7 Tanda Pria Siap Menikah Secara Finansial

Tanda pria sudah siap menikah secara finansial ini memang sangat penting. Karena hidup nyatanya tak melulu mengenai cinta, tapi rasional akan kebutuhan keuangan sangatlah penting.

Pariwara

Ya, memiliki hubungan yang berujung pada pernikahan memang menjadi impian setiap pasangan kekasih. Namun untuk para gadis, pelajari dulu tanda pria siap menikah secara finansial dan juga mental sebelum melenggang ke jenjang pernikahan.

Akan ada saatnya kita sebagai manusia ingin berumah tangga, menikah, dan membangun keluarga bahagia sendiri. Secara realistis, tidak selalu mudah untuk mempertahankan pernikahan.

Karena pernikahan adalah kontrak hukum antara dua orang yang setuju untuk berbagi tanggung jawab dan kepemilikan, itu bukan sesuatu yang bisa kita lakukan begitu saja. Tidak semua orang siap menikah.

Ada beberapa indikator yang akan membuktikan bahwa seseorang siap menikah. Dan kita tidak hanya berbicara tentang cinta di sini.

Suka atau tidak suka, uang adalah instrumen penting dalam memelihara pernikahan yang sehat dan bahagia. Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa urusan finansial menjadi pertimbangan bagaimana kesiapan kita untuk menikah.

Apalagi bagi kaum pria yang memikirkan akan kebutuhan kehidupan setelah menikah nantinya. Nah kali ini kita akan beri informasi tentang bagaimana mengenali tanda pria siap menikah secara finansial.

Jika pasangan pria kamu sudah memiliki tanda-tandanya sudah waktunya kita melangkah lebih jauh ya!

Tanda Pria Siap Menikah Secara Finansial

Sebagai calon kepala rumah tangga, para pria sudah pasti banyak yang memikirkan tanggung jawab nanti memenuhi kebutuhan keluarga. Karena itu banyak pria yang menunda untuk menikah karena merasa tidak siap secara finansial.

Pernikahan sendiri di Indonesia memiliki rekomendasi dari BKKBN dalam hal usia. Rekomendasi usia ini bertujuan agar calon pengantin sudah siap berproduksi maupun secara finansial.

(Baca Juga: Cara Menabung Untuk Modal Nikah)

Jadi tanda pria siap menikah secara finansial adalah sebagai berikut:

1. Memiliki Pendapatan Sendiri

Salah satu tanda pria siap menikah secara finansial adalah memiliki pendapatan sendiri. siap secara finansial artinya bisa mandiri dalam mencari pendapatan sendiri.

Sebaiknya jika seorang pria belum memiliki pendapatan sendiri lebih baik menunda untuk menikah dulu. Karena jika seorang pria menikah tapi belum memiliki pendapatannya sendiri malah bisa membebani keluarga loh karena keluarga sudah pasti akan terus menyokong segala kebutuhan keluarga kamu sendiri.

Sebagai seorang pria apakah tidak malu jika seperti itu?

Nah ini sebagai prinsip bagi pria jika akan menikah harus punya pendapatan sendiri agar bisa bertanggung jawab memenuhi kebutuhan keluarganya sendiri tanpa perlu merepotkan orang lain.

2. Bisa Mengelola dan Berkomitmen Pada Rencana Keuangan Sendiri

Sebelum benar-benar bekerja sama dengan pasangan dengan keuangan bersama, seorang pria harus membuktikan dirinya terlebih dahulu bahwa dia bisa mengatasinya sendiri.

Ini menjadi salah satu tanda pria siap menikah secara finansial yang mesti diperhatikan oleh pasangan. Ini akan menjadi kerugian besar bagi pasangan jika kita bahkan tidak bisa mengendalikan pengeluaran kita sendiri.

Saat kita bekerja dengan pasangan, kita berdua mencoba yang terbaik untuk meringankan beban satu sama lain.

Paling tidak, kita harus bisa mempertahankan anggaran untuk pengeluaran tetap, memiliki dana terpisah untuk investasi, mendukung dana lain untuk peningkatan gaya hidup, memompa dana untuk pajak, dan memelihara dana untuk diri sendiri. 

3. Tidak Keberatan Berbagi Biaya Dengan Orang Lain

Sejujurnya, ada individu yang merasa tidak nyaman berbagi pengeluaran dengan orang lain. Ada saat-saat ketika kita merasa sangat tidak nyaman ketika kita harus meminta orang lain membayar setengah dari tagihan untuk sesuatu yang hanya akan menguntungkan kita.

Beberapa alasan untuk perasaan tidak nyaman ini mungkin karena ketidakpercayaan atau sekadar kesombongan. Perasaan ini harus dihilangkan jauh-jauh jika kita ingin siap untuk menikah karena pembagian biaya akan terjadi selama sisa hidup pernikahan.

Ini menjadi tanda pria siap menikah secara finansial selanjutnya.

4. Memiliki Tabungan dan Investasi

Tanda pria siap menikah secara finansial yang lain adalah memiliki tabungan dan investasi. Ini bukan berarti seorang pria harus memiliki tabungan dimana-mana.

Meski itu hal yang baik jika benar memilikinya. Memiliki tabungan berarti dia sudah paham akan kebutuhannya di masa yang akan datang. Dia juga merasa harus bertanggung jawab atas keluarganya nanti.

Maka dari itu dia berusaha mengerem beberapa keinginannya dan memilih untuk menabungnya. 

5. Bisa Mempercayai Orang yang Dicintai Atas Uang Kita Tanpa Ragu-ragu

Apakah pasanganmu nyaman membiarkan orang lain menangani uangnya?

Jika pria itu sudah merasa nyaman untuk membiarkan pasangannya mengelola uangnya bisa jadi itu tanda pria siap menikah secara finansial.

Jika dia adalah pembeli yang impulsif atau tidak memiliki kesabaran dalam mencari produk berkualitas termurah di sekitar, kita sebagai pasangannya mungkin akan memberi bantuan yang setidaknya lebih baik dari dia dalam mengelola pengeluaran.

Tapi tanda pria siap menikah secara finansial yang seperti ini tidak boleh disalahgunakan oleh pasangan wanitanya ya!

Karena kepercayaan dalam menikah itu yang utama jadi tetap pegang kepercayaannya kepada kita sebagai pasangannya.

6. Tidak Mempunyai Kredit Macet

Tanda pria siap menikah secara finansial selanjutnya adalah tidak mempunyai kredit macet. Seorang pria yang belum menikah apalagi sudah memiliki pendapatannya sendiri pasti keinginan memiliki barang konsumtif akan lebih tinggi.

Memiliki barang dengan cara mencicil memang tidak salah. Tapi jika hanya untuk memenuhi gaya hidup yang hedon dan ternyata kesulitan membayarnya lebih baik tunda rencana menikah.

Siap menikah berarti tidak kesulitan dalam finansial hanya karena kebutuhan gaya hidup. Beberapa ahli mengatakan jika pria lebih matang dalam merencanakan finansial untuk menikah.

(Baca Juga: Menabung dan Memilih Gedung Untuk Pernikahan)

Jika masih memiliki tagihan cicilan apalagi kredit macet yang banyak dia tidak mau menambah beban dengan menikah.

7. Bisa Merencanakan Keuangan untuk Tujuan Bersama

Jika kita ingin memiliki kehidupan pernikahan yang langgeng, kita dan pasangan harus tumbuh bersama.

Tumbuh bersama adalah sebuah pilihan, dan bagian dari pilihan itu adalah merencanakan kemana akan menghabiskan uang sebagai pasangan. Ini adalah suatu keharusan jika kita ingin menghindari kesalahan keuangan yang buruk.

Kalian berdua harus bisa mendukung baik tujuan individu maupun memprioritaskan tujuan pasangan karena menikah berarti bertindak sebagai satu kesatuan dengan satu tujuan hidup dan hidup yang sama.

Jika seorang pria dan pasangannya sudah setuju untuk memiliki rumah sendiri nantinya misalnya, maka itu menjadi awal dari tanda pria siap menikah secara finansial. 

Nah, kalau semua tanda itu sudah ada, maka jangan ragukan lagi kematangan finansialnya. Tinggal menabung bersama deh buat memperlancar prosesi pernikahan dan juga bekal membina keluarga baru.

Bagi kalian yang ingin membuka tabungan, ada banyak macam tabungan yang saat ini tersedia, bahkan menyesuaikan dengan tujuan menabungnya.

Yuk, bisa langsung dicari melalui CekAja.com tabungan apa yang sesuai dengan kebutuhanmu.

Pariwara