Tabungan Masyarakat Kelas Menengah Atas Tergerus Inflasi, Apa Dampaknya?

Inflasi yang sedang terjadi di Indonesia diprediksi akan memengaruhi sektor perbankan khususnya tabungan masyarakat kelas menengah atas. Apa dampaknya?

Tabungan Masyarakat Kelas Menengah Atas Tergerus Inflasi, Apa Dampaknya?

Dampak Inflasi Terhadap Tabungan Masyarakat Kelas Menengah Atas

Inflasi memiliki dampak yang secara tidak langsung memengaruhi sektor perbankan. Mengutip laporan survei Bank Indonesia, inflasi menyebabkan peubahan pola tabungan masyarakat kelas menengah atas.

Dilansir dari Bisnis.com, Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah menjelaskan inflasi membuat tabungan masyarakat kelas menengah atas semakin menyusut.

Bagaimana inflasi memberi dampak penyusutan tabungan masyarakat kelas menengah atas? Berikut beberapa dampaknya.

1. Konsumsi Meningkat, Tabungan Menyusut

Piter menyebut bahwa hal yang paling memengaruhi tabungan masyarakat kelas menengah atas adalah pola konsumsi yang meningkat. Hal ini berkaitan dengan dilonggarkannya mobilitas pascapandemi.

Pada masa pandemi, tabungan masyarakat kelas menengah atas meningkat sebab mereka menahan konsumsi dan menyimpan penghasilan. Namun kini masyarakat sudah mulai berbelanja.

Piter menambahkan bahwa hal ini sebenarnya baik untuk menggerakan roda ekonomi. Jika konsumsi kelompok ini sudah kembali normal, pertumbuhan ekonomi diprediksi maju ke jalur jangka panjang dengan kisaran 5 persen per tahun.

2. Berkurangnya Alokasi Dana Tabungan

Hasil survei Bank Indonesia pada Mei 2022 menemukan perubahan pola tabungan pada masyarakat menengah ke atas. Kelompok ini cenderung mengurangi alokasi dana untuk menabung.

Pengeluaran responden untuk tabungan 1,2 persen pada Mei 2022 dibandingkan dengan bulan sebelumnya menjadi 18,1 persen. Alokasi dana tabungan masyarakat kelas menengah atas yang menyusut ini disebabkan oleh inflasi. 

Mengutip Bisnis.com, Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Abdul Manap Pulungan mengatakan bahwa kenaikan konsumsi masyarakat berpenghasilan Rp5 juta ke atas disebabkan oleh inflasi.

Kelompok ini dipaksa untuk membayar lebih mahal untuk barang yang sama sehingga alokasi dana yang ditabung menjadi berkurang. 

(Baca Juga: Mengenal Pajak Bunga Tabungan dan Deposito Bank)

3. Imbas terhadap Dana Pihak Ketiga (DPK)

Abdul menjelaskan bahwa inflasi dan kondisi yang terjadi pada tabungan masyarakat kelas menengah atas bisa berimbas pada dana pihak ketiga (DPK) perbankan.

Hal ini dipengaruhi oleh harga-harga yang mahal. Sehingga, tabungan masyarakat kelas menengah atas digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Menurutnya, penurunan DPK tabungan ini bergantung pada kondisi inflasi di Indonesia. Jika inflasi bahan pangan dan barang yang diatur pemerintah terus naik, maka DPK akan turun. 

Sementara itu, Piter menuturkan bahwa pengaruh inflasi pada DPK ini tidak terlalu serius bagi perbankan. Apalagi jika bank-bank tersebut memiliki angka likuiditas yang besar.

Tren Pertumbuhan Kredit Konsumsi

Penyusutan tabungan masyarakat kelas menengah atas akibat konsumsi yang tinggi sebenarnya membawa kabar baik bagi pemulihan ekonomi Indonesia.

Sebab, kelompok inilah yang dapat menggerakan roda perekonomian melalui konsumsinya.

Merespon hal itu, perbankan menggencarkan penyaluran kredit konsumsi kepada masyarakat. Senior Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Amin Nurdin mengatakan pelonggaran mobilitas menjadi momentum yang pas untuk menyalurkan kredit. 

 “Pandemi sudah berkurang dan kita tahu masyarakat sudah lama tidak keluar sehingga ini saatnya bagi bank untuk jor-joran menyalurkan kredit,” kata Amin seperti dikutip dari Bisnis.com. 

Dari sisi regulator suku bunga dilongarkan pada tingkat yang rendah agar perbankan bisa terus menyalurkan kredit dengan bunga rendah kepada masyarakat.

Hal ini merupakan stimulus yang dihadirkan bank dan lembaga penyedia pinjaman lainnya dengan produk pinjaman konsumtif yang kian menjamur.

(Baca Juga: Deretan Keuntungan Tabungan Danamon D-Save, Tabungan Tanpa Biaya Admin!)

Rekomendasi Tabungan Online

Berikut rekomendasi tabungan online bagi kamu yang tertarik membuka rekening tabungan tanpa perlu keluar dari rumah!

Pentingnya Memiliki Tabungan

Konsumsi masyarakat kelas menengah atas memang sangat diandalkan untuk menggerakan roda perekonomian. Namun jika melihat kondisi tabungan yang menyusut, hal ini perlu diantisipasi.

Di kondisi yang serba belum pasti akibat pandemi, tabungan memiliki peran penting untuk menjaga kondisi finansialmu. Sebab itu, sangat penting untuk memiliki tabungan yang stabil.

Pola konsumsi yang tinggi harus dibarengi dengan tabungan yang mumpuni. Segera pilih produk tabungan terbaik untuk kebaikan finansialmu di masa mendatang.

Di zaman sekarang, sudah banyak beragam produk tabungan dengan beragam benefit yang ditawarkan.

Jika masih bingung memilih produk tabungan, kamu bisa membandingkannya melalui CekAja.com. Prosesnya mudah dan bisa diajukan secara online.