasi PHK Tiba-tiba

by Ariesta on 11 Februari, 2016

pengalaman dipecat_kredit tanpa agunan - CekAja.com

Bak petir di siang bolong, Toshiba dan Panasonic memutuskan untuk merumahkan karyawannya. Pabrik yang ditutup adalah Panasonic Lighting Indonesia yang memproduksi bohlam lampu. Pabrik tersebut akan ditutup karena produknyan tak lagi memiliki daya saing dengan produk impor China.

Tapi bukan berarti Panasonic hengkang dari Indonesia. Panasonic Indonesia melakukan penggabungan dua unit usaha (merger) yang terdiri dari tiga pabrik yang berada di Pasuruan Jawa Timur, Cileungsi Jawa Barat, dan Cikarang Jawa Barat. Bagi karyawan yang tidak bersedia pindah, Panasonic menawarkan opsi pensiun dini.

Sementara itu, Toshiba melepas pabrik mesin cuci dan televisinya di Indonesia karena pabrik tersebut akan diakuisisi oleh perusahaan asal China, Skyworth. Toshiba seakan-akan mengaku kalah bersaing dengan produk sejenis dari China dan juga Korea Selatan.

Meskipun secara kualitas produk-produk ‎Jepang diakui sangat baik, namun dari sisi harga kalah bersaing dengan produk asal China. Sedangkan kecenderungan orang Indonesia lebih memilik barang dengan harga yang murah meski kualitasnya tidak menjanjikan.

(Baca juga: Andaikan Kena PHK, Berikut Cara Menghitung Uang Pesangon yang Bisa Didapatkan)

Keputusan PHK ini tentu menjadi kabar buruk bagi karyawan. Akan tetapi, kepanikan sebenarnya bisa diminimalisir dengan persiapan. Berikut yang harus kamu punya untuk mengantisipasi PHK tiba-tiba.

Asuransi kesehatan

Biaya kesehatan adalah momok bagi kamu yang di-PHK tiba-tiba tanpa membekali diri dan keluarga tanpa asuransi. Apalagitiap tahun harga pengobatan di rumah sakit terus meningkat. Rata-rata kenaikan paling moderatnya mencapai 10% per tahun, jauh melebihi tingkat inflasi.

Sebagai contoh, jika anak harus masuk rumah sakit, harga kamar VIP berkisar antara Rp 1 juta semalam, dokter spesialis Rp 200.000 per kunjungan, biaya obat-obatan Rp 700.000. Jika anak dirawat inap lima hari dengan minimal kunjungan dokter dua kali sehari, maka biaya yang harus dikeluarkan Rp 6,7 juta. Di tengah beban PHK dan belum ada kepastian mendapat pekerjaan baru, biaya ini tentu memberatkan. Tapi dengan asuransi kesehatan, kamu tidak perlu khawatir kalau ada anggota keluarga yang sakit.

Tabungan darurat untuk biaya hidup

Perencana keuangan menyarankan agar setiap orang memiliki tabungan darurat minimal tiga sampai enam bulan biaya hidup. Dana darurat harus dimiliki di mana iklim ekonomi yang tak terduga bisa berimbas pada keuangan sehingga membuatmu di-PHK. Pangkas pengeluaran sehari-hari dan buatlah simpanan dengan jumlah setidaknya enam bulan biaya hidup.

Kalau pengeluaran keluarga sebanyak Rp 5 juta per bulan, ini artinya kamu harus menyiapkan dana sebesar Rp 15-30 juta di luar dari pesangon yang diberikan perusahaan. Dana ini adalah biaya hidup keluarga sampai kamu mendapatkan pekerjaan baru. Jika memang tidak memutuskan untuk berwiraswasta, kamu harus berusaha sekeras mungkin mencari pekerjaan dalam jangka waktu tiga sampai enam bulan. Menganggur sampai setahun dapat merusak CV-mu.

(Baca juga: Yakin Tabungan Kamu Cukup Untuk Hidup Saat di-PHK Nanti? Hitung Lagi Yuk)

Dana pendidikan anak

Setiap orangtua menginginkan anaknya melebihi pencapaian yang telah diperolehnya, termasuk dalam hal pendidikan. Akan tetapi, biaya pendidikan cenderung tinggi seiring dengan laju inflasi. Untuk itu, menyiapkan dana pendidikan anak sejak dini adalah hal yang sangat penting.

Tabungan dana pendidikan membantu orangtua menabung secara berkala untuk biaya pendidikan sekaligus dilindungi oleh asuransi jiwa yang memastikan bahwa dana pendidikan tetap dibayarkan jika sesuatu terjadi pada diri orangtua, misalnya meninggal atau terkena PHK. Produk ini dirancang untuk memberikan orangtua sejumlah uang tunai untuk biaya pendidikan anak-anak pada saat tahun ajaran baru sesuai dengan sistem pendidikan di Indonesia.

(Baca juga: Andaikan Kena PHK, Berikut Cara Menghitung Uang Pesangon yang Bisa Didapatkan)

Setoran dilakukan dengan fasilitas auto-debit secara rutin setiap bulan. Setiap bulan bank secara otomatis memotong tabungan tersebut dan menyetorkannya ke rekeningan pendidikan. Ketika pemegang tabungan meninggal dunia, asuransi jiwa akan menyediakan uang pertanggungan, sehingga setoran tabungan masih bisa dilanjutkan. Beberapa bank yang menawarkan program dana pendidikan ini antara lain Tabungan Rencana Pendidikan BCA, Mandiri Siswa Sejahtera Bank Mandiri, Tabungan Pendidikan CIMB Niaga, dan Tabungan Pendidikan BNI.

Tentang Penulis

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami