Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Survei Tunjukkan Tingkat Stres Masyarakat Indonesia Rendah

by Giras Pasopati on 11 Juli, 2018

Berdasarkan hasil Survei Skor Kesejahteraan Cigna 360° yang dilakukan oleh Cigna, perusahaan penyedia solusi keuangan yang bergerak di bidang asuransi kesehatan, tingkat stres masyarakat Indonesia berada pada level terendah secara global.

Bisnis online gagal - CekAja.com

Selain itu, masyarakat Indonesia merasa mereka siap secara finansial untuk masa depan, menaruh kepercayaan tinggi terhadap pendapat keluarga mengenai perencanaan keuangan, dan lebih memilih untuk mendapatkan layanan kesehatan dari pemerintah karena tingginya biaya layanan kesehatan swasta.

Di tahun keempat diadakannya survei ini, Cigna kembali mengangkat persepsi dan kekhawatiran kesejahteraan masyarakat di 5 aspek utama kesejahteraan yaitu fisik, keluarga, sosial, keuangan, dan kerja. Survei tahun ini diikuti oleh lebih banyak negara dibandingkan survei tiga tahun terakhir, di mana sebanyak 23 negara dan wilayah di dunia turut berpartisipasi.

“Survei tahunan ini merupakan bagian dari komitmen kami yang terus dilakukan untuk membantu orang-orang yang kami layani meningkatkan kesehatan, kesejahteraan dan rasa aman mereka,” kata Herlin Sutanto, CEO Cigna Indonesia dalam keterangan resmi. (Baca juga: Mengenal Asuransi Terorisme dan Sabotase)

 

Ia menjelaskan, dengan memahami persepsi mereka secara keseluruhan mengenai kesejahteraan, pihaknya dapat mengembangkan perlindungan yang lebih baik untuk membantu perencanaan kebutuhan kesehatan dan keuangan masyarakat Indonesia.

Skor kesejahteraan Indonesia sendiri mengalami sedikit penurunan dibandingkan tahun lalu, yakni dari 62.8 menjadi 61.0 poin. Skor Indonesia berimbang dengan negara-negara Eropa seperti Perancis dan Spanyol, dan sedikit di atas negara tetangga, Singapura.

Indikator Sosial menunjukkan penurunan yang paling signifikan yaitu sebanyak 8.4 poin. Penurunan ini sebagian besar disebabkan oleh kurangnya waktu untuk rekreasi dan menghabiskan waktu bersama teman. (Baca juga: Defisit APBN Terendah Selama 4 Tahun)

Turunnya skor Indikator Sosial ini menunjukkan semakin banyak masyarakat Indonesia yang merasa tidak dapat menghabiskan waktu yang cukup bersama teman atau melakukan hobi karena mereka terlalu sibuk untuk menjalankan rutinitas sehari-hari.

Tingkat stres masyarakat Indonesia di bawah rata-rata global

Meskipun Indikator Sosial mengalami penurunan yang cukup signifikan, tingkat stres masyarakat Indonesia ternyata tidak setinggi negara lain yang disurvei.

Sebanyak 86% responden dari seluruh negara yang turut berpartisipasi mengatakan bahwa mereka merasa stres; namun di Indonesia, responden yang mengatakan bahwa mereka merasa stres ‘hanya’ sebesar 75%. Tingkat stres ini merupakan tingkat stres terendah dari seluruh negara yang disurvei.

Menurut sebagian besar responden di Indonesia yang merasa stres, mereka dapat mengendalikan rasa stres mereka dengan mencurahkan keluhan mereka kepada teman atau keluarga. (Baca juga: Ingin Daftar CPNS 2018? Cek Mekanisme Pendaftarannya!)

Sementara itu, 25% dari masyarakat Indonesia mengatakan bahwa mereka sama sekali tidak merasa stres, yang terendah dibandingkan 22 negara lainnya. Di negara tetangga seperti Singapura dan Thailand, tingkat stres bahkan berada di atas rata-rata, di mana 91% responden mengatakan bahwa mereka merasa stres.

“Keuangan dan pekerjaan merupakan penyumbang utama rasa stress. Survei kami mengungkapkan beberapa alasan penyebab stres, di antaranya hubungan yang buruk dengan atasan dalam pekerjaan dan ketidakmampuan untuk mengurus kebutuhan, kesehatan dan kesejahteraan orang tua”, kata Ben Furneaux, Director dan Chief Marketing Officer Cigna Indonesia.

Tentang Penulis

Giras Pasopati

Penulis dan mantan jurnalis. Penikmat sate kambing, musik punk dan rock. Senang membaca buku sejarah dan sastra.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami