Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

6 menit waktu bacaan

Prospek Pekerjaan Jurusan Psikologi Dengan Gaji Tinggi

by Kyla Damasha on 11 November, 2019

Melihat atau mencari tahu mengenai prospek pekerjaan jurusan psikologi memang menjadi salah satu hal yang perlu kamu ketahui sebelum memilih jurusan ini di bangku kuliah. Banyak yang beranggapan bahwa jurusan psikologi hanya membawamu menjadi seorang psikolog saja. Padahal, hal tersebut tidak sepenuhnya benar.

Pasalnya, pekerjaan jurusan psikologi beraneka ragam yang tentunya menjadi salah satu pekerjaan yang mulia karena berhubungan dengan masyarakat dan kehidupan sehari-hari. Bagi kamu yang senang membaca kepribadian orang, berinteraksi langsung dengan anak kecil, dan membantu masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan sosial mereka, maka jurusan psikologi bisa menjadi program studi yang cocok kamu ambil di bangku kuliah.

Tetapi sebelum kamu membuat keputusan dengan cepat, ada baiknya untuk mengetahui beberapa hal yang akan kita bahas kali ini, mulai dari fakta-fakta jurusan psikologi itu sendiri hingga prospek pekerjaan jurusan psikologi yang akan menantimu setelah lulus di perguruan tinggi nanti. Penasaran apa sajakah itu? Yuk kita ketahui bersama-sama

Fakta-Fakta Tentang Jurusan Psikologi
1. Wanita Menjadi Pemeran Utama

Wanita Menjadi Pemeran Utama

Hanya sekadar informasi bagi kamu yang ingin mengambil jurusan psikologi di bangku kuliah bahwa program studi satu ini memang akan didominasi oleh wanita. Jadi, jangan heran apabila ketika di kelas nanti kamu akan menemukan lebih banyak teman wanita dibandingkan pria, yang mungkin perbandingannya sekitar 3:1.

Tidak hanya mahasiswanya, untuk dosen pun kamu juga akan menemukan pembagian gender yang menarik. Biasanya dosen pria akan kamu temui di beberapa mata kuliah tertentu saja, seperti mata kuliah bidang sosial dan mata kuliah industri-organisasi.

Mungkin dikarenakan wanita yang cenderung lebih sensitif terhadap perasaan dan emosi sehingga untuk pekerjaan jurusan psikologi itu sendiri juga akan didominasi oleh wanita. Tetapi, bukan berarti isinya wanita semua lho. Pria pun juga mungkin akan kamu temui, hanya saja jumlah mereka tergolong lebih sedikit.

2. Ilmu Abstrak

Ilmu Abstrak

Psikologi merupakan ilmu abstrak nan luas. Hal tersebut dikarenakan jurusan satu ini akan membahas mengenai sisi manusia yang akan sulit dibaca dan ditebak. Berbeda dengan ilmu kedokteran yang ketika ada orang yang datang dan mengatakan bahwa ia baru saja tertusuk beling maka akan langsung bisa terlihat gejala dan bentuk fisiknya sehingga dokter bisa segera melakukan analisa, maka berbeda dengan orang psikologi yang harus melakukan penelitian mendalam sebelum mengetahui diagnosa yang diderita oleh sang pasien, misalkan seperti skizofrenia.

(Baca Juga: Deretan Pekerjaan Jurusan Ilmu Politik dengan Gaji diatas Rp3 Juta)
3. Diharuskan untuk Sekolah Lanjutan

Diharuskan untuk Sekolah Lanjutan

Seperti yang telah sedikit disinggung di poin sebelumnya bahwa psikologi merupakan ilmu yang luas, sehingga hanya berbekal pendidikan S1 saja belum bisa membawamu terjun ke dunia pekerjaan jurusan psikologi.

Hal tersebut dikarenakan, pendidikan S1 hanya akan mengajarkanmu ilmu-ilmu psikologi yang bersifat umum dan mendasar, sedangkan S2 akan memberikanmu ilmu yang lebih fokus dan mendalam, sehingga apabila kamu ingin bisa terjun ke pekerjaan jurusan psikologi, seperti menjadi seorang psikolog, maka kamu akan diharuskan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi.

4. Matematika menjadi Dasarnya

Matematika menjadi Dasarnya

Apakah ada di antara kamu yang ingin mengambil jurusan psikologi agar bisa terbebas dari matematika? Jika itu jawabannya, maka ada baiknya kamu pikir-pikir lagi. Karena faktanya ilmu psikologi menggunakan sistem riset dan penelitian dengan matematika statistik sebagai dasarnya.

Statistika merupakan salah satu ilmu matematika yang akan menjadi pondasi dalam menciptakan skala psikologi, yang di mana dapat dikembangkan menjadi alat tes psikolgi yang saat ini kita kenal sebagai psikotes.

Mata Kuliah Jurusan Psikologi untuk Jenjang S1
1. Filsafat

FilsafatIlmu wajib yang harus didapatkan oleh seluruh mahasiswa jurusan psikologi yaitu filsafat. Sebagai contoh seperti filsafat manusia dan filsafat ilmu & logika pada nantinya akan sangat membantumu dalam terjun ke pekerjaan jurusan psikologi pada nantinya.

2. Statistika

Statistika

Mulai dari perencanaan, pengumpulan, analisa, interpretasi hingga presentasi data yang sering kali membuat para mahasiswa psikologi pusing seluruhnya dapat diselesaikan dengan ilmu statistika, terutama ketika akan terjun ke dunia pekerjaan jurusan psikologi.

3. Psikologi Kepribadian

Psikologi KepribadianPsikologi kepribadian merupakan salah satu mata kuliah yang akan kamu pelajari di semester 1. Mata kuliah ini akan mengajarkanmu mengenai sejarah dan filosofi dasar kepribadian manusia, pengelompokan, jenis-jenis kepribadian dan masih banyak lagi. Selain itu di mata kuliah ini kamu juga akan belajar tentang kepribadian dirimu sendiri.

4. Psikologi Klinis

Psikologi Klinis

Sesuai dengan namanya, di mata kuliah psikologi klinis kamu akan belajar tentang kejiwaan serta penanganan dari masalah kejiwaan itu sendiri.

5. Biopsikologi

Biopsikologi

Di biopsikologi kamu akan belajar mengenai ilmu mental dan bagaimana proses tersebut berlangsung. Tidak hanya itu saja, kamu juga akan belajar banyak ilmu mulai dari biologi, psikologi, hingga kedokteran.

(Baca Juga: Deretan Profesi Kerja yang Cocok Buat Sarjana Lulusan Ilmu Filsafat)
Prospek Pekerjaan Jurusan Psikologi
1. Psikolog

PsikologPekerjaan jurusan psikologi pertama yang mungkin sudah banyak diketahui oleh orang yaitu psikolog. Memang semua orang yang ingin menjadi psikolog kelak harus mengambil program studi satu ini di perguruan tinggi.

Hanya saja menjadi seorang psikolog tidak bisa jika hanya dibekali oleh pendidikan S1 saja. Setiap psikolog diharuskan untuk melanjutkan pendidikan mereka setidaknya hingga mencapai jenjang S2 dan fokus untuk mengambil jurusan psikologi klinis.

Jika sudah dianggap cukup kompeten, pekerjaan jurusan psikologi ini bisa bekerja di rumah sakit ataupun membuka praktiknya sendiri di luar rumah sakit untuk menangani para pasiennya baik itu yang mengalami masalah kejiwaan ataupun perkembangan mental yang terhambat. Dilihat dari pengalaman dan jam terbangnya, seorang psikologi bahkan bisa mendapatkan penghasilan hingga mencapai 2,2 miliyar rupiah.

2. HRD (Human Resources Development)

HRD

Tidak bisa dipungkiri bahwa pekerjaan jurusan psikologi satu ini selalu dibutuhkan oleh setiap perusahaan yang ada, baik itu pemerintahan, BUMN, hingga perusahaan swasta sekalipun. Maka dari itu tak heran apabila para fresh graduate S1 jurusan psikologi paling sering bekerja sebagai HRD sebagai awal mula karir mereka.

Mengapa profesi HRD selalu dibutuhkan? Karena pekerjaan seorang HRD selalu berkaitan dengan sumber daya manusia di perusahaan tersebut, yang tentunya menjadi satu bagian dari perusahaan yang ada.

Untuk fresh graduate, gaji bulanan HRD sudah mencapai angka UMR. Sedangkan gaji tersebut bahkan bisa mencapai kisaran Rp10 juta berdasarkan pengalaman yang dimiliki.

3. Konselor

KonselorTugas utama dari seorang konselor yaitu memberikan konseling kepada klien yang membutuhkan. Apabila kamu justru ditempatkan di sebuah perusahaan, maka tugasmu yaitu memberikan konseling kepada karyawan di perusahaan tersebut.

Pekerjaan jurusan psikologi ini juga akan sangat dibutuhkan oleh LSM. Tidak hanya orang dewasa saja yang perlu ditangani, seorang konselor juga bisa menangani anak-anak, remaja, hingga gender sekalipun. Kisaran gaji yang diterima oleh konselor mulai dari angka 10 hingga 15 juta bagi yang telah memiliki pengalaman selama 3 sampai 5 tahun.

4. Terapis

TerapisTugas utama dari terapis yaitu menangani anak berkebutuhan khusus. Pekerjaan jurusan psikologi ini berkewajiban untuk memaksimalkan fungsi anak berkebutuhan khusus agar mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan semestinya, layaknya anak-anak normal. Biasanya gaji sorang terapis bukan per bulan melainkan berdasarkan jumlah anak yang mereka tangani.

Jika sudah berpengalaman, terapis bisa mendapatkan penghasilan hingga mencapai Rp50 juta untuk satu pasiennya.

Dapatkan berbagai informasi menarik seputar sektor ekonomi dan tips finansial lainnya, hanya di CekAja.com, di mana kamu juga bisa menemukan berbagai rekomendasi produk keuangan sesuai kebutuhan.

Tentang Penulis

Kyla Damasha

Usia Hanyalah Angka, Wajah Tetap Harus Awet Muda