Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

8 menit waktu bacaan

Syarat dan Cara Mendapatkan Pinjaman Kredit Tanpa Agunan Bank BNI

by Rini Agustina on 15 Januari, 2020

Kredit tanpa agunan (KTA) merupakan pinjaman yang bisa didapat tanpa memberikan jaminan atau agunan. Karena tanpa jaminan biasanya jumlah kredit yang diberikan juga terbatas dengan tempo pelunasan yang juga singkat. Umumnya setiap bank baik negeri maupun swasta memiliki produk kredit tanpa agunan. BNI salah satunya, dengan KTA BNI Fleksi. Syarat dan cara mendapatkan pinjaman kredit tanpa agunan bank BNI terbilang  mudah.

Syarat dan Cara Mendapatkan Pinjaman Kredit Tanpa Agunan Bank BNI

BNI Fleksi merupakan fasilitas Kredit Tanpa Agunan (KTA) yang diberikan kepada Pegawai Aktif yang mempunyai penghasilan tetap (fixed income) yang pembayaran gajinya (payroll) disalurkan melalui BNI, untuk keperluan konsumtif yang tidak bertentangan dengan peraturan maupun Undang-Undang yang berlaku. Anda bisa mendapatkan pinjaman mulai dari Rp5 juta – Rp500 juta dengan maksimum tenor 15 tahun.

Salah satu syarat dan cara mendapatkan pinjaman kredit tanpa agunan bank BNI ini adalah Anda wajib berpenghasilan minimal Rp2,5 juta/bulan. Ringan bukan? BNI Fleksi juga menawarkan bunga cicilan amat rendah yakni mulai dari 10% pertahun atau 0,7% per bulan. Anda dapat menggunakan pinjaman ini untuk keperluan apapun, pendidikan, renovasi rumah, pembayaran biaya rumah sakit dan kebutuhan domestic lainnya.

Besaran Bunga KTA BNI Fleksi

Sebelum memutuskan akan mengajukan besaran pinjaman, sebaiknya Anda perhatikan lebih dulu bunga yang dipatok untuk KTA BNI Fleksi ini. Karena rata-rata pinjaman tanpa agunan memberlakukan suku bunga tinggi, jangan berharap bisa mendapatkan buang sekecil-kecilnya.

Namun KTA BNI Fleksi sudah termasuk penyedia kredit yang memberikan bunga kecil. Semakin singkat waktu pinjaman maka semakin kecil bunga yang diberikan.

Berikut adalah daftar bunga KTA BNI Fleksi:

Daftar Bunga KTA BNI Fleksi
Tenor Bunga (%)
1 Tahun 10,72
2 Tahun 11,13
3 Tahun 11,08
4 Tahun 11,23
5 Tahun 11,27
6 Tahun 11,29
7 Tahun 11,99
8 Tahun 12,49
9 Tahun 13,00
10 Tahun 13,48
11 Tahun 13,59
12 Tahun 14,09
13 Tahun 14,59
14 Tahun 15,10
15 Tahun 15,59
Syarat dan Cara Mendapatkan Pinjaman Kredit Tanpa Agunan Bank BNI
Persyaratan Dokumen

Ada beberapa persyaratan dokumen yang mesti dipenuhi saat mengajukan pinjaman ini yakni :

Karyawan
  • Fotokopi KTP
  • Fotokopi NPWP atau SPT PPh 21
  • Fotokopi rekening gaji 3 bulan terakhir
  • Surat keterangan kerja asli dan slip gaji
  • Foto 4 X 6
  • Surat keterangan masa kerja dari atasan
Wirausaha:
  • Fotokopi KTP/KITAS
  • Fotokopi kartu kredit
  • Fotokopi rekening tabungan (3 bln terakhir)
  • NPWP
  • Fotokopi Akta Pendirian/SIUP/TDP
Profesional:
  • Fotokopi KTP/KITAS
  • Bukti penghasilan
  • Fotokopi kartu kredit
  • Fotokopi surat izin profesi
  • NPWP
Persyaratan Umum
  • Berusia 21 – 55 tahu
  • Warga Negara Indonesia dan bekerja serta tinggal di Indonesia
  • Min. persyaratan penghasilan Rp2.500.000 per bulan
Persyaratan Biaya
  • Biaya-biaya yang ada di KTA BNI Fleksi antara lain:
  • Biaya administrasi: Rp 100 ribu
  • Biaya tutup rekening: Rp 15 ribu
  • Biaya provisi 0,5 persen
  • Denda terlambat bayar cicilan 2,5 persen
  • Biaya penalti 0,5% (sebelum 12 bulan) dari jumlah kredit 
Tips Mengajukan Kredit Tanpa Agunan BNI

Selain melengkapi syarat dan cara mendapatkan pinjaman kredit tanpa agunan bank BNI yang benar sesuai prosedur, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar pengajuan Anda diterima. Ya, meski diatas kertas Anda merasa sudah memenuhi semua syarat dan cara mendapatkan pinjaman kredit tanpa agunan bank BNI secara lengkap namun selalu ada faktor lain yang menjadi pertimbangan pihak bank, yakni:

1. Riwayat Kartu Kredit

Hampir semua Lembaga keuangan yang memberikan kredit tanpa agunan mewajibkan penggunanya memiliki kartu kredit. Hal ini bertujuan untuk melihat bagaimana riwayat hutang calon debitur, apakah selalu membayar cicilan tetap waktu ataukah sering menunggak. Ini tentu akan jadi pertimbangan besar bunga bank memutuskan apakah Anda layak diberi pinjaman atau tidak.

Selain itu riwayat kartu kredit juga digunakan bank untuk menilai besaran kredit atau pinjaman yang layak diberikan. Penggunaan kartu kredit akan menakar bagaimana Anda selama ini menghabiskan dana yang ada. Karena riwayat kredit ini penting sebaiknya sebelum mengajukan KTA, melunasi semua cicilan lebih dulu.

Sementara bagi Anda yang belum memiliki kartu kredit, diwajibkan membuatnya lebih dulu. Sedangkan pinjaman baru bisa diajukan setelah ada penggunaan kartu kredit tersebut minimal tiga bulan.

2. Ajukan Jumlah Cicilan yang Wajar

Bank juga memilih calon debitur dari pengajuan pinjamannya. Kebijakan rata-rata bank hanya akan mencairkan pinjaman dengan cicilan tidak lebih dari 30% total pendapatan calon debitur. Jadi, jangan mengajukan kredit terlalu besar yang memaksa Anda menghabiskan hampir 50% dari pendapatan karena jelas tidak akan diterima oleh pihak Bank.

Bank menilai proporsi 30% adalah yang paling tepat, dengan asumi 70% pendapatan digunakan untuk memenuhi kebutuhan primer seperti pemenuhan kebutuhan pokok. Jumlah cicilan yang kecil dan terjangkau juga menghindarkan calon debitur dari tunggakan, sehingga bank tidak perlu repot untuk terus menagih dan memberikan sanksi berupa bunga yang terus membengkak.

So, jika penghasilan Anda dalam satu bulan rata-rata adalah Rp10 juta, maka jangan mengajukan pinjaman yang mengharuskan jumlah cicilannya lebih dari Rp3 juta.

(Baca: Ini 5 Pinjaman Tanpa Agunan Terbaik di CekAja.com!)
3. Lengkapi Persyaratan Dasar dan Dokumen

Jangan malas untuk melengkapi persyaratan yang diperlukan, sebab bisa jadi bank akan menolak pengajuan Anda. Jika merasa belum memenuhi persyaratan jangan memaksakan diri dengan memalsukan dokumen, sebab pihak bank akan melakukan kroscek terhadap kevalidan data Anda. Jika ketahuan melakukan pemalsuan dalam bentuk apapun, bisa jadi Anda akan masuk dalam daftar hitam riwayat bank.

syarat dan cara mendapatkan pinjaman kredit tanpa agunan bank BNI ini memang mudah tapi jangan meremehkan setiap detail yang mereka ajukan. Karena bisa jadi Anda tak akan mendapatkan jumlah kredit yang sesuai harapan.

4. Ikut Rekening Payroll

Bagi mereka yang sudah tergabung dalam rekening payroll BNI pasti mendapat prioritas utama. Hal ini karena aktivitas kredit mereka sudah terekam dan teridentifikasi, sehingga bank lebih mudah melakukan verifikasi. Segera buka rekening payroll agar pengajuan KTA BNI ada lebih cepat cair.

Sementara untuk Anda yang tidak memiliki rekening BNI sejak awal, harus bersabar. Pasalnya salah satu syarat pengajuan KTA ini adalah copy rekening koran selama tiga bulan terakhir. Jadi, setidaknya Anda harus menggunakan rekening BNI lebih dulu selama tiga bulan, baru kemudian bisa mengajukan pinjaman.

Simulasi Pembiayaan KTA BNI

Masih penasaran bagaimana skema penghitungan KTA BNI Fleksi ini? Berikut akan kami berikan contohnya:

Anda sebagai seorang karyawan swasta di Jakarta ingin merenovasi rumah, namun memerlukan tambahan dana sebesar Rp 50 juta, dan ingin melunasi dengan segera pinjaman tersebut setidaknya selama 5 tahun. Artinya pinjaman Anda adalah Rp 50 juta dan tenor 5 tahun.

Melihat table angsuran dan bunga dari BNI fleksi, maka bunga dengan tenor selama 5 tahun adalah 11,27 persen pertahun atau 0,93% perbulan.

Dengan demikian besar cicilan per bulan adalah sebagai berikut:

Maksimal kredit : Rp 50 juta

Masa kredit : Rp 5 tahun atau 60 bulan

Bunga : 0,93 %

Cicilan pokok : Rp 50 juta/60 bulan = Rp 833.000

Bunga per bulan : Rp 50 juta x 0,93% /bulan = Rp 465.000

Sehingga  tiap bulannya, Anda harus membayar cicilan sebesar:

Cicilan pokok + bunga per bulan = Rp 833.000 + Rp 465.000 = Rp 1.298.000

Jadi jumlah cicilan bulanan untuk pinjaman Rp50 juta dengan tenor 5 tahun dan bunga 0,93% perbulan adalah Rp1.298.000.

Biaya Lain KTA yang Sering Memberatkan

Sebelum Anda berniat mengajukan pinjaman KTA BNI Fleksi dan melengkapi syarat dan cara mendapatkan pinjaman kredit tanpa agunan bank BNI yang sesuai prosedur. Anda juga perlu mempertimbangkan berbagai biaya “administrasi” yang jumlahnya tidak kecil. Seringnya jika tidak bisa membayar administrasi tersebut, maka akan dikurangi dari jumlah pinjaman. Lantas apa saja biaya-biaya lain tersebut?

1. Biaya Provisi

Biaya provisi ini ada dalam setiap pinjaman KTA dari bank manapun. Besar Nya beda-beda tergantung kebijakan, namun rata-rata memakan 3% dari total pinjaman. Misalnya pinjaman Rp 10 juta, berarti yang kelak diterima hanya Rp 9.700.000 karena ada biaya provisi 3% sebesar Rp 300.000. sementara BNI Fleksi sendiri memberlakukan biaya provisi cukup ringan yakni 0,5% dari total pinjaman.

2. Biaya Penalti

Senada dengan provisi, biaya penalti juga sering diberlakukan banyak lembaga pinjaman keuangan bahkan bukan bank. Biaya ini muncul jika KTA dilunasi lebih cepat dari tenor yang disepakati.

Misalnya seharusnya KTA Anda diangsur selama satu tahun, namun ternyata pada bulan ke 10 Anda ingin melunasinya, maka ada biaya yang harus dibayar sebagai kompensasi karena tidak melunasi pinjaman sesuai kesepakatan. BNI Flexi membebankan biaya penalty sebesar Biaya penalti 0,5% (sebelum 12 bulan) dari jumlah kredit

3. Biaya keterlambatan

Biaya ini berupa denda karena terlambat membayar angsuran. Makin lama cicilan tertunda, makin besar denda tersebut. BNI Flexi sendiri membebankan biaya keterlambatan cukup besar yakni 2,5 persen

4. Biaya tahunan

Biaya tahunan ini sebenarnya tidak besar, dan tidak semua bank penyedia KTA membebankan biaya ini. Namun umumnya Lembaga keuangan yang mewajibkan biaya tahunan untuk KTA mematok pembayaran pada saat pinjaman memasuki tahun kedua hingga tahun pelunasan.

5. Asuransi

Asuransi untuk KTA ini hampir diberlakukan pada semua bank. Tujuannya adalah melindungi debitur ketika sewaktu-waktu mengalami musibah yang memaksa mereka tak bisa melunasi pinjaman, seperti kecelakaan atau bahkan meninggal dunia.

KTA yang diberi proteksi secara otomatis akan dianggap lunas jika debitur dinyatakan tak bisa lagi melakukan cicilan. Layanan asuransi ini juga sesuai dengan Peraturan OJK Nomor 1/POJK.07/2013 tentang Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan.

Itulah beberapa biaya tambahan yang seringkali muncul ketika kita mengajukan KTA. Terpenting sebelum mengajukan pinjaman khususnya KTA BNI Flexi Anda sudah memahami Syarat dan cara mendapatkan pinjaman kredit tanpa agunan bank BNI termasuk biaya-biaya lain yang memberatkan tersebut, sehingga nantinya tidak merasa dibohongi atau dibebani.

Ingat, ajukan pinjaman sesuai kesanggupan membayar, jangan jadikan berhutang sebagai sebuah kebiasaan.

Dapatkan berbagai informasi menarik seputar sektor ekonomi dan tips finansial lainnya, hanya di CekAja.com, di mana kamu juga bisa menemukan berbagai rekomendasi produk keuangan sesuai kebutuhan.

Tentang Penulis