10 Tanaman Penurun Darah Tinggi dan Cara Mengolahnya

4 min. membaca Oleh Vera Khairifah on

Selain ditangani dengan obat-obatan medis, darah tinggi juga bisa diturunkan dengan menjaga pola makan sehat dan mengonsumsi obat herbal. Ini dia daftar tanaman penurun darah tinggi yang bisa ditanam di rumah beserta cara mengolahnya.

Tanaman Penurun Darah Tinggi dan Cara Mengolahnya

Darah Tinggi dan Bahayanya

Darah tinggi adalah sebuah kondisi di mana kinerja pompa jantung melalui arteri terlalu berlebihan, sehingga membuat tingkat sirkulasi darah di pembuluh darah utama menjadi tinggi.

Tekanan darah dikatakan tinggi apabila tensimeter menunjukkan angka melebihi 140/90 mmHg. Sebab, tekanan darah normal adalah sekitar 120/80 mmHg.

Kondisi darah tinggi menimbulkan rasa tak nyaman penderitanya. Mulai dari pusing, detak jantung tak beraturan, hingga urine yang mengandung darah.

Bahaya darah tinggi dikhawatirkan sebagai pemicu munculnya penyakit kritis. Seperti stroke, penyakit jantung, gangguan ginjal, dan lain-lain. Tak hanya satu penyakit, seseorang dengan tekanan darah tinggi juga bisa mengidap komplikasi dalam kondisi terburuk.

Orang-orang yang memiliki riwayat darah tinggi dari pihak keluarga juga harus lebih mawas diri. Sebab penyakit ini bisa muncul karena faktor keturunan, lho.

Terkadang, darah tinggi juga bisa diidap tanpa gejala yang dihiraukan penderitanya. Oleh karena itu, ada baiknya jika kamu rutin mengecek tekanan darahmu. Pengecekan ini tak harus dilakukan dirumah sakit. Kamu bisa melakukannya di apotek dengan harga yang murah bahkan gratis.

(Baca Juga: Ciri-ciri Darah Rendah dan Darah Tinggi Serta Cara Mengatasi)

Daftar Tanaman Penurun Darah Tinggi

Darah tinggi bisa diturunkan dengan penerapan pola hidup yang sehat. Olahraga ringan secara teratur, menjaga berat badan tubuh, dan menjauhi pantangan makanan seperti makanan tinggi garam sangat membantu menjaga kondisi penderita darah tinggi.

Pada kondisi yang parah, dokter mungkin akan meresepkan obat darah tinggi. Namun, ada baiknya jika kamu memilih untuk mengonsumsi obat-obatan herbal dari tanaman penurun darah tinggi.

Tanaman ini bisa kamu beli di pasaran atau ditanam sendiri di rumah. Yang pasti, efek samping pada penggunaan obat herbal tanaman penurun darah tinggi tentu lebih rendah dibandingkan dengan konsumsi obat-obatan medis terus menerus.

Berikut ini daftar tanaman penurun darah tinggi:

1. Kunyit

Kunyit Penurun Darah Tinggi

Tanaman penurun darah tinggi yang pertama adalah kunyit Kunyit mengandung zat kurkuminoid, minyak atsiri, protein, zat besi, dan lain-lain yang sangat bermanfaat untuk menunjang kesehatan tubuh. Tak terkecuali dengan menurunkan tekanan darah tinggi.

Cara mengolah kunyit cukup dengan menumbuk halus dan merebusnya dengan air. Saring dan minum rebusan air ini setiap hari.

2. Jahe

Jahe Penurun Darah Tinggi

Bumbu dapur yang juga dipercaya sebagai obat herbal tanaman penurun darah tinggi adalah Zingiber officinale alias jahe. Kandungannya meliputi karbohidrat, serat, fosfor, aneka vitamin, enzim proteolik, senyawa fenolik, dan lainnya yang baik untuk menurunkan darah tinggi.

Jahe juga mampu melancarkan saluran pernapasan, sehingga penderita darah tinggi yang biasanya kesulitan bernapas bisa terbantu olehnya. Sama seperti kunyit, jahe bisa diolah dengan merebus tumbukan halusnya.

3. Kayu Manis

Kayu manis Penurun Darah Tinggi

Kayu manis mengandung kadar antioksidan yang sangat tinggi. Fungsi antioksidan sendiri bermanfaat untuk mencegah radikal bebas dan membuang semua racun di dalam tubuh. Ketika tubuh menjadi lebih sehat, maka tekanan darah pun akan mulai normal.

Tanaman penurun darah tinggi ini bisa dikonsumsi dengan cara merebus dengan air, atau dijadikan campuran seduhan teh. Agar rasa lebih enak, kamu juga bisa mencampurnya dengan madu.

4. Jeruk Nipis

Jeruk nipis Penurun Darah Tinggi

Vitamin C yang tinggi pada jeruk nipis dipercaya mampu meningkatkan daya tahan tubuh, dan menurunkan darah tinggi. Mengonsumsi jeruk nipis secara rutin juga dapat mencegah penyakit berbahaya mampir ke tubuhmu. Seperti batu ginjal, ambeien, vertigo, dan lainnya.

Cara mengolah jeruk nipis yang paling nikmat adalah mencampurkannya di seduhan teh, atau mengambil air perasannya untuk dicampurkan dengan air dan madu.

(Baca Juga: 8 Komplikasi Penyakit Hipertensi yang Wajib Diwaspadai)

5. Lemon

Jeruk nipis Penurun Darah Tinggi

Satu lagi tanaman penurun darah tinggi dari jenis jeruk-jerukan, yakni lemon. Tak hanya vitamin C, lemon juga mengandung vitamin B kompleks, asam folat, mineral, dan zat penting lainnya yang dapat menurunkan darah tinggi.

Cara mengolah lemon sebagai obat herbal agaknya lebih menyenangkan karena rasanya yang menyegarkan. Kamu bisa membuatnya menjadi minuman lemonade atau lemon tea.

6. Kapulaga

Kapulaga Penurun Darah Tinggi

Tanaman penurun darah tinggi ini berbentuk biji kering yang bisa kamu tumbuk, lalu direbus dengan air dan diminum air rebusannya. Kapulaga dipercaya dapat menurunkan darah tinggi sejak dulu. Sirkulasi darah akan lebih lancar setelah mengonsumsi kapulaga secara rutin.

7. Bawang Putih

bawang putih Penurun Darah Tinggi

Bawang putih masuk ke dalam tanaman penurun darah tinggi karena mengandung senyawa allicin. Senyawa ini meningkatkan produksi oksida nitrat yang membuat pembuluh darah lebih rileks, dan tekanan darah pun perlahan menurun.

Cara mengonsumsi bawang putih bisa dengan cara dibakar, konsumsi dalam kondisi mentah, atau dicampurkan ke dalam makanan.

8. Kumis Kucing

Kumis Kucing Penurun Darah Tinggi

Bagian dari kumis kucing sebagai tanaman penurun darah tinggi yang dimanfaatkan adalah daunnya. Rebusan daun tanaman kumis kucing akan membantu tekanan darah menjadi normal. hal ini terjadi berkat kandungan minyak atsiri, sineol, borneol, protein, dan kandungan lain di dalamnya.

9. Akar Kucing

akar kumis kucing Penurun Darah Tinggi

Akar kucing atau anting-anting adalah tanaman penurun darah tinggi yang paling mudah ditemukan. Bagaimana tidak, akar kucing banyak tumbuh liar di halaman rumah atau di tanah kosong. Bagian yang dimanfaatkan adalah akarnya yang direbus.

Ekstrak akar kucing juga kini banyak dijual di toko obat dalam bentuk kapsul. Dengan mengonsumsi akar kucing, maka penyerapan kalsium akan dihambat untuk melancarkan sirkulasi darah.

10. Seledri

Seledri

Seledri kini sedang marak dikonsumsi orang-orang sebagai tanaman sehat yang mampu mengatasi berbagai macam penyakit. Banyak artis lokal hingga dunia yang meminum jus seledri setiap hari.

Seledri mengandung vitamin A pada daunnya, sedangkan pada batang seledri mengandung vitamin B kompleks, vitamin C, fosfor, folat, potassium, magnesium, zat besi, dan masih banyak lagi. Ini semua akan bermanfaat untuk membuat tekanan darah menjadi normal.

Lindungi Penderita Darah Tinggi dengan Gaya Hidup Baik dan Asuransi

Selain mengatasi dengan obat herbal tanaman penurun darah tinggi, penderita darah tinggi juga harus menerapkan pola hidup sehat. Makanan makanan bergizi, kurangi konsumsi garam, dan olahraga ringan.

Juga, lindungi diri dengan asuransi kesehatan untuk menjaminkan segala risiko di masa depan. CekAja.com menawarkan berbagai produk asuransi kesehatan dengan premi terjangkau, dan nilai uang pertanggungan yang menguntungkan.

Kamu bisa membandingkan terlebih dahulu, dan memilihnya sesuai kebutuhan. Proses pengajuan dijamin cepat dan praktis karena dilakukan dengan sistem online. Yuk, miliki asuransi kesehatanmu sekarang juga!

Tentang kami

Vera Khairifah

Vera Khairifah