Mengenal Tanaman Porang, Beserta Manfaat untuk Kesehatan dan Cara Budidayanya

Belum pernah dengar jenis tanaman porang? Yuk, kita kenalan dengan umbi-umbian, yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, berikut ini!

Pariwara

Apa Itu Tanaman Porang?

Tanaman porang, merupakan tanaman yang menghasilkan buah berupa umbi. Umbi yang disebut porang, iles-iles, iles kuning, acung atau acoan ini, banyak digunakan sebagai salah satu bahan untuk bidang industri dan kesehatan.

Tanaman porang sendiri memiliki nama latin Amorphophallus oncophyllus, yang merupakan tanaman anggota famili Araceae.

Tanaman ini, secara umum dikenal dengan bunga bangkai, karena memiliki bunga yang baunya juga tidak sedap.

Perlu kamu ketahui juga, bahwa tanaman ini merupakan tanaman asli Indonesia, yang dimanfaatkan sebagai pangan dan pengobatan, sejak dulu.

Bahkan, tanaman porang ini sangat dicari pada zaman penjajahan Jepang. Sehingga, masyarakat di sekitar hutan, dipaksa mencari porang untuk kebutuhan pangan dan industri Jepang, pada saat itu.

Kandungan Porang

Disebut banyak memiliki khasiat untuk kesehatan, hal tersebut dikarenakan tanaman porang mempunya kandungan bernama Konjac glucomannan (KGM).

KGM ini sekilas bentuknya mirip dengan tepung. Nah, KGM ini lah yang membuat tanaman porang memiliki banyak khasiat.

Selain Konjac glucomannan, porang juga mengandung:

  • 45% Glucomannan
  • 9,7% protein
  • 16 jenis asam amino hingga 7,8%
  • 7 asam amino esensial hingga 2,5%
  • Kalsium
  • Fosfor
  • Besi
  • Zinc
  • Mangan
  • Tembaga
  • Tinggi serat
  • Rendah kalori.

Kandungan Gizi Porang:

Setiap 100 gram umbi porang memiliki kandungan gizi sebagai berikut:

  • 50 gram Glucomannan
  • Karbohidrat meliputi glukosa, fruktosa, sukrosa
  • 1,64 gram protein
  • 0,0004 gram lemak
  • 57 mg fosfor
  • 4,06 mg besi
  • 0,2 mg mangan
  • 0,08 mg tembaga

(Baca Juga: Tips Berhasil Budidaya Porang)

Manfaat Porang

Belum terlalu familiar di kalangan masyarakat, namun perlu kamu ketahui bahwa porang ini, memiliki banyak manfaat terutama untuk kesehatan. Berikut rangkumannya, seperti yang dilansir dari berbagai sumber:

1. Membantu Mengontrol Berat Badan

Manfaat tanaman porang yang pertama adalah membantu mengontrol berat badan. Nah, buat kamu yang sedang menjalani program diet, porang bisa jadi salah menu andalan dietmu.

Seperti yang diketahui bahwa porang, mengandung serat yang sangat baik, untuk pencernaan. Sehingga, bisa membantu mengontrol berat badan, karena bisa membuat kamu kenyang lebih lama.

Bahkan, sebuah studi pernah dirilis pada 2005 lalu, yang mengatakan bahwa mengkonsumsi porang, bisa efektif bakar hingga 1200 kalori.

2. Mengatasi Peradangan

Manfaat tanaman porang selanjutnya adalah bisa bantu mengatasi peradangan atau inflamasi.

Pasalnya, kandungan KGM pada porang membawa dampak positif, karena bisa mengatasi masalah peradangan dalam tubuh.

3. Mengatasi Sembelit

Susah Buang Air Besar (BAB), tanaman porang bisa jadi salah satu solusinya loh. Seperti yang diketahui, bahwa porang mengandung banyak serat.

Nah, serat dalam porang terbukti efektif dalam membantu melunakkan feses dan melancarkan pergerakan usus.

Dengan begitu, feses akan lebih mudah untuk keluar dari dalam tubuh, dan saluran pencernaan pun lancar bebas sembelit.

4. Bantu Menyembuhkan Luka

Masih dengan kandungan KGM pada porang, yang ternyata juga bisa bantu menyembuhkan luka.

KGM disebut efektif dalam mempercepat proses penyembuhan luka, karena glucomannan, bekerja mengoptimalkan kinerja sistem kekebalan tubuh.

Namun, untuk manfaat porang yang satu ini, baru diuji pada hewan. Sehingga, perlu diuji lebih dalam untuk bisa dimanfaatkan oleh manusia.

5. Mengatasi Penyakit Diabetes dan Mencegahnya

Kamu memiliki riwayat penyakit diabetes, atau hanya ingin mencegahnya? Sepertinya, kamu wajib konsumsi porang!

Dalam sebuah penelitian yang dirilis oleh Journal of Bioactive Carbohydrates and Dietary Fibre pada 2015, mengatakan bahwa porang terbukti bisa mencegah dan mengatasi diabetes.

Hal tersebut dikarenakan, porang bisa mengendalikan kadar gula darah dalam tubuh, terutama pada penderita diabetes tipe 2 (diabetes mellitus, namun dengan catatan harus dikonsumsi bersamaan dengan American ginseng).

6. Menurunkan Tekanan Darah

Bagi para penderita tekanan darah tinggi, sebaiknya mulai masukan porang sebagai menu sehat harian kamu.

Pasalnya, tanaman porang, bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Namun, untuk seberapa efektif bisa menurunkan darah tinggi, tanaman ini masih harus dilakukan penelitian lebih lanjut.

7. Bantu Mengendalikan Kadar Kolesterol

Kamu sering mengkonsumsi makanan berlemak, sehingga kadar kolesterol atau lemak jahat naik?

Untuk sekali dua kali mungkin tidak berpengaruh, namun jika kolesterol sudah tinggi, sebaiknya kontrol kadar kolesterol dengan cara konsumsi tanaman porang.

Pasalnya, dalam sebuah studi yang dirilis oleh Journal of American Clinical Nutrition pada tahun 2008, mengatakan bahwa kandungan KGM pada porang, efektif untuk menjaga kadar kolesterol tetap ideal.

Nah, itu dia beberapa manfaat tanaman porang, yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Melihat banyaknya manfaat porang, di sini pun terlihat adanya peluang yang baik, jika porang dibudidayakan.

Tidak hanya untuk pangan, porang juga sering digunakan sebagai bahan pembuatan lem hingga kosmetik.

Cara Budidaya Tanaman Porang

Adapun, cara membudidaya porang ini bisa dibilang gampang-gampang susah. Namun, dengan tips berikut ini, mungkin bisa membantu kamu untuk bisa membudidayakan porang dari awal hingga panen.

  • Memastikan jenis dan pH tanah yang cocok dan sesuai

Biasanya, tanaman porang akan tumbuh diberbagai jenis tanah, namun diutamakan tanah yang gembur dan subur, dengan pH rata-rata sekitar 6-7.

  • Memperhatikan kondisi lingkungan

Jika lingkungan yang digunakan untuk menanam porang juga bisa menyuburkan tanaman lain, maka porang bisa ikut tumbuh subur.

Perhatikan juga tingkat kerapatan dari tanaman lain. Bahkan, akan lebih baik, jika tanaman ini bersandingan dengan pohon seperti mahoni, jati, dan juga sono.

  • Melakukan perkembangbiakkan tanaman porang

Ada tiga teknik yang bisa dilakukan untuk mengembangbiakkan porang, yakni dengan katak (tunas), buah/biji, dan umbi porang itu sendiri yang bisa dijadikan bibit.

  • Panen

Waktu yang ideal dalam memanen tanaman porang, adalah jika porang sudah berusia 3 tahun (3 kali masa pertumbuhan).

Setelah panen, porang bisa langsung dijual. Kamu bisa menjualnya ke pihak investor seperti investor perusahaan asing, agar harga porang bisa tinggi.

(Baca Juga: Cara Budidaya Tanaman Singkong Termudah Bebas Hama)

Karena, penjualan porang bisa dikenai harga mencapai USD 18/kg. Di setiap pohon, setidaknya kamu bisa memanen umbi sebagai 2 kg, dan dalam satu hektar bisa panen hingga 12 ton.

Nah, itu dia beberapa informasi terkait tanaman porang, mulai dari perkenalan, manfaat, hingga cara budidayanya.

Mau berbisnis budidaya porang juga? Yuk, bangun bisnis bersama CekAja.com.

Pasalnya, jika kamu membutuhkan tambahan biaya, untuk modal usaha, kamu bisa mengajukan pinjaman dana, di CekAja.com.

CekAja.com akan merekomendasikan produk pinjaman dana untuk modal usaha, yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansialmu.

CekAja.com juga menyediakan berbagai produk pinjaman dana, dari P2P hingga bank ternama di Indonesia.

Yuk, segera bangun impianmu untuk berbisnis, dengan mengajukan pinjaman dana terbaik pilihanmu, hanya di CekAja.com!

Pariwara