Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Tenang, Ada Rp405,1 Triliun Untuk Hadapi Corona

by Gito on 2 April, 2020

Presiden Joko Widodo mengatakan terdapat tambahan dana sebanyak Rp405,1 triliun untuk menangani wabah virus novel corona atau Covid-19. Dana tersebut bakal masuk sebagai tambahan dalam Anggaran Penerimaan Belanja Negara (APBN) 2020.

cara menghemat uang gaji kecil

Jumlah pasien terjangkit virus novel corona di Indonesia terus bertambah. Setidaknya sekitar 1.500 orang dilaporkan positif dan sebanyak 136 pasien dinyatakan meninggal.

Untuk menahan laju pertambahan pasien, pemerintah sudah menelurkan kebijakan untuk melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar dan juga Darurat Kesehatan Masyarakat.

walaupun baru diterbitkan, sebelumnya beberapa Pemerintah Daerah sudah melakukan karantina secara lokal di wilayahnya masing-masing dan juga pembatasan aktivitas sosial atau social distancing.

Efeknya sendi-sendi ekonomi mulai melemah. Nah dana tersebut salah satunya juga akan digunakan sebagai stimulus untuk sektor ekonomi secara makro maupun mikro.

Nah berikut merupakan pembagian anggarannya. Dibaginya untuk banyak sektor lo. 

(Baca juga: Dokter Tirta Ditetapkan Sebagai PDP Corona, Siapakah Dia?)

1. Rp75 triliun untuk belanja dana kesehatan

Dana tersebut rencananya bakal digunakan untuk membeli Alat Pelindung Diri (APD) guna memperkuat perlindungan terhadap tenaga Kesehatan di Indonesia.

Selain itu, alat-alat Kesehatan seperti test kit, ventilator dan jenis alat Kesehatan lainnya juga akan dibeli oleh pemerintah untuk menahan novel corona.

Bertambahnya jumlah pasien membuat banyak RUmah Sakit (RS) yang melakukan penambahan kamar isolasi.

Nah dana tersebut juga akan digunakan untuk meningkatkan kemampuan 132 RS rujukan pasien Covid-19.

Sebelumnya kamu pernah mendengar bakal ada insentif untuk tenaga medis, nah sumber dananya dari sini.

2. Rp110 triliun untuk jaring pengaman sosial

Dana ini bakal disalurkan untuk beberapa sektor pokok. Seperti Rp65 triliun untuk tambahan dana jaring pengaman sosial, Rp25 triliun untuk cadangan kebutuhan pokok dan operasi pasar dan Rp20 triliun untuk penyesuaian anggaran Pendidikan dalam rangka penanganan Covid-19.

Demi meminimalisir mobilitas orang, aksi pembatasan aktivitas sosial dilakukan. Melalui imbauan untuk belajar di rumah bagi pelajar dan work from home (WFH) bagi karyawan.

Adanya 2 kebijakan tersebut membuat beberapa sektor tersebut perlu mendapatkan stimulus. Selain itu, perlu juga stimulus untuk menjaga harga pangan tetap stabil.

Maklum, harga beberapa barang pokok saat ini sudah mengalami lonjakan harga, bahkan ada juga yang masuk dalam kategori langka. Seperti gula pasir yang mengalami kenaikan harga dan juga bawang Bombay.

3. Rp 70,1 triliun untuk insentif perpajakan dan stimulus KUR

Masih mewabahnya virus novel corona membuat sektor usaha mengalami perlambatan.

Alhasil perlu beberapa relaksasi untuk membuat dunia usaha tetap berjalan.

Diantaranya adalah relaksasi PPh21, PPh22 impor, PPh25, Percepatan pemberian restitusi PPN, penundaaan pembayaran pokok dan bunga KUR dan masih banyak lagi.

Relaksasi yang diberikan tidak semuanya sama. Ada beberapa poin yang digratiskan kepada dunia usaha alias semuanya ditanggung oleh pemerintah. Namun ada juga yangs sifatnya pelonggaran berupa pengurangan pajak.

(Baca  juga: 5 Tips Agar Ibu Hamil Tetap Sehat di Tengah Wabah Corona

4. Rp 150 triliun untuk pembiayaan program pemulihan ekonomi nasional

Dana ini akan digunakan juga untuk program restrukturisasi kredit serta penjaminan dan pembiayaan dunia usaha terutama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Oleh karena itu bank-bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga sudah bersiap untuk memberikan kelonggaran fasilitas kredit untuk UMKM.

Semua hal tersebut dilakukan guna mengurangi dampak ekonomi dari terjangan Covid-19. Kamu juga bisa membantu menahan laju penyebaran virus dengan diam dirumah.

Nah selain sembari dirumah, manfaatkan waktu sebaik mungkin untuk menambah khasanah berpikir kamu sekaligus pundi-pundi penghasilan.

Mulailah berbisnis secara mandiri dirumah, manfaatkan luasnya jangkauan media sosial sebagai medium pemasaran.

Kalau urusan modal, kamu bisa langsung akses Kredivo. Selain itu melalui platform tersebut juga bisa kamu gunakan untuk berbelanja di berbagai macam marketplace.

Banner Kredivo

Tentang Penulis

Gito

Veritas Vos Liberabit